Musim datang dan pergi seraya meninggalkan fenomena cuaca yang makin menggelisahkan. Banjir besar dan longsor telah melanda berbagai tempat di belahan bumi utara. Negara-negara yang dulu dianggap bisa mengelola lingkungan alam dan tata ruangnya dengan cermat seperti Kanada, Jepang, Korea Selatan, Jerman, Belgia, Belanda, Perancis, bahkan Norwegia, kini tak bisa lagi mengelak dari terjangan banjir bandang, tanah longsor, dan kekeringan. Belum lagi serangan gelombang udara panas, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di Kanada lebih dari 500 ribu ha hutan terbakar sepanjang musim panas 2021 ini. Di Rusia 1,5 juta ha hangus dan di Amerika Serikat (AS) 3,5 juta ha area hutan ludas di makan api di tahun 2021 ini. AS pun kini dikenal sebagai negara rawan banjir, karhutla dan badai siklon tropis (hurricane). Cuaca bukan lagi fenomena negara per negara, melainkan dampak dari iklim global yang kini telah terdisrupsi oleh perubahan iklim (climate change). Emisi karbon serta gas rumah kaca…
Saham dalam Kondisi Sideways, Apa yang Harus Dilakukan? – Analisis
[ad_1] Memiliki saham yang memberikan cuan menjadi dambaan semua investor. Namun dalam praktik investasi saham, memiliki saham yang bagus itu tidak mudah. Ada saat dimana saham yang diincar atau bahkan sudah dimiliki dalam kondisi sideways atau kondisi tak menentu alias flat-flat saja dengan pergerakan naik-turun harga yang relatif sangat kecil. Sideways adalah kondisi saham yang berada dalam kegalauan karena pergerakannya tidak signifikan, tanpa arah alias berombak. Pergerakannya relatif horizontal terus alias datar-datar saja akibat penawaran dan permintaan yang sama-sama kecil dan segitu-segitu saja. Nah, jika investor menghadapi kenyataan saham yang dalam kondisi sideways begini, apa yang sebaiknya dilakukan? Pertama-tama tentu saja jangan panik, apalagi gegabah membuat keputusan untuk saham yang dalam kondisi sideways. Sideways sendiri adalah kondisi penuh ketidakpastian. Di dalam ketidakpastian, termasuk dalam investasi saham, jangan sekali-kali membuat keputusan ekstrem. Mereka yang nekat membuat keputusan dalam kondisi ketidakpastian biasanya hanya akan berujung pada penyesalan. Pun dalam investasi saham yang mengabaikan…
