[ad_1] Entah kenapa, di negeri ini, terlalu gampang soal remeh-temeh jadi trending topik. Sebuat saja, si Saipul Jamil keluar penjara. Seantero media sosial langsung ramai membahasnya. Dulu ada keributan nasional soal kata “anjay”. Apalagi di grup-grup WA, banyak banget soal-soal yang tidak penting jadi bahan pembicaraan. Saat apapun dibahas berlebihan, maka saya menyebutnya orang-orang lebay. Makin ke sini, ternyata orang-orang lebay makin banyak. Orang-orang yang terlalu gampang mempersoalkan masalah yang tidak penting. Jangankan untuk negara, untuk dirinya sendiri pun tidak ada gunanya. Orang-orang lebay, mereka hanya fokus pada masalah bukan pada solusi. Sekolah dan belajar daring di masa pandemi jadi masalah. Dianggap dunia Pendidikan tidak siap. Sekarang giliran disuruh belajar tatap muka, tetap saja jadi masalah. Dianggap dunia pendidikan tidak siap terapkan prokes. Orang-orang lebay, bikin bingung. Selalu saja ada yang dijadikan masalah. Lebay banget. Dan bila dicermati, orang-orang lebay itu, ternyata yang soal yang dipermasalahkan itu bukan ide atau gagasannya….
Peristiwa
Strategi Pengembangan dan Pemasaran Produk Melalui Medsos dan Kemasan Produk di Desa Mangli – Peristiwa
[ad_1] Desa Mangli, adalah salah satu desa yang terdapat di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Desa ini tepatnya berada di dalam lingkup wilayah administratif Kecamatan Kaliwates. Lokasi desa tidak terlalu jauh dari pusat kota Jember, yaitu hanya sekitar 4 Km. Sebagian terbesar mata pencaharian masyarakat di Desa Mangli adalah sebagai pedagang. Namun juga tidak sedikit penduduk yang menekuni pekerjaan dan mengembangkan usaha di bidang perdagangan dan jasa sebagai sumber penghidupan keluarganya. Diantaranya adalah usaha: (a) kuliner, (b) pakaian, dan (c) kos-kosan. Khusus untuk ‘usaha makanan’, sudah banyak dikembangkan oleh pelaku usaha makanan. Pemasaran untuk produk makanan tersebut, selama ini meliputi di dalam wilayah Kabupaten Jember sendiri maupun di luar wilayah Kabupaten Jember. Adapun sistem pemasaran produk makanan yang dilakukan oleh para pelaku usaha makanan di Desa Mangli ini masih bersifat konvensional, atau para pelaku usaha belum mengenal sistem pemasaran online (pemasaran digital). Oleh karena sistem pemasaran produk makanan yang masih bersifat…
Agim, Anak Nelayan yang Ingin jadi Hafidz Qur’an – Peristiwa
[ad_1] Namanya mirip dengan salah satu ulama ternama Tanah Air. Ia adalah Abdullah Agimnastiar (17), namun teman-temannya biasa menyapanya Agim. Ia adalah remaja asli Desa Obel-Obel, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Sejak usia 10 tahun Agim sudah menjadi piatu. Ibunya meninggal karena sakit yang tak mampu diobati karena keterbatasan biaya. Sejak saat itu Agim bersama tiga adiknya hidup bersama ayahnya, Udin. Udin bekerja sebagai nelayan. Ia berangkat menjala ikan mulai sore hingga besok paginya. Kemudian ia pun menjualnya ke pengepul. Menjadi seorang nelayan penghasilannya tak menentu. Apalagi dengan empat anak yang masih kecil. Agim mengerti betul bahwa kesulitan hidup keluarganya tak mesti ditunggunng ayahnya seorang diri. Kepergian ibunya juga tak mesti menjadi sesuatu yang harus ditangisi setiap waktu, akrena kehdiupan terus berjalan dan tetap harus dijalani. Maka agim pun tumbuh menjadi anak yang mandiri. Ia tak akan membairkan ayahnya menanggung beban keluarga sendiri, setiap kali ada kesempatan Agim selalu memabntu ayahnya…
Fakta-fakta Seputar Pembangunan Klaster Baterai Kendaraan Listrik (EV) di KI Morowali – Peristiwa
[ad_1] Permintaan kendaraan listrik atau Kendaraan listrik (EV) dunia sedang bangkit. Indonesia yang memiliki salah satu bahan pembuat katoda atau baterai kendaraan listrik mulai bersiap menjajaki kesempatan tersebut. Klaster baterai EV baru di PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) yang mendampingi klaster besi tahan karat dan baja karbon ini ditargetkan memproduksi 240 ribu metrik ton nikel. Diungkap oleh CEO PT IMIP, Alexander Barus, klaster baterai EV ini merupakan gabungan dari 4 perusahaan yaitu, PT QMB New Energy Material dengan produksi nikel sulfida serta nikel karbonil mencapai 50.000 metrik ton per tahun, PT Huayue Nickel Cobalt dengan kapasitasi nikel karbonil mencapai 70.000 ton per tahun, PT Teluk Metal Industry dengan 60.000 metrik ton nikel sulfida dan yang terakhir PT Fajar Metal Industry memiliki kapasitas produksi 60.000 metrik ton nikel sulfida per tahun. Ya, keempat perusahan ini masing-masing akan memproduksi nikel sulfida (Ni-Silfide) dan nikel karbonil (Ni-Co). Hasilnya akan berupa nikel kobalt mangan yang…
Klaster Baterai EV Baru di Morowali, Tanda Indonesia Siap Jadi Produsen Mobil Listrik Dunia? – Peristiwa
[ad_1] Menuju persiapan Indonesia menjadi produsen mobil listrik dunia, PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) di Morowali, Sulawesi Tengah turut mengambil peran dalam mewujudkan hal tersebut. Selain dua klaster yang ada terkait produksi besi tahan karat dan baja karbon, IMIP diketahui tengah membangun klaster baru khusus untuk produksi baterai untuk kendaraan listrik (EV). Sekedar informasi, PT IMIP punya cluster besi tahan karat yang memproduksi bijih nikel ke Nickel Pig Iron (NPI) hingga besi tahan karat. Gugus besi tahan karat yang berbasis nikel ini adalah yang terbesar sedunia berada di satu tempat. Memiliki 44 lines tungku smeleter NPI, kapasitas produksi dari klaster ini yaitu besi tahan karat sebanyak 3 juta metrik ton MT, kumparan canai panas 3 juta ton per tahun dan gulungan gulungan dingin 0.5 juta ton per tahun. Selanjutnya ada klaster baja karbon yang memproduksi baja karbon menjadi baja. Klaster ini ternyata dibangun atas permintaan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan…
Sangat Langka, Penghargaan Pihak Swasta ke Pegiat Literasi Taman Bacaan – Peristiwa
[ad_1] Apresiasi dan penghargaan kepada pegiat literasi atau aktivis taman bacaan di Indonesia boleh jadi barang langka. Bahkan hamper tidak ada, selain penghargaan secara rutin yang digelar instansi pemerintah sepertii Perpusnas Ri atau Kemdikbud RI. Tapi tahun 2021 ini, angin segar pun berhembus ke taman bacaan. Alhamdulillah, ajang penghargaan “31 Guardian Wonderful People tahun 2021” dari Guardian Indonesia memilih Syarifudin Yunus, pegiat literais dan pendiri TBM Lentera Pustaka sebagai salah satu penerima dari 31 penerima Wonderful People. Selain atlet olimpiade, tenaga media,pegiat lingkungan, siswa berprestasi, animal rescuer, guru dan sebagainya. Kali ini ada kategori pegiat literasi dan pendiri taman bacaan. Sungguh patut diapresiasi. Penghargaan bertajuk “Guardian 31 Wondeful People”. Apresasi ini diberikan kepada 31 orang yang dianggap luar biasa dalam memberi inspirasi dan kontribusi nyata kepada masyarakat Indonesia. Setelah melalui seleksi dan otoritas penuh panitia, Pendiri TBM Lentera Pustaka Bogor dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan “”Guardian 31 Wonderful People” yang…
Kiprah Bripka Sugeng Menggerakkan Taman Bacaan di Surabaya – Peristiwa
[ad_1] Gemuruh suara anak-anak terdengar ramai sore hari di Gang Tembok Lor III, Kampung Tembok, Kelurahan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur. Riuh suara anak-anak itu bukan sedang berada di wahana bermain atau mall mewah. Mereka di Taman Baca Tembok Lor III. Di Taman Baca Tembok Lor III, canda anak-anak itu tetap membuncah. Ada yang saling sembunyikan buku kawannya, yang usil ketika sahabatnya serius membaca, yang bermain tebak-tebakan pengetahuan dan lainnya. Sore hari itu menjadi kemilau cahaya melihat semangat anak-anak membaca serta bermain. Taman Baca Tembok Lor III seperti istana megah sebab tak menjadi ruang hampa Taman Baca Tembok Lor III jadi arena yang mengasyikkan. Buku-buku yang terlonggok di taman baca menjadi sahabat anak-anak di sana. Bergeliatanya suasana edukasi di Taman Baca Tembok Lor III tecipta berkat kerja tulus Bripka Sugeng, seorang Abdi Bhayangkara yang bertugas di Polsek Bubutan. Ia yang menginisiasi terwujudnya Taman Baca Tembok Lor III. Niat tulus Pak Sugeng ingin…
Pergantian Pelat Kendaraan Bermotor Warna Putih, Alami – Peristiwa
[ad_1] Tahun 2022, pelat kendaraan bermotor di Indonesia akan berganti warna putih. Indonesia akan segera menyusul Jepang, Malaysia, Amerika Serikat, dan beberapa negara Eropa lainnya untuk memberlakukan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dengar warna dasar putih. Rencana perubahan TNKB dengan warna dasar putih di Indonesia, bukan hal baru dan tiba-tiba. Aturan ini sebenarnya sudah digagas sejak tahun 2014, namun kebijakan terhambat karena Korlantas Polri belum memulai untuk mengumpulkan data kendaraan bermotor secara nasional. Mengapa warna putih? Meski sudah direncanakan sejak tahun 2014, ternyata peraturan yang membahas perubahan warna dari plat nomor ini baru terbit setelah tujuh tahun, yaitu Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021. Dalam peraturan tersebut dijelaskan alasan mengapa pelat nomor kendaraan berubah warna menjadi putih. Dikutip dari situs Korlantas Polri, ternyata kebijakan ini memiliki kaitan erat dengan sistem electronic law enforcement (ETLE) yang sudah diberlakukan. Perubahan warna pelat nomor kendaraan dari hitam ke putih dianggap akan lebih memudahkan sistem ETLE…
KPAID Gelar Rakorda Kota Bogor Bahas PTM dan Hak Anak – Peristiwa
[ad_1] Bogor 15 September 2021 Ketua Komisi Perlindungan Anak Kota Bogor Dudih Syiarudin menyelenggarakan rapat koordinasi daerah (Rakorda)Kota Bogor pada Senin, 13/9/2021. Mengangkat tema Persiapan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) & Program Vaksinasi Anak Usia Belajar 12-17tahun Berbasis Sentra Sekolah, Rakor yang diselenggarakan secara daring tersebut digelar sebagai upaya sinkronisasi antar dinas dalam langkah pelaksanaan PTM. Dibuka langsung oleh Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dilanjutkan oleh Atang Trisnanto, Ketua DPRD Kota Bogor. Dalam Opening Speech, Walikota disamping membahas persiapan PTM dan menyusun strategi dengan matang antar dinas juga menganjurkan kolaborasi lembaga pendidikan dan sosial untuk membantu pemerintah kota dalam penanganan anak anak korban dari Covid 19 baik yang putus sekolah atau yang menjadi yatim akibat ditinggal mati orang tuanya karena terinfeksi virus corona. Yayasan Pendidikan Sumber Daya Manusia Unggul melalui PKBM Bakti Nusa yang kini berkantor di Mesjid Raya Bogor, institusi pendidikan pertama yang mencetuskan Program Sekolah Gratis di masa pandemi, telah…
Ketika Anil Menyaksikan Pondoknya Terbakar – Peristiwa
[ad_1] Kala itu, Kamis (26/8), waktu menunjukkan pukul 11.30 WIB. Di saat yang sama, Anil, santri Pondok Pesantren Hidayatullah, Kenten Laut, Palembang, Sumatera Selatan, bersama teman-temannya tengah bersiap menuju masjid untuk melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah. Seperti biasa, sepanjang perjalanan menuju masjid, Anil dan santri lainnya saling melempar candaan. Hingga langkah mereka pun sampai di masjid. Selepas mengambil air wudhu, Anil dan teman-temannya melaksanakan sholat sunnah. Namun ada hal yang tak terduga. Setelah salam, Anil mendengar suara bergemuruh datang dari arah asramanya. “Kebakaran, kebakaran!,” terdengar teriakan yang bersahutan. Anil pun yang mendengar teriakan tersebut sontak keluar dari masjid untuk memastikan keadaan di sekitar. Dalam benaknya berharap bahwa teriakan yang ia dengar tadi tak benar. Namun, betapa kagetnya Anil setelah melihat apa yang terjadi di depan matanya. Ya, asrama pondok pesantrennya terbakar. Ia menyaksikan orang-orang sudah ramai hendak menyelamatkan barang-barangnya. Tak terkecuali teman-temannya. Namun, aksi itu dihentikan oleh para asatidz. “Orang sudah ramai…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
