INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Seiring berjalannya waktu Pancasila kian tidak dimengerti rakyat, bukan karena Pancasila hilang tapi pendidikan Pancasila yang kian melayang. Sebenarnya Pancasila adalah norma yang tidak ternilaikan yang hanya dimengerti sebagai asas peradilan bukan dijadikan dogma kenuranian. Indonesia adalah negara demokrasi yang semuanya memiliki kebebasan berpikir atau dikenal dengan istilah HAM (hak asasi manusia), walaupun begitu bukan berarti kita seenaknya dan semaunya karena ada undang-undang dasar yang membatasinya. tentunya dalam HAM yang indah harus didasari lima sila sebagai kenuranian, untuk mencapai kesejahteraan bernegara seperti sila pertama, kedua dan ketiga misalnya di mana ras satu dengan ras lain, agama satu dengan agama yang lain, atau ormas satu dengan ormas yang lain, juga kelompok satu dengan kelompok yang lain, bahkan individu satu dengan individu yang lain. dijunjung untuk mengerti perbedaan tanpa menyalah-nyalahkan agar bebas dari pertikaian. karena dalam konteks tiga sila ini adalah untuk menuju persatuan Indonesia yang damai dan sejahtera. hal ini juga…

Penerapan Nilai-nilai Pancasila dalam Usaha Pertambangan – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Penerapan Nilai-nilai Pancasila dalam Usaha Pertambangan – Analisis

Judul tulisan ini memang mirip judul makalah serius untuk ujian akhir atau presentasi di penataran. Mungkin ada yang bertanya-tanya: apa hubungan nilai-nilai Pancasila dengan usaha pertambangan? Jauh amat?! Judul seperti makalah ini muncul karena dipantik oleh berita utama Koran Tempo edisi Selasa, 21 September 2021, ‘Tambang Ilegal di Sana-Sini’. Dari berita tajuk utama itu, yang terbayang adalah kegembiraan sebagian orang karena sukses mengeksploitasi lahan-lahan yang luas, mengirim batubara dengan puluhan truk dan rangkaian kereta ke kapal-kapal angkut, hingga rasa girang melihat cuan yang berderet-deret antri memasuki rekening. Terbayanglah pertanyaan: bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila ke dalam usaha pertambangan untuk meraih kesuksesan seperti itu? Apakah kegembiraan dan kegirangan serta kesejahteraan itu ikut dinikmati rakyat banyak sebagai manifestasi nilai-nilai kelima sila itu? Topik ini lebih membingungkan daripada, misalnya, memberi hormat pada bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan — yang pasti akan dilakukan oleh semua warga negara tanpa pertanyaan lebih lanjut. Pertanyaannya pasti berkembang, misalnya bagaimana…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.