Wujudkan Pengurangan Resiko Bencana Alam dengan Penanaman Pohon – Peristiwa

[ad_1]

Kota Kendari merupakan salah satu wilayah kota yang terletak di jazirah Propinsi Sulawesi Tenggara. Kota ini merupakan wilayah yang memiliki curah hujan cukup tinggi sehingga tidak mengherankan jika beberapa titik di wilayah ini seperti kawasan Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo dan beberapa kawasan lainnya kerap kali langganan diterpa banjir. Memang ada banyak faktor yang menjadi penyebab banjir di suatu daerah. Tapi, umumnya karena faktor belum begitu baiknya tata ruang wilayah. Bisa juga karena prilaku warga masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan di wilayah sungai.

Sebagai tempat aliran masuknya air sehingga ketika curah hujan tinggi maka naiknya aliran air menjadi air bah yang meluap cukup tinggi. Sebab, daerah aliran sungai (DAS) pada bantaran sungai sudah ditutup oleh tumpukan sampah yang menggunung. Terjadilah bencana banjir yang melanda rumah warga masyarakat yang tinggal di seputaran sungai.

Bencana banjir yang melanda beberapa titik wilayah di Kota Kendari yang kerap terjadi pada setiap musim penghujan hakikatnya merupakan bencana alam yang harus diantisipasi secepatnya. Atas alasan ini maka 13/9 lalu, Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (FH UHO) yang digawangi oleh Dr Herman, SH, LLM, selaku dekan telah menginisiasi kegiatan penanaman 1000 pohon di lingkungan kawasan FH UHO. Kegiatan diawali penanaman pohon secara simbolis oleh Dekan FH UHO lalu secara serempak penanaman bibit pohon dilanjutkan oleh semua sivitas akademika dan unsur pimpinan FH UHO. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa baru angkatan 2021 FH UHO.

Kegiatan penanaman 1000 pohon ini, mengangkat tema, “Wujudkan Pengurangan Resiko Bencana Alam Dengan Penanaman Pohon,” ujar Lade Sirjon, salah seorang dosen muda FH UHO. “Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye spirit bagi warga Kota Kendari untuk sadar lingkungan, menjaga lingkungan tetap hijau, guna mencegah bencana banjir sebagai bencana alam yang tentunya sangat merugikan terutama bagi warga Kota Kendari”.

Bencana banjir sebagai bencana alam yang menjadi momok bagi warga Kota Kendari pada setiap musim penghujan memang perlu diupayakan langkah strategis untuk mencegahnya, maka langkah yang ditempuh oleh sivitas akademika FH UHO, merupakan salah satu langkah strategis yang dipandang sangat tepat. Ini sekaligus merupakan salah satu kampanye sadar lingkungan yang juga saat ini tidak hanya menjadi perhatian pemerintah secara nasional tetapi juga perhatian serius masyarakat dunia.

Reportase: Muh. Sjaiful



[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »