[ad_1] Pengamat Bergabung Sejak: 26 April 2019 41 menit lalu Peristiwa Berita Utama Seleksi masuk timnas kok untuk coba-coba? Atau buat gaya-gayaan, ya? Timnas U-20 itu, untuk Piala Dunia, lawannya bukan tim Asia Tenggara atau Asia, kan? Masa sih untuk numpang seleksi dan masuk TC dan nginap 7 hari jadi ajang coba-coba dan mungkin demi sekadar dapat nama (baik). Dibaca : 16 kali Seleksi masuk timnas kok untuk coba-coba? Atau buat gaya-gayaan, ya? Timnas U-20 itu, untuk Piala Dunia, lawannya bukan tim Asia Tenggara atau Asia, kan? Masa sih untuk numpang seleksi dan masuk TC dan nginap 7 hari jadi ajang coba-coba dan mungkin demi sekadar dapat nama (baik). Apakah benar, Shin Tae-yong (STy) yang menjadi aktor utama pemilihan pemain Timnas U-18? Pasalnya publik bingung, bagaimana bisa STy memilih para pemain yang bahkan kini sudah masuk seleksi tahap kedua? Publik pun geram, sampai kapan PSSI akan memilih pemain timnas dengan cara…
Peristiwa
Mahasiswa Unej Dorong Semangat Pelaku Usaha Tempe agar Tetap Berjaya di Masa Pandemi – Peristiwa
[ad_1] Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang merupakan desa yang tentram. Mata pencaharian masyarakat sebagian besar sebagai petani sayur dan usaha rumahan. Peserta KKN Kembali ke Desa 3 Universitas Jember 2021, Tanjung Pramitasari dengan DPL Bekti Palupi, S.T., M.Eng., memilih Desa Kebonagung sebagai sasaran KKN untuk mengabdi kepada penduduk sekitar. Sasaran yang dipilih adalah pelaku usaha tempe murni yang telah dikenal penduduk sekitar, yaitu Tempe Murni Barokah milik Bapak Kabul. Mengapa tempe beliau ini sangat digemari masyarakat? Karena rasa tempenya enak dan gurih dan sangat alami tanpa campuran apapun. Karena pembuatannya pun hanya dua bahan saja, yaitu kedelai Grade A dan ragi, pengelolaannya pun sangat-sangat bersih menjadikan tempe murni Barokah banyak disukai oleh masyarakat sekitar khususnya masayarakat Desa Kebonagung itu sendiri. Selain masyarakat mereka menggiling atau bahasa kerennya pengusaha keliling kampung selalu tengkulak tempenya Bapak Kabul. Harga umum hanya diberi dengan harga dua ribu rupiah saja. Kalau untuk mereka menggiling diberi…
Petinju Indonesia Juara Dunia di Tiga Kelas Berbeda, Daud “Cino” Yordan – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 20 Juni 2020 1 jam lalu Peristiwa Berita Utama Daud Yordan, seorang petinju professional Indonesia asal Kalimantan Barat dilahirkan di Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, 10 Juli 1987. Daud Yordan adalah petinju yang banyak mengoleksi gelar juara di tiga kelas yang berbeda. Daud yang mendapat julukan Cino sepanjang kariernya telah meraih 12 sabuk gelar juara dari level regional sampai level dunia. Dibaca : 19 kali Daud Yordan, seorang petinju professional Indonesia asal Kalimantan Barat dilahirkan di Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, 10 Juli 1987. Daud Yordan adalah petinju yang banyak mengoleksi gelar juara di tiga kelas yang berbeda. Daud yang mendapat julukan Cino sepanjang kariernya telah meraih 12 sabuk gelar juara dari level regional sampai level dunia. Koleksi Gelar Juara Koleksi gelar juara untuk level regional yaitu gelar juara Kelas Bulu World Boxing Organization (WBO) Asia Pacific Youth, gelar juara Kelas Bulu World Boxing Organization (WBO) Oriental, gelar…
Mahasiswa UMM Bantu Mengajar Anak-anak Desa Tawangsari yang Alami Kesulitan Pembelajaran Daring – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 5 hari lalu 2 jam lalu Peristiwa Berita Utama Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (PMM UMM) membantu anak-anak dengan memberikan materi pembelajaran Sekolah Dasar dan pengerjaan tugas rumah Dibaca : 14 kali Saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir, terjadi banyak perubahan peraturan yang diakibatkan oleh wabah tersebut salah satunya dalam kegiatan belajar mengajar. Sistem kegiatan belajar mengajar sekarang menjadi pembelajaran daring yang memanfaatkan teknologi. Namun, tidak sedikit orang tua anak mengalami kesulitan saat mendampingi anaknya belajar daring. Dalam masalah ini, kami Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (PMM UMM) membantu anak-anak dengan memberikan materi pembelajaran Sekolah Dasar dan pengerjaan tugas rumah. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak antusias mengikutinya dan disambut baik oleh orang tua anak. Kegiatan yang pertama kali dilakukan adalah pengenalan diri oleh anak-anak dan dilanjutkan oleh mahasiswa PMM sebagai pengajar. Anak-anak dipersilakan maju kedepan dengan menyebutkan nama dan kelasnya secara…
Perluas Akses Bacaan, BEM KM IPB dan TBM Lentera Pustaka Buka Taman Bacaan – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 29 April 2019 26 menit lalu Peristiwa Berita Utama TBM Lentera Pustaka bekerja sama dengan BEM KM IPB membuka taman bacaan di Dramaga Bogor. Untuk sediakan akses bacaan anak-anak kampung Dibaca : 16 kali Tebar Virus Membaca, TBM Lentera Pistaka Buka Cabang ke-1 di Dramaga Bogor Buka cabang, seringkali diidentikkan dengan bisnis. Saat bisnisnya laku maka buka cabang baru. Untuk mengejar keuntungan atau profit. Makin banyak pelanggan, makin banyak uang yang diperoleh. Begitulah yang dipahami kebanyakan orang tentang “buka cabang”. Kali ini, aneh. Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di Desa Sukaluyu Kec. Tamansari Kab. Bogor justru bersiap “buka cabang ke-1” di RW 12 Kel. Balungbangjaya Dramaga Kec. Bogor Barat Kota Bogor. Sebagai bagian ikhtiar untuk memperluas tradisi baca dan budaya literasi anak-anak dan masyarakat di wilayah tersebut. Dengan luas area 2,7 × 8,1 meter dan di atas bangunan wakaf milik warga akan dijadikan “taman bacaan”…
Penguatan Literasi Digital Ibu-Ibu Pengajian Ala KKN Unej – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 26 Agustus 2021 1 jam lalu Peristiwa Berita Utama Mahasiswi KKN BTV 3 Universitas Jember mendampingi ibu-ibu pengajian di kampung halaman dalam penguatan literasi digital Dibaca : 17 kali Kegiatan KKN Kembali ke Desa (BTV) III Universitas Jember dilaksanakan di kampung halaman masing-masing mahasiswa karena adanya pandemi Covid-19. Pelaksanaan kegiatan KKN BTV 3 secara mandiri menuntut mahasiswa untuk mengobservasi masalah yang terjadi di lingkungannya untuk membuat program pengabdian yang dapat mengatasi masalah tersebut. Saya Meiunike Indah Mustafa selaku penulis yang merupakan salah satu mahasiswa peserta KKN BTV 3 melaksanakan kegiatan KKN di Desa Prajekan Kidul, Bondowoso. Saya tergabung dalam kelompok 14 dengan dosen pembimbing lapangan (DPL) yaitu dr. Yudha Nurdian, M.Kes. Pandemi mengakibatkan sekolah ditutup dan pembelajaran dilaksanakan dari rumah (daring). Namun masih banyak siswa yang kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran daring. Orang tua siswa pun kebingungan untuk membantu proses pembelajaran anaknya. Berdasarkan masalah tersebut, saya…
Pemberdayaan UMKM Fashon di Desa Tutul, Jember, yang Terdampak Pandemi Covid-19 – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 2 hari lalu 4 jam lalu Peristiwa Berita Utama Dibaca : 15 kali Desa Tutul terletak di bagian selatan kabupaten Jember. Desa Tutul, Kecamatan Balung, merupakan desa pusat kerajinan tangan di Jember yang memproduksi kerajinan tangan manik-manik, seperti tasbih, kalung, gelang, dan lain sebagainya. Tak hanya itu saja, kerajinan tangan masyarakat Desa Tutul telah dikenal dan dipasarkan di mancanegara, diantaranya Arab Saudi, Australia, dan Jepang. Untuk pasar nasional, kerajinan tangan Desa Tutul telah memenuhi Jakarta, Bali, Jogjakarta, Surabaya, dan Batam. Desa Tutul juga memiliki lahan pertanian yang cukup subur. Tidak hanya UMKM yang bergerak di kerajinan, di desa ini juga ada beberapa UMKM lainnya seperti UMKM yang bergerak di bidang kuliner dan mode. Salah satu UKM yang bergerak di bidangnya mode adalah Toko Karomah. Toko ini menjual pakaian dari ukuran anak kecil hingga dewasa, tidak luput juga menjual jilbab, baju koko, mukenah dan sarung. Lokasinya tidak…
Apa Kabar Kaum Buta Huruf Jelang Hari Aksara Internasional? – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 29 April 2019 1 jam lalu Peristiwa Berita Utama Zaman boleh canggih tapi tidak bermakna saat masih ada kaum buta huruf. Bagaimana kaum buta huruf jelang Hari Aksara Internasional? Inilah kisahnya Dibaca : 17 kali Katanya era digital, eranya teknologi hebat. Ternyata tidak semua orang bisa menikmatinya. Apalagi kaum buta aksara. Tapi begitulah adanya. Zaman boleh canggih. Tapi bila masih ada yang buta aksara di dekat kita, apalah arti itu semua? Itulah yang dilakukan GErakan BERantas BUta aksaRA (GEBERBURA) TBM Lentera Pustaka di Kaki Gunung Salak Bogor. Sebuah perjuangan melek huruf, melek baca tulis untuk mereka yang membutuhkan uluran tangan orang-orang yang bisa. Seminggu 2 kali mereka belajar. Dari mengeja suku kata, kata hingga menulis nama dan tanda tangan. Para ibu warga belajar buta aksara GEBERBURA TBM Lentera Pustaka tergolong kaum tidak beruntung. Setelah di data, mereka memiliki tingkat pendidikan 33% SD dan 67% SD tapi…
Mahasiswa KKN Unej Ajak Pelaku UMKM Tembakau dan Katering Kembangkan Produk dan Lakukan Penjualan Secara Digital. – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 18 jam lalu 2 jam lalu Peristiwa Berita Utama Dibaca : 15 kali Situbondo, 3 September 2021 – Kasus Pandemi Covid-19 yang tak kunjung pulih, tentunya menjadi salah satu hal yang sangat memukul masyarakat setempat. Di Desa Bletok banyak masyarakat yang mengeluh akibat dampak yang terjadi khususnya pelaku usaha UMKM yang dibuat gulung tikar karena sumber mata pencahariannya mengalami deflisit alias tekor. Penjualan mereka menurun disebabkan dampak pandemi. Kondisi seperti ini jika dibiarkan terus menerus tentu akan memiliki dampak yang sangat fatal baik itu bagi pelaku UMKM dan kemungkinan berakibat terhadap pincangnya perekonomian Indonesia. Dalam penanganan kasus seperti ini, salah satu universitas yang ada di kawasan Jawa Timur, yaitu Universitas Jember, menyulurkan tangan untuk tetap membantu masyarakat yang terkena dampak di masa pandemi ini dbengan menyelenggarakan program KKN BTV III (Back to Village ke III) dengan berbagai program tematik yang diluncurkan ke tiap-tiap mahasiswa, salah satunya…
Ironis, Meski Krisis Iklim, BNI Kucurkan Trilyunan Rupiah untuk Proyek Energi Kotor Batubara – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 29 Juli 2021 3 jam lalu Peristiwa Berita Utama Akan menunggu sampai berapa ribu kejadian bancana ekologi lagi, hingga BNI menghentikan pendanaan untuk energi kotor batubara? Dibaca : 64 kali Kabar kurang sedap itu datang dari BNI. Bagaimana tidak, meskipun dunia berada di ambang bencana ekologi akibat perubahan iklim, seperti ditulis di portal media CNBC Indonesia, bank milik negara itu justru menggelontorkan dana untuk proyek energi kotor batubara sebesar Rp.27 trilyun. Padahal sudah bukan rahasia lagi bila energi kotor batubara menjadi penyumbang GRK yang mencemari atmosfir dan menyebabkan perubahan iklim. Ancaman tenggalamnya Ibukota Jakarta dan 112 kabupaten/kota di Indonesia akibat perubahan iklim, nampaknya tidak menyurutkan BNI untuk terus mendanai energi kotor batubara. Ah, itu kan baru perkiraan, mungkin begitu kata para petinggi BNI, sehingga mereka tetap saja mengucurkan dana untuk proyek energi kotor batubara. Jika demikian halnya, mungkin para petinggi BNI lupa dengan data dari Badan…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
