Cara Merawat Syngonium Batik yang Tepat – Gaya Hidup

[ad_1]

batik

Perlu Anda ketahui, bahwa kain batik tulis atau motif yang seringkali dibuat dengan menggunakan canting. Pada umumnya, juga memerlukan perawatan khusus. Jangan samakan kain batik dengan baju biasa lainnya. Walaupun kainnya sendiri memiliki bahan katun, sutra dan bahan nyaman lain.

Akan tetapi, berkat pewarnaan dari lilin justru harus Anda rawat secara berbeda dan terpisah dari pakaian lain. Apalagi pada batik motif syngonium yang Batik Ghifari sediakan untuk customer. Pembawaan warnanya memang menarik, namun jika sampai salah perawatan. Pasti akan luntur.

Kain batik dengan motif syngonium satu ini memang terlihat sangat menarik. Akan tetapi, di balik itu harus mampu merawat dengan baik. Seperti tidak menjemurnya secara langsung di bawah terik matahari. Itu karena sinarnya justru akan membuat motif syngoniumnya mudah mengalami luntur.

Bagaimana Cara Merawat Syngonium Batik?

Pada umumnya, syngonium batik ini sama saja dengan pembuatan batik tulis. Mengingat prosesnya memang masih menggunakan tenaga manual. Menjadikan motifnya sangat khas dan penuh dengan keeleganan. Namun, jika Anda memiliki corak menarik satu ini, ikuti cara perawatannya. Dikutip dari pabrik batik bagus Ghifari, berikut ini cara-caranya;

  • Mencuci Bukan Menggunakan Mesin, Tapi Tangan

Salah satu bentuk perawatan yang perlu Anda ketahui saat merawat syngonium batik, yaitu dengan tidak mencucinya menggunakan mesin. Perlu diketahui, penggunaan mesin cuci pada umumnya justru akan lebih merusak serat kain alaminya. Bahkan juga berisiko warnanya yang mudah luntur.

Walaupun motif dari syngonium buatan Batik Ghifari termasuk kualiats terbaik. Jika sampai salah dalam merawatnya, siap – siap untuk kehilangan warnanya. Motif syngonium menjadi pudar dan hal tersebut tentu tidak akan menjadi menarik lagi. Oleh karena itu, usahakan hindari penggunaan mesin.

  • Mencuci dengan Sabun Khusus untuk Batik

Perawatan syngonium batik selanjutnya adalah dengan tidak mencucinya menggunakan sabun sembarangan. Perlu Anda ketahui, baju batik tulis atau bermotif semacam itu tidak cocok jika dicuci dengan detergen, apalagi bahan detergen itu sangatlah kuat dan juga keras. Jadi, bersifat merusak.

Di zaman dahulu, banyak masyarakat yang menggunakan biji lerak sebagai bahan untuk pengobatan eksim dan juga psoriasis. Namun, sekarang ini tumbuhan tersebut terkenal sebagai tumbuhan detergen tradisional. Bijinya yang mengandung saponin mampu mengangkat noda dengan aman.

  • Mengucek Bukan Memeras Kain Batik Syngonium

Sebagai salah satu produk batik paling populer dan berkualitas tinggi, kain di Batik Ghifari juga masih memerlukan perawatan khusus. Seperti halnya tidak melakukan aktivitas memeras pada baju batik snygonium. Melainkan cukup dengan menguceknya saja, namun lakukanlah dengan sangat lembut.

Hal tersebut bertujuan agar kainnya tidak mudah lusuh dan warnanya tidak akan cepat pudar. Merawat kain batik dengan motif syngonium ini sama halnya memperlakukan seorang gadis, harus merawatnya dengan lemah lembut. Jadi, cucilah dengan menggunakan tangan dan kucek perlahan.

  • Mengeringkan Baju Batik dengan Angin

Langkah selanjutnya adalah dengan tidak menjemur baju batik motif syngonium tepat di bawah terik matahari secara langsung. Setelah Anda mencucinya, keringkan baju batik tersebut dengan cara diangin – anginkan saja. Jangan pernah juga untuk memasukkannya ke dalam mesin pengering.

Itu karena sama saja Anda mengandalkan mesin cuci dalam proses pencucian kain batik syngoniumnya. Apalagi jika menjemur di bawah terik matahari, maka warna batiknya juga akan mudah pudar dan kainnya mengkerut / mengecil. Jadi, cukup angin–anginkan saja agar kering.

  • Melapisi Syngonium Batik dengan Kain Tipis

Perlu Anda ketahui juga, bahwa saat menyetrika baju batik dengan motif syngonium. Jangan pernah menyetrikanya secara langsung atau setrikanya berada tepat di atas kain. Hal tersebut justru akan berakibat fatal pada pewarnaan batiknya. Perawatan ini berlaku untuk setrika listrik atau bahkan uap.

Hal tersebut juga sama halnya ketika Anda menjemur pakaian biasa di bawah terik matahari, jika terlalu lama maka warnanya akan cepat pudar. Baju batik syngonium ini juga memerlukan perawatan khusus, jadi sebelum menyetrikanya. Lapisi terlebih dulu dengan menggunakan kain tipis di batiknya.

  • Tidak Direkomendasikan Menggunakan Pewangi

Selain itu, perawatan pada kain batik motif syngonium juga tidak boleh menggunakan pewangi berlebihan. Jikalau memang Anda ingin menggunakannya karena ada keperluan penting yang mengharuskan bertemu dengan banyak orang. Gunakanlah di bagian tubuh dan tunggu sampai kering.

Jangan sampai parfumnya menempel pada kain baju, karena hal tersebut berisiko dapat menjadikan warna atau motif syngonium batiknya memudar atau menghilang seiring berjalannya waktu. Jika memang terdesak menggunakan parfum, pilih yang berbahan alami saja. Jangan memakai kimia.

  • Menyimpan dengan Perlakuan Khusus

Dalam rangka menyimpan batik motif syngonium, tentu harus mendapatkan perlakukan khusus. Jangan samakan dengan pakaian biasa lainnya. Simpanlah kain batik Anda ke dalam lemari yang memiliki suhu kering atau tidak lembap. Jika menyimpannya ke dalam lemari yang lembap.

Justru akan lebih mudah mengundang binatang semacam ngengat untuk masuk ke dalamnya. Biasanya binatang tersebut yang seringkali menggerogoti baju batik. Jadi, hindarkan dari lemari yang lembap jika ingin syngonium batik masih tetap utuh.

Itulah beberapa penjelasan secara singkat, namun bermanfaat mengenai pembicaraan terkait cara merawat syngonium batik. Sesuai dengan pembahasan di atas, ikuti langkah – langkahnya jika Anda ingin syngonium batiknya tetap menarik warna dan motifnya.



[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »