[ad_1] Akibat dari pandemi Covid-19, khususnya bagi bangsa dan rakyat Indonesia, mengemuka tentang kehilangan belajar (kehilangan belajar), kehilangan pendapatan (kehilangan pendapatan), dan kelebihan pendapatan (biaya penghasilan). Kontradiksi musibah dan berkah Tiga hal tersebut rasanya menjadi orkestra yang kontradiktif di negeri ini. Pasalnya, bicara kehilangan belajar, sejatinya ini masalah klasik. Tanpa hadirnya corona saja, pendidikan di Indonesia terus tercecer. Yang ada justru hanya gonta-ganti menteri namun program baru yang diusung oleh setiap menteri pendidikan tak pernah tuntas.dan sukses, bukan hanya karena keterbatasan waktu jabatan, tetapi juga karena ditunggangi oleh berbagai kepentingan. Kini, menteri yang di dudukan berlatar belakang jago teknologi digital saja, pendidikan jarak jauh (PJJ) atau daring atau online yang berbasis teknologi dan komunikasi tetap terpuruk. Malah, sang menteri sampai mengadu ke DPR karena ada kepala daerah yang tetap tak mau membuka sekolah tatap muka (PTM) di wilayahnya karena masih masifnya corona merajalela. Seharusnya, dengan latar belakang menteri, meski pandemi corona…
Filosofi Mendoan di Taman Bacaan, Jangan Pintar Menghakimi Orang Lain Tapi Bodoh Menilai Diri Sendiri – Analisa
[ad_1] Siapa yang tidak kenal tempe mendoan? Ada yang doyan banget. Mungkin ada pula yang tidak doyan. Mendoan, panganan khas dari Purwokerto dan sekitarnya. Terbuat dari tempe dan paling pas untuk menemani kopi atau teh. Apalagi ditambah obrolan ringan tentang taman bacaan. Nikmatnya boleh dibilang tiada tara. Makin ciamik saat tempe mendoan dikunyah bareng sambal kecap atau cabe rawit. Dari prosesnya, mendoan berarti tempe yang dimasak dengan tepung dalam keadaan setengah matang. Apalagi baru digoreng, makannya pun terasa panas-panas sedap. Kenapa setengah matang? Sederhananya, dapat diartikan “selalu berjiwa muda”. Setengah matang kan berarti “siap untuk matang”. Sebagai sinyal, akan pentingnya selalu bersemangat dalam melakukan apapun. Selalu bergairah dan penuh energi dalam melakukan pekerjaan. Sehingga nantinya, dapat memberikan manfaat untuk orang lain. Karya yang dapat dinikmati untuk diri sendiri maupun orang lain. Dari struktur kata ‘mendho,’ adalah ungkapan yang berarti “di antara kata mendhak (ke bawah) dan mendhuwur (ke atas)”….
Membaca Praktik Ekslusivisme dalam Bernegara – Gaya Hidup
[ad_1] Judul: Praktik Kewarganegaraan Di Indonesia Penulis: Bambang Purwanto Tahun Publikasi: 2019 Penerbit: Penerbit Gelombang Ketebalan: xii + 108 ISBN: 978-602-258-525-1 Ketika Sukarno – Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 memproklamirkan Indonesia sebagai negara merdeka, beliau berdua menyatakan bahwa proklamasi tersebut adalah atas nama bangsa Indonesia. Siapakah yang dimaksud dengan bangsa Indonesia oleh Sang Proklamator tersebut? Apakah mereka semua orang eks kawula Pemerintah Hindia Belanda? Apakah mereka hanya terbatas para bumiputera? Bagaimana dengan kedudukan golongan timur asing (keturunan Arab, India dan Cina) yang sudah ada sejak jaman Hindia Belanda di wilayah yang dinyatakan merdeka tersebut? Mengapa dalam diskusi-diskusi awal muncul istilah “Indonesia asli” dan bukan asli; bumiputera Islam dan bumiputera kolonial/non-Islam; pribumi dan non-pribumi? Sederet pertanyaan tentang bangsa dan praktik kewarganegaraan mengemuka dalam diskusi-diskusi di persiapan kemerdekaan dan selama perjalaman bangsa Indonesia sejak menyatakan merdeka hingga kini. Bahkan topik ini juga mewarnai perjalanan UUD 1945 dari mulai diundangkan sampai dengan amandemen…
Membaca Praktik Eksklusivisme dalam Bernegara – Pilihan
[ad_1] Praktik Kewarganegaraan Di Indonesia Judul: Praktik Kewarganegaraan Di Indonesia Penulis: Bambang Purwanto Tahun Publikasi: 2019 Penerbit: Penerbit Gelombang Ketebalan: xii + 108 ISBN: 978-602-258-525-1 Ketika Sukarno – Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 memproklamirkan Indonesia sebagai negara merdeka, beliau berdua menyatakan bahwa proklamasi tersebut adalah atas nama bangsa Indonesia. Siapakah yang dimaksud dengan bangsa Indonesia oleh Sang Proklamator tersebut? Apakah mereka semua orang eks kawula Pemerintah Hindia Belanda? Apakah mereka hanya terbatas para bumiputera? Bagaimana dengan kedudukan golongan timur asing (keturunan Arab, India dan Cina) yang sudah ada sejak jaman Hindia Belanda di wilayah yang dinyatakan merdeka tersebut? Mengapa dalam diskusi-diskusi awal muncul istilah “Indonesia asli” dan bukan asli; bumiputera Islam dan bumiputera kolonial/non-Islam; pribumi dan non-pribumi? Sederet pertanyaan tentang bangsa dan praktik kewarganegaraan mengemuka dalam diskusi-diskusi di persiapan kemerdekaan dan selama perjalaman bangsa Indonesia sejak menyatakan merdeka hingga kini. Bahkan topik ini juga mewarnai perjalanan UUD 1945 dari mulai…
PLTS Atap: Hemat Energi Bermuara Hemat Biaya – Peristiwa
[ad_1] Penelitian oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi menghasilkan bahwa potensi penghematan energi di Indonesia hanya 10-35%. Sebenarnya hal tersebut bukan hal yang mengejutkan. Nyatanya fenomena “konsumtif energi” ini kerap kita temui. Mulai dari lampu yang tidak dimatikan ketika siang hari, menggunakan AC saat cuaca dingin dan memasang pengisi daya ke stop kontak saat tidak digunakan. Dua penyebab utama perilaku konsumtif energi yang dilakukan yaitu penggunaan energi yang tidak sesuai kebutuhan dan pemilihan alat elektronik yang kurang bijak. Sebagai contoh, apabila ada dua jenis kulkas dengan spesifikasi yang hampir sama tetapi memiliki perbedaan, pada kulkas A memiliki mode hemat energi dan penggunaan daya (Watt) lebih kecil dan harganya sedikit lebih tinggi, tetapi masyarakat akan memilih untuk membeli kulkas B dengan harga yang sedikit lebih murah dibandingkan kulkas A. Meskipun kulkas B kurang ramah lingkungan. Keputusan konsumtif di awal ini tentunya tidak membuahkan hasil yang baik di masa mendatang….
Cara Menghilangkan Bulu Ketiak tanpa Mencukur – Analisa
[ad_1] Rambut atau bulu yang tumbuh baik halus maupun lebat pasti terdapat pada setiap anggota tubuh manusia, seperti dibagian tertentu seperti ketiak, janggut, kumis, jambang, brewok biasanya mempunyai bulu yang lebat dibandingkan pada area tangan dan kaki yang biasanya tumbuh bulu halus. Ini bisa disebabkan karena faktor genetik atau tingginya tingkat metabolisme pada tubuh yang dapat menyebabkan seseorang mempunyai bulu yang lebat pada bagian kaki dan tangan,sehingga membuat Anda kurang percaya diri ketika bersosialisasi atau bertemu dengan orang lain. Karena alasan penampilan di tempat umum kulit terlihat bersih dan sehat, maka beberapa orang sering menggunakan cara mencabut atau mencukur bulu untuk menghilangkannya, cara ini memang efektif tali tidak permanen hanha akan berefek dalam beberapa saat saja, Selain itu efek yang di timbulkan bisa mengakibatkan kulit mengalami iritasi dan dalam waktu yang lama pertumbuhan bulu bahkan bisa semakin lebat dari biasanya, tentunya anda tidak maukan mengalaminya. Untuk itu nerikut ini adalah cata…
Konsekuensi Childfree bagi Perempuan – Analisa
[ad_1] Konsekuensi Childfree Menurut dictionary.cambridge.org, bebas anak adalah istilah yang digunakan merujuk pada orang yang memilih tidak memiliki anak, atau tempat atau situasi tanpa anak. Pilihan hidup menjalani bebas anak, atau menikah tapi memilih tidak punya anak, memiliki sejumlah dampak hingga risiko biologis, terutama bagi perempuan. Karena setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Jangan hanya karena merasa kita bebas menentukan hak tubuh kita tanpa melihat dan mengetahui risikonya. Menurut para pakar kesehatan, kebanyakan para perempuan yang mengidap tumor dan kanter rahim, adalah mereka yang tidak memiliki anak atau yang memiliki hanya satu orang anak. Mengutip halaman Kanker.org, kanker rahim dapat menyerang perempuan tanpa memandang usia, namun lebih sering menyerang mereka yang tidak pernah memiliki anak, atau mereka yang memiliki anak pertama setelah usia 35 tahun. Tumor dan kanker payudara cenderung banyak menyerang perempuan yang tidak menyusui. Mengutip laman Pusat Kanker, wanita yang belum memiliki anak, atau yang memiliki anak pertama setelah usia…
Wujudkan Pengurangan Resiko Bencana Alam dengan Penanaman Pohon – Peristiwa
[ad_1] Kota Kendari merupakan salah satu wilayah kota yang terletak di jazirah Propinsi Sulawesi Tenggara. Kota ini merupakan wilayah yang memiliki curah hujan cukup tinggi sehingga tidak mengherankan jika beberapa titik di wilayah ini seperti kawasan Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo dan beberapa kawasan lainnya kerap kali langganan diterpa banjir. Memang ada banyak faktor yang menjadi penyebab banjir di suatu daerah. Tapi, umumnya karena faktor belum begitu baiknya tata ruang wilayah. Bisa juga karena prilaku warga masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan di wilayah sungai. Sebagai tempat aliran masuknya air sehingga ketika curah hujan tinggi maka naiknya aliran air menjadi air bah yang meluap cukup tinggi. Sebab, daerah aliran sungai (DAS) pada bantaran sungai sudah ditutup oleh tumpukan sampah yang menggunung. Terjadilah bencana banjir yang melanda rumah warga masyarakat yang tinggal di seputaran sungai. Bencana banjir yang melanda beberapa titik wilayah di Kota Kendari yang kerap terjadi pada setiap musim penghujan hakikatnya…
Benarkah Sulit Menjadi Diri Sendiri? – Gaya Hidup
[ad_1] Menjadi Diri Sendiri By Supartono JW. September.13092021 Tidak mudah terpengaruhMengenal diri sendiriTahu siapa dirinya, prinsip hidupnya, Nilai-nilai yang dipegangnya Mampu menghadapi masalahTidak silau dengan duniawiMampu mengendalikan emosi, mengendalikan diri, Memahami orang lain Reff Orang yang sudah menjadi diri sendiriDia mampu menghargai perbedaan, dia punya prinsip sendiriPaham bahwa orang lainJuga miliki pandangan sendiri Orang yang sudah menjadi diri sendiriPunya prinsip sendiri saling melengkapiMampu berpikir dengan baikBijaksana dalam bersikapdan langkah-langkahnya (Ada di Chanel YouTube: Supartono JW) Siapa yang kini sedang menjalani kehidupan nyata, tetapi menjadi orang lain, bukan menjadi diri sendiri? Jawabnya, yang tahu kebenarannya adalah hati dan pikiran kita masing-masing, meski orang lain dapat merasakan dan dapat melihatnya. Dalam kehidupan di atas panggung drama atau sandiwara di panggung gedung pertunjukkan serta dalam dunia film, semua aktor dan aktris dapat dipastikan akan berganti karakter dengan memerankan tokoh menjadi orang lain. Dapat dipastikan pula, seorang aktor dan aktris baik di panggung drama atau…
Cara Merawat Syngonium Batik yang Tepat – Gaya Hidup
[ad_1] batik Perlu Anda ketahui, bahwa kain batik tulis atau motif yang seringkali dibuat dengan menggunakan canting. Pada umumnya, juga memerlukan perawatan khusus. Jangan samakan kain batik dengan baju biasa lainnya. Walaupun kainnya sendiri memiliki bahan katun, sutra dan bahan nyaman lain. Akan tetapi, berkat pewarnaan dari lilin justru harus Anda rawat secara berbeda dan terpisah dari pakaian lain. Apalagi pada batik motif syngonium yang Batik Ghifari sediakan untuk customer. Pembawaan warnanya memang menarik, namun jika sampai salah perawatan. Pasti akan luntur. Kain batik dengan motif syngonium satu ini memang terlihat sangat menarik. Akan tetapi, di balik itu harus mampu merawat dengan baik. Seperti tidak menjemurnya secara langsung di bawah terik matahari. Itu karena sinarnya justru akan membuat motif syngoniumnya mudah mengalami luntur. Bagaimana Cara Merawat Syngonium Batik? Pada umumnya, syngonium batik ini sama saja dengan pembuatan batik tulis. Mengingat prosesnya memang masih menggunakan tenaga manual. Menjadikan motifnya sangat khas dan…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
