[ad_1] Sebelum kita berbincang- bincang terkait judul di atas, terlebih dahulu perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Pada tanggal 10 Desember 1948 adalah tonggak sejarah Hak Asasi Manusia di dunia dengan disahkannya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR). Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan hak-Nya yang wajib di hormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah dan setiap orang. Perlu diketahui bahwa Indonesia sekarang telah bertolak belakang pada hakikat hak kemanusiaan yang telah disepakati oleh seluruh warga negara Indonesia. Seperti kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat miskin, penggusuran, perlakuan berbeda pada layanan birokrasi dan gaya hidup mewah para pejabat pemerintah. Terlebih lagi perencanaan tata kota yang menjadi pusat perhatian bagi rakyat Indonesia. Di satu sisi, pemerintah memberikan izin untuk para pengusaha membangun pusat- pusat perbelanjaan, terapi mengorbankan tanah milik rakyat miskin…
Analisis
Pemuda Penerus Bangsa – Analisis
[ad_1] Bangsa ini yang belum pulih dari permasalahan, bangsa yang Masih jauh dari kemaslahatan dan dasar bangsa ini sudah di skenarioi oleh orang orang penting dengan kepuasannya.Walau semua dalam bangsa ini bermasalah kita semua hanya dapat menonton drama yang disutradarai oleh orang yang memiliki kekuasaan tapi telah kehilangan kesadaran terhadap hancurnya bangsa ini. Tanpa disadari dia menambah bangsa ini semakin hancur lebur seperti abu yang tak berkeping. Tapi penulis tidak akan bicara atau memojokkan orang yang tidak memiliki rasa salah atau orang yang terlibat dalam kasus korupsi, yang tanpa henti dan terus menerus menjadi budaya. Akan tetapi penulis akan ingin mengingatkan bahwa semua permasalahan di bangsa ini semoga cepet pulih dan segera menuju pada Indonesia yang indah nan sejahtera. Tentunya untuk menuju Indonesia baru harus memiliki calon generasi yang baik dan bertalenta dalam segala hal dengan menjauhkan kepuasannya pada dirinya sendiri. Penulis yakin bahwa orang2 yang mengabdi untuk pemerintah adalah semua…
Wow, Gerai Vaksin Presisi Polres Gianyar di Desa Tulikup Diserbu Warga – Analisis
[ad_1] Gianyar, Tim vaksinator Polres Gianyar mendatangi Kantor Desa Tulikup untuk melaksanakan vaksin kepada masyarakat di Desa Tulikup, Kamis (14/10/2021). Selumnya tim melaksanakan vaksin di Desa Petak Kaja Kecamatan Gianyar. Tim vaksinator Polres Gianyar bekerja sama dengan tim dari Polda Bali melalui Gerai Vaksin Presisi melaksanakan vaksin untuk mempercepat vaksinasi nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat sebagai upaya penanggulangan Pandemi Covid-19 khususnya di Kabupaten Gianyar. Kapolsek Gianyar Kompol I Gusti Ngurah Yudistira. S.H., M.H. saat memimpin pengamanan menyampaikan kegiatan vaksinasi di Kantor Desa Tulikup merupakan program Polri melalui Gerai Vaksin Presisi untuk mendukung percepatan Vaksinasi Nasional. Sebelumnya Kapolsek Gianyar bersama Perbekel Desa Tulikup telah melaksanakan sosialisasi kepada warga masyarakat terkait pelaksanaan vaksin “kami bersama kepala dusun sebelumnya telah mensosialisasikan pelaksanaan vaksin secara door to door,” ucap Kapolsek Gianyar. “Hari ini antusiasme warga masyarakat sangat tinggi khususnya warga lansia yang berumur 60 tahun keatas, kita berharap ini bisa berjalan dengan baik, dukungan…
Ancaman Learning Loss dan Penurunan Karakter Pelajar – Analisis
[ad_1] Hampir genap dua tahun dunia dihadapkan dengan kondisi yang menyebabkan terhalangnya interaksi sosial, terhambatnya pendidikan serta ekonomi yang disebabkan adanya wabah pandemi. Terkhusus di bidang pendidikan melalui intruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 serta surat edaran Nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Hal itu mengawali deretan panjang permasalahan ataupun dampak dari diselenggarakannya pembelajaran jarak jauh (PJJ). Saat ini terdapat banyak hasil penelitian yang mengemukakan dampak dari PJJ bagi pelajar Indonesia. Baru-baru ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ancaman kehilangan belajar terhadap mahasiswa Indonesia. Menurut Nadiem, PJJ yang berkepanjangan dapat berdampak negatif dan permanen yang bisa menyebabkan anak-anak Indonesia sulit mengejar ketinggalan dalam pembelajaran. Adapun dampak tersebut antara lain dilihat dari aspek putus sekolah, penurunan capaian pembelajaran dan kesehatan mental serta psikis anak-anak, dimana…
Opini Itu Bebas, Tapi Fakta Adalah Suci; Bercermin Pada Penanganan Pandemi di Indonesia – Analisis
Opini itu bebas fakta itu suci Zaman bisa maju, zaman bisa digital. Namun sayangnya opini bertebaran dimana-mana. Pendapat itu juga menjadi sumber hoaks. Pendapat juga menegaskan subjektivitas sikap dan pandangan yang kebenarannya sangat relatif. Atas nama otak, orang yang merasa pintar bebas berpendapat. Masalahnya tidak begitu lengkap tetapi bahkan lebih sesat. Opini, seolah-olah membangun kebenaran atas dasar prasangka tanpa fakta. Begitulah cara kerja opini. Memang, pendapat itu bebas. Per 30 September 2021 lalu, Nikkei Asia merilis indeks penanganan pandemi Covid-19. Hasilnya dua jempol untuk Indonesia. Karena secara Segalanya mampu meredam laju penularan Covid-19. Ranking Indonesia berada di 54. Jauh lebih baik dari AS di ranking ke-70 dan Inggris yang berada di ranking ke-69. Malaysia berada di ranking 102, sementara Singapura berada di 70-an. Kriteria penilaian mencakup: 1) manajemen penanganan kasus yang terinfeksi, 2) pelaksanaan vaksinasi, dan 3) pengendalian mobilitas sosial masyarakat. Maka John Hopkins University menilai penanganan Covid-19 di Indonesia disebut…
Relawan Capres, Ramai Amat… – Analisis
[ad_1] Perhelatan pemilihan presiden berlangsung sekitar 2-3 tahun lagi, belum ada kesepakatan mengenai jadwal yang pasti. Namun, sebagian elite politik telah menunjukkan minatnya secara terbuka untuk maju ke perhelatan politik tersebut, di antaranya Airlangga Hatarto dan Muhaimin Iskandar. Pendukungnya di Golkar dan PKB memasang baliho-baliho berukuran besar sebagai tanda perkenalan dengan rakyat. Bahkan PKB melempar wacana bahwa pasangan Airlangga-Muhaimin tampak cocok untuk maju sebagai pasangan capres-cawapres. Baliho Puan Maharani juga meramaikan jalan-jalan. Meskipun PDI-P belum secara terbuka dan resmi mengumumkan calon presidennya, tapi lingkaran elite partai ini terlihat menghendaki Puan yang maju. Sebagai Ketua DPR Puan juga semakin sering mengomentari isu publik, khususnya kinerja pemerintah, walaupun komentar standar. Figur lain yang tidak disukai sebagian elite partai PDI-P tapi terlihat populer dan tampak berminat untuk maju ke perhelatan pilpres tak lain Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ada nama-nama lain yang juga kerap disebut atau muncul dalam survei, seperti Anies Baswedan dan Ridwan Kamil,…
Berharap DPR Tangguh di 2024, Realistiskah? – Analisis
[ad_1] Wacana pemilihan presiden 2024 terasa semakin menghangat setelah beberapa nama muncul—sebenarnya nama-nama yang itu-itu juga, belum beranjak jauh dari rilis lembaga-lembaga survei dan perbincangan masyarakat. Sayangnya, kehangatan wacana pilpres itu tidak dibarengi dengan kehangatan wacana pemilihan legislatif. Berbicara tentang siapa yang layak duduk di kursi pimpinan DPR mendatang tidak cukup menjadi daya tarik politik masyarakat dibandingkan siapa capres terkuat. Mengapa wacana publik sepi dari pembicaraan tentang pemilihan legislatif DPR maupun DPD? Apakah karena kita menganut kabinet presidensiil, sehingga DPR dan DPD dipandang hanya sekedar pelengkap dalam organisasi besar pemerintahan? Atau karena masyarakat mengerti bahwa kedudukan Ketua DPR dan MPR adalah hasil rembugan di antara sedikit elite. Rakyat tidak dilibatkan dalam menentukan siapa yang layak duduk di kursi itu, sekalipun DPR adalah dewan perwakilan rakyat—setidaknya secara konstitusional dan formal begitulah namanya. Di banyak negara, figur yang duduk di jajaran pimpinan DPR—terlebih lagi Ketua DPR—tidak kalah penting dibandingkan dengan di pemerintah; bukan…
Cara Mengelola Keuangan untuk Milenial – Analisis
[ad_1] Milenial dikenal sebagai generasi yang boros, bagaimana tidak sebagian besar layanan menarget milenial mulai dari layanan entertainment digital seperti Spotify, Netflix sampai layanan fisik seperti mode dan Warung kopi juga menarget kalangan milenial. Bahkan Mentri Keuangan Sri Mulyani mengajak generasi milenial untuk mengurangi jajan kopi dan menyisihkannya untuk menyiapkan dana pensiun. “Kalau mereka mau pengalaman, sampai tua pengen pengalaman terus. Kalau butuh experience tapi butuh resource? Itu lah kita mulai masuk, sisihkan uang kopi kamu yang tadinya setiap hari jadi dua hari sekali. Sisanya bikin sendiri di rumah,” ucap Sri Mulyani di Seminar Nasional Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (26/9/2018) Cara mengelola keuangan tidak bisa digeneralisir untuk semua orang, karena setiap individu memiliki pemasukan dan kebutuhan yang berbeda. Tetapi, secara umum poin poin ini bisa Anda lakukan untuk mulai mengelola keuangan untuk masa depan. Membuat Jurnal Keuangan Pernah mengalami belum habis bulan tetapi uang sudah…
Sejak Awal Langkah Pemilihan Anggota KPU dan Bawaslu Periode Mendatang Sudah Tak Netral? – Analisis
[ad_1] Sangat disayangkan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk mantan anggota tim suksesnya (timses), Juri Ardiantoro, menjadi Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) 2022-2027. Langkah Jokowi ini, meski menjadi hak perogratifnya sebagai Presiden dan sesuai Undang-Undang yang berlaku, tetap saja bukan hal yang membikin rakyat pada umumnya menjadi nyaman dan menerima. KPU dan Bawaslu di pentas politik dan kekuasaan, sama halnya seperti wasit atau juri dalam pentas lomba berbagai kegiatan olahraga dan lainnya. Selama ini, khususnya wasit dalam dunia olahraga, sangat dijaga warwahnya dalam hal netralitas dan tak memihak. Pasalnya, masih banyak wasit yang melanggar dan justru membikin kisruh.dan rusuh sebuah pertandingan olahraga, karena adanya mafia wasit. Sehingga wasit pun bertugas atas kendali sang sutradara. Siapa yang menjadi sutradara, dialah orang yang dibayar oleh pihak yang berkepentingan demi memenangkan pihak tertentu dengan berbagai cara. Terkait hal ini, hingga detik ini,…
Perempuan, Punya Peran Penting Wujudkan Nilai Revolusi Mental – Analisis
[ad_1] Sedikit kilas balik, ide gagasan revolusi mental yang pertama kali dilontarkan oleh Presiden Soekarno pada Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1956. Tujuannya untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan dan membentuk sikap nasionalisme. Ide tentang Revolusi mental digaungkan oleh presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo pada tahun 2014. Idenya adalah bagian dari program kerja yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Salah satu isu strategis dalam Prioritas Nasional Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan ialah belum optimalnya peran keluarga. Padahal, keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian individu dari usia dini sampai dewasa yang nantinya dapat berpengaruh terhadap masa depan anak tersebut. Menyoal peran keluarga, ada peran peremuan yang tentu saja tidak bisa diabaikan Sebab, sosok perempuan memiliki peran strategis dalam masyarakat karena menjadi ibu bangsa. Melalui naluri keibuan yang terlatih, perempuan mampu menjadi guru utama dan pertama bagi generasi penerus untuk melaksanakan revolusi mental melalui keluarga. Sebagai Ibu Bangsa,…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
