Tapering Off: Sedia Payung Sebelum Hujan – Analisa
INDONESIAN CHANNEL  

Tapering Off: Sedia Payung Sebelum Hujan – Analisa

[ad_1] Spekulasi Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, segera merilis kebijakan meruncing begitu menghebohkan pasar portofolio global belakangan ini, tak terkecuali di Indonesia. Lonjong merupakan aksi moneter bank sentral yang mereduksi pembelian aset obligasi pemerintah dan industri jasa keuangan dengan disertai kenaikan suku bunga acuan. Sebagai episentrum keuangan dunia, langkah The Fed tersebut bakal membuat pasar obligasi Amerika menjadi sangat menarik di mata para investor internasional. Pada gilirannya, mereka akan mencairkan portofolionya di negara-negara muncul, lalu memindahkannya ke sana. Kisah dolar ‘pulang’ atau arus keluar modal inilah yang cukup dikhawatirkan. Banyak negara dalam klaster pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, umumnya merupakan importir investasi. Sehingga tatkala dolar pulang ke Negeri Paman Sam, likuiditas di pasar domestik akan mengering. Dan, saat pasokan dolar terkoreksi tajam, nila tukar bakal terdepresiasi cukup dalam. Dampaknya, produk dan bahan baku impor akan merangkak naik, dan terjadilah apa yang disebut inflasi impor—kenaikan indeks harga akibat biaya impor yang…

9 Sosial Media yang Paling Banyak Digunakan di Dunia – Gaya Hidup
INDONESIAN CHANNEL  

9 Sosial Media yang Paling Banyak Digunakan di Dunia – Gaya Hidup

[ad_1] Sosial media paling banyak digunakan di dunia tentu menjadi pembahasan menarik bagi kita di tengah kemajuan teknologi. Sekarang ini, sosial media sudah menjadi bagian penting dalam hidup. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya waktu yang digunakan pengguna sosial media, bahkan mencapai 3 jam per hari dan lebih dari 50% penduduk Indonesia merupakan pengguna medsos. List Sosial Media Paling Banyak Digunakan di Dunia 1. YouTube Aplikasi video online yang satu ini memang sedang digandrungi banyak orang karena menyuguhkan banyak konten menarik. Bahkan, kamu bisa menghasilkan uang dengan membuat konten video. Platform medsos ini paling sering digunakan oleh remaja usia 16 sampai orang tua berusia 64 tahun. Data yang paling mencengangkan adalah 93,8% pengguna internet mengakses Youtube. 2. WhatsApp Membahas daftar sosial media paling banyak digunakan di dunia, tentu saja WhatsApp masuk. WhatsApp sering digunakan untuk berkirim pesan, baik melalui teks, gambar, video maupun suara. Fiturnya yang banyak membuat pecinta Whatsapp ingin mengembangkan…

Masa Depan Lead Generation – Analisa
INDONESIAN CHANNEL  

Masa Depan Lead Generation – Analisa

[ad_1] Setiap bisnis memiliki cita-cita untuk menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya. Masing-masing bisnis pun menggunakan strategi dan peralatan berbeda untuk mendapatkan pelanggan. Tapi, hampir semua strategi bisnis yang ada melibatkan pemantauan pasar dan mengumpulkan daftar calon pelanggan sebelum dihubungi oleh sales yang akhirnya melakukan aktivitas penjualan. Pada proses ini, calon pelanggan juga dikenal dengan istilah petunjuk. Untuk mengumpulkan petunjuk tersebut, perusahaan biasanya melakukan suatu proses yang dikenal dengan generasi pemimpin. Ada beberapa cara yang  digunakan oleh perusahaan untuk melakukan generasi pemimpin. Salah satu cara yang paling sering digunakan adalah melalui telepon dengan strategi yang disebut dengan panggilan dingin. Sebuah survei dari Deloitte mengklaim bahwa pelanggan masih memilih komunikasi suara dibanding dengan metode komunikasi lainnya, terutama jika melibatkan hal-hal yang agak rumit. panggilan dingin juga memberikan kemampuan bagi perusahaan untuk menjangkau calon pelanggan dengan cepat, yang nantinya memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mendapatkan respon dari calon pelanggan secara langsung dan lebih cepat. Sayangnya, meskipun…

Nama Aplikasi Ternama Sebelum Populer Seperti Sekarang
INDONESIAN CHANNEL  

Nama Aplikasi Ternama Sebelum Populer Seperti Sekarang

[ad_1] Di zaman sekarang sudah banyak aplikasi digital yang mendunia. Dibalik berkembangnya aplikasi – aplikasi tersebut dibutuhkan kerja keras dan ketekunan untuk membuat nama aplikasi tersebut gampang dikenal masyarakat. Sejarah penamaan aplikasi juga memegang peranan penting dalam perkembangan aplikasi tersebut, penemuan nama aplikasi – aplikasi tersebut juga muncul dari berbagai macam ide. Bahkan ada yang menemukan nama aplikasi tersebut secara sengaja dan tidak sengaja. Penasaran, nama aplikasi ternama sebelum populer sekarang? Yuk Keepo! Baca Juga: 12 Aplikasi Menggambar Terbaik di PC/Laptop 2021 1. Google www.liputan6.com Google awalnya adalah proyek yang dikerjakan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1996. Kedua mahasiswa pascasarjanan di Stanford University tersebut mengembangkan mesin pencara bernama “Backrub”, yang dioperasikan menggunakan server kampus mereka. Tahun 1997, Larry ingin mengubah nama “BackRub” dengan nama lain. Dia pun berdiskusi dengan Sean Anderson. Munculah usulan nama “Googol”, dari istilah matematika untuk angka 1 yang diikuti oleh 100 angka nol. Nama…

Kampus Merdeka? – Analisa – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Kampus Merdeka? – Analisa – www.indonesiana.id

[ad_1] Kampus merdeka, akankah jadi jargon yang berlalu tertiup angin oleh karena hanya sekedar kosmetik? Menilik diksinya, mestinya kampus merdeka itu membebaskan pikiran manusia-manusia di dalamnya untuk menemukan kebenaran secara adil. Kebenaran objektif yang se-objektif-objektif-nya niscaya sukar disepakati, tapi jika mahasiswa dan akademisi dibebaskan untuk mencari kebenaran secara adil, maka yang mendekati objektif itu berpeluang besar untuk didapat. Diperlukan kebebasan akademis untuk mencapai hal itu, bukan digiring harus melakukan ini dan itu menurut kehendak yang sedang berwenang. Walaupun tidak semenjulang gagasan Paulo Freire, dengan kredonya pendidikan yang membebaskan, setidaknya jika ingin memasang label kampus merdeka semestinya juga menghargai perbedaan pandangan. Bila kemudian kampus tidak ubahnya birokrasi, dengan rektor sebagai penguasa tertinggi yang tidak boleh digugat kebijakannya, di mana letak kemerdekaan berpikir manusia kampus? Bila akademisi tidak diperbolehkan berbicara merdeka dan jujur, bagaimana mungkin mereka akan menemukan kebenaran? Tanpa kemerdekaan berpikir, meneliti, mengkaji, dan menyampaikan pendapatnya, alih-alih menjadi suar yang menerangi masyarakatnya,…

Kampus Merdeka Hanya Jargon Kosmetik? – Analisa
INDONESIAN CHANNEL  

Kampus Merdeka Hanya Jargon Kosmetik? – Analisa

[ad_1] Kampus merdeka, akankah jadi jargon yang berlalu tertiup angin oleh karena hanya sekedar kosmetik? Menilik diksinya, mestinya kampus merdeka itu membebaskan pikiran manusia-manusia di dalamnya untuk menemukan kebenaran secara adil. Kebenaran objektif yang se-objektif-objektif-nya niscaya sukar disepakati, tapi jika mahasiswa dan akademisi dibebaskan untuk mencari kebenaran secara adil, maka yang mendekati objektif itu berpeluang besar untuk didapat. Diperlukan kebebasan akademis untuk mencapai hal itu, bukan digiring harus melakukan ini dan itu menurut kehendak yang sedang berwenang. Walaupun tidak semenjulang gagasan Paulo Freire, dengan kredonya pendidikan yang membebaskan, setidaknya jika ingin memasang label kampus merdeka semestinya juga menghargai perbedaan pandangan. Bila kemudian kampus tidak ubahnya birokrasi, dengan rektor sebagai penguasa tertinggi yang tidak boleh digugat kebijakannya, di mana letak kemerdekaan berpikir manusia kampus? Bila akademisi tidak diperbolehkan berbicara merdeka dan jujur, bagaimana mungkin mereka akan menemukan kebenaran? Tanpa kemerdekaan berpikir, meneliti, mengkaji, dan menyampaikan pendapatnya, alih-alih menjadi suar yang menerangi masyarakatnya,…

Tak Berkategori  

Memaknai Kata Untunge – Analisa

[ad_1] Oleh: M. Nur Kholis Al Amin Keberadaan agama merupakan jalan penyucian spiritual setiap individu yang mengikuti dan mengamalkan ajaran agamanya, baik berupa perintah dan larangan, pilihan, maupun pengaturan.Oleh karena itu, substansi dari ajaran agama yang berupa panduan akhlak merupakan bentuk utama dalam pengaplikasian hidup dan kehidupan seseorang, seperti halnya untuk gemar berdzikir dalam situasi apapun dengan pasrah padaNya, atau gemar untuk menghujat dan melaknat peristiwa yang tidak diinginkannya. Sehingga, kearifan lokal masyarakat Jawapun, dalam menghadapi peristiwa yang tidak diharapkan terjadinya, memberikan suatu slogan untuk tuntunan hidup ini, biar tidak termakan nafsu ggrantes bin ngenes. “Untungnya,” katanya. Ya, usut bin usut, “untunge” tidak sekedar kata-kata sebagai teori semata, namun juga merupakan suatu energi untuk membesarkan hati dalam menghadapi kenyataan yang tidak diharapkan namun sedang menimpanya. Seperti halnya, pengalaman pagi ini sewaktu penulis berangkat kerja, motor sudah dicek surat-suratnya berikut kondisi ban, rem, dan lain-lain . Perlengkapan berkendarapun juga lengkap, helm (pastinya…

Saat Hoaks Tetap Marak di Hari Aksara Internasional – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Saat Hoaks Tetap Marak di Hari Aksara Internasional – Peristiwa

[ad_1] Tanggal 8 September diperingati sebagai Hari Aksara Internasional. Tapi kali ini, hari aksara dihantui banjirnya hoaks alias berita bohong. Kominfo (7/09/2021) menyebut konten hoaks seputar vaksin Covid-19 di media sosial saja mencapai 2.084 hoaks. Seperti hoaks yang menyebut: “Covid-19 bisa menular lewat ASI dan menyusui”.  Belum lagi hoaks tentang ambil bansos tunai di kantor pos harus bawa bukti sudah divaksin, vaksin Covid-19 berbahaya bagi ibu menyusui, dan rincian biaya tilang terbaru di Indonesia. Hari aksara di negeri ini benar-benar ditantang secara terbuka oleh hoaks. Maka hari aksara, tidak lagi urusan buta huruf atau kegemaran membaca. Hari asksara bukan hanya urusan baca-tulis. Tapi lebih dari itu, hari aksara harus mampu membendung bertebarannya hoaks dan konten-konten negatif di media sosial. Karena maraknya hoaks jadi bukti adanya krisis literasi di Indonesia. Sejatinya, hari aksara internasional tidak dapat dipisahkan dari gerakan literasi. Di tengah gempuran media sosial dan digitalisasi, hari aksara harus mampu memformulasikan…

Bumdes Desa Sugihwaras, Sidoarjo, Luncurkan Toko Online e-BES – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Bumdes Desa Sugihwaras, Sidoarjo, Luncurkan Toko Online e-BES – Peristiwa

[ad_1] Desa Sugihwaras merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Keseharian masyarakat di Desa Sugihwaras cukup beragam mulai dari bertani, karyawan swasta, PNS, pengrajin hingga sebagai pedagang. Berdasar informasi dari situs web desa diketahui jumlah masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang ada sekitar 245 jiwa. Para pedagang ini dapat dengan mudah ditemukan di sepanjang jalan raya desa. Usaha yang dijalankan oleh masyarakat cukup beragam, antara lain, toko sembako, usaha laundy, warung makanan, warung kopi, toko kebutuhan rumah tangga. Berdasar informasi yang dihimpun dari ketua RT.02 serta pengurus BUMDES, di Sugihwaras juga ada pusat industri rumah tangga yang cukup terkenal, yaitu usaha roti yang bertempat di RT.02. Di RT.02 ini cukup banyak masyarakatnya yang berjualan roti, sehingga dikenal pula dengan kampung roti. Ada pula usaha helm yang cukup terkenal berada di RT.01. Produksi helm tersebut bahkan sudah terjual hingga luar Pulau Jawa. BUMDes Sukses Bersama merupakan Badan Usaha Milik…

Rebutan Jabatan Kepala Desa dalam Pusaran Kepentingan Memperkaya Diri – Analisa
INDONESIAN CHANNEL  

Rebutan Jabatan Kepala Desa dalam Pusaran Kepentingan Memperkaya Diri – Analisa

[ad_1] Hasan Aminuddin mantan Bupati Probolinggo dua dekade sejak 2003 hingga 2013 terpaksa menanggung nasib dicokok Komisi Antirasuah (Komisi Anti Korupsi) dengan tuduhan menerima suap calon kepala desa. Ia dicokok bersama isterinya Bupati Puput Tanhtriana Sari, Ahad dinihari. Yang paling menarik perhatian, jual beli jabatan kepala desa menjadi tren, barangkali tidak hanya di Probolinggo tetapi hampir mengendus semua dinamika pergolakan pemilihan kepala desa di semua tempat di tanah air. Gara-gara program pemerintah yang membesut Anggaran Dana Desa hingga miliaran rupiah tiap desa, jabatan kepala desa dulunya seingat penulis di era delapan puluhan hingga pertengahan tahun dua ribu, tidak dilirik sama sekali, sekarang menjadi jabatan yang diperebutkan hingga “berdarah-darah”. Godaan duit itulah soalnya, dibenak para pemburu jabatan kepala desa, ada kesempatan untuk memperkaya diri. Tak mengherankan, Pantau Korupsi Indonesia (ICW), menyajikan data 46 kasus korupsi di sektor anggaran desa dari 271 kasus korupsi selama 2019. Korupsi anggaran desa tercatat memberi kerugian negara…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.