[ad_1] Percepatan otomasi industri diperkirakan akan meningkat drastis dalam beberapa tahun kedepan. Otomasi pada segmen-segmen kunci proses produksi sangat penting dalam meningkatkatkan efisiensi sekaligus menjaga kompetisi ekonomi. Teknologi terdepan seperti Kecerdasan Buatan (A.I.) juga makin populer di kalangan pelaku industri yang menggunakan solusi teknologi untuk memenuhi kebutuhan bisnis mereka. Meningkatnya adopsi solusi AI pada 2 tahun terakhir ini terjadi karena dua hal yaitu; Lockdown saat pandemi Covid-19, dan kebutuhan untuk terus menjadi lebih efisien. Saat perkantoran tutup dan sebagian besar orang harus bekerja dari rumah (WFH), otomasi menjadi solusi untuk kurangnya tenaga kerja, yang mengakibatkan peningkatan permintaan yang substansial terhadap teknologi berbasis AI. Misalnya pada call center, AI dapat mengotomasi panggilan telepon inbound dan outbound yang menggunakan telemarketing. Terlebih lagi dengan adanya sistem Talkbot canggih oleh WIZ.AI yang dibuat dengan teknologi Pemrosesan Bahasa Alami dan Pembelajaran mesin yang sudah. Kedua teknologi ini memberikan kemampuan Talkbot untuk menangani peningkatan volume telepon secara…
Gaya
Istilah-istilah yang sering digunakan dalam teknologi Conversational Voice AI – Gaya Hidup
[ad_1] Kecerdasan Terlepas dari ketenarannya yang meroket, percakapan Voice AI, atau kecerdasan artifisial yang mampu berkomunikasi secara verbal, belum benar-benar mendapatkan perhatian dari industri. Masih banyak yang belum paham bahasa-bahasa yang digunakan dalam dunia AI suara. Artikel ini akan membahas bahasa, istilah, maupun singkatan terkait AI suara. Kecerdasan Buatan Suara Percakapan: Kecerdasan Artifisial yang mampu berkomunikasi secara verbal Untuk memahami tentang hal-hal lain terkait AI suara ada baiknya kita memahami apa itu Kecerdasan Buatan Suara Percakapan atau yang juga dikenal sebagai AI suara. Kecerdasan Buatan Suara Percakapan terdiri dari beberapa hal yang dikenal dengan nama Mesin yang Diaktifkan Suara atau teknologi yang dapat diaktifkan lewat suara seperti Siri dari apple, Asisten Rumah Google, Alexa dimiliki oleh Amazon, atau Talkbots buatan WIZ.AI. Teknologi Voice AI ini memiliki fungsi yang mirip dengan chatbot yang biasanya menyapa anda ketika mengunjungi sebuah situs. Digunakan Kecerdasan Buatan Suara Percakapan pengguna tidak hanya dapat mengaktifkan teknologi tersebut…
Menemukan Barzanji di Malam Jumat – Gaya Hidup
[ad_1] Maulid Barzanji yang berisi sejarah Nabi Muhammad tidak bisa dipisahkan dari kegiatan mingguan saya sebagai santri. Hari pembacaan Maulid Barzanji selalu dinanti para santri karena aktivitas Mudzakarah (belajar mandiri) dan halaqah (belajar dengan ustaz) akan libur sementara. Malam itu angkatan saya kebagian giliran memimpin pembacaan maulid. Teman-teman yang suaranya bagus memegang mikrofon agar pembacaan makin khusyuk. Namun, ada satu fenomena yang selalu terjadi tiap malam Jum’at. Sebagian naskah Barzanji menghilang entah ke mana. Padahal, penanggung jawab selalu memfotokopikan naskah sejumlah santri yang ada. Tak heran jika malam Jum’at selalu jadi ajang rebutan naskah Barzanji. Siapa cepat, dia dapat. Saya hampir tak pernah kebagian. Akhirnya, agar tetap bisa ikut menyenandungkan maulid, kami mulai beralih ke naskah digital di smartphone. Sayangnya, teks Barzanji terdaftar di berbagai situs web ada berbagai versi, yang sering membuat kami kesulitan. Saya pun berselancar mencari teks maulid di aplikasi playstore, lalu saya menemukan KESAN. Alhamdulillah, di KESAN…
Budaya Jawa Itu Unik, Loh… – Gaya Hidup
[ad_1] oleh: M. Nur Kholis Al Amin Di zaman yang penuh dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi seperti sekarang ini, yang jamak orang menyebutnya dengan era modern, kekinian. Jika tidak mengikuti zaman itu artinya gak gaul, gaptek, kuper, kolot dan macam-macam sebutan lainnya. Pastinya, tetep ada, kok, sisi positif dari era modern, namun, sebenarnya ada juga dampak negatifnyay ang mungkin saking asiknya terbuai oleh kemoderenan jadi terlupa akan dapak negatif tersebut. Memangnya apa sih dampak negatif yang timbul karena zaman yang semakin progresif? Tentunya sebagian besar budaya adat yang berkembang dan telah diajarkan oleh leluhur kita semakin terlupakan, bahkan sejarahpun enggan mencatat ataupun mengarsipkannya. Sahabat semua yang asli Jawa pasti tau atau minimal pernah mendengar dari saksi hidup yang dulu pernah bercengkerama dengan kehidupan ala era tahun 90-an. Di mana, saat itu ketika mereka yang masih seusia Sekolah Dasar masih suka bermain tembak-tembakan yang terbuat dari pelepah daun pisang, bermain ketapel yang…
Ringankan Beban dengan Berbagi Cerita – Gaya Hidup
[ad_1] Berbagi Cerita (By Supartono JW. September, 08092021) Malam itu mengalir sajaAku berbagi ceritaCerita dari cerita-cerita ituTelah terukir dengan indah Kau pun bukan hanya sebagaiPendengar yang mengundurkan diriDi sela ceritaAda tanya dan canda Reff Malam itu berbagai rasa berwarnaSeperti warna pelangi di langitMenghiasi segenap relung hatikuKarena beban telah terbagi #####Itulah lirik lagu tentang Berbagi Cerita. Kebetulan, lirik lagu tersebut berkisah tentang hal-hal yang indah dan telah saya rekam sederhana dan saya upload.di Chanel YouTube saya: Supartono JW. Menyoal berbagi cerita ini, tentu masalahnya bisa berwarna seperti pelangi di langit. Apakah kisahnya indah, menyenangkan dan sejenisnya. Atau kisahnya buruk, menyedihkan, dan semacamnya, tentu bila apa yang kita rasakan tersebut tidak kita pendam sendiri di relung hati dan pikiran, maka akan ada rasa plong karena beban telah terbagi. Berbagi cerita, pun dapat dilakukan kepada keluarga, teman, sahabat, tetangga secara lisan maupun tulisan. Juga bisa berbagi dalam media massa maupun media sosial dalam bentuk…
9 Sosial Media yang Paling Banyak Digunakan di Dunia – Gaya Hidup
[ad_1] Sosial media paling banyak digunakan di dunia tentu menjadi pembahasan menarik bagi kita di tengah kemajuan teknologi. Sekarang ini, sosial media sudah menjadi bagian penting dalam hidup. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya waktu yang digunakan pengguna sosial media, bahkan mencapai 3 jam per hari dan lebih dari 50% penduduk Indonesia merupakan pengguna medsos. List Sosial Media Paling Banyak Digunakan di Dunia 1. YouTube Aplikasi video online yang satu ini memang sedang digandrungi banyak orang karena menyuguhkan banyak konten menarik. Bahkan, kamu bisa menghasilkan uang dengan membuat konten video. Platform medsos ini paling sering digunakan oleh remaja usia 16 sampai orang tua berusia 64 tahun. Data yang paling mencengangkan adalah 93,8% pengguna internet mengakses Youtube. 2. WhatsApp Membahas daftar sosial media paling banyak digunakan di dunia, tentu saja WhatsApp masuk. WhatsApp sering digunakan untuk berkirim pesan, baik melalui teks, gambar, video maupun suara. Fiturnya yang banyak membuat pecinta Whatsapp ingin mengembangkan…
5 Tip Mengatur Keuangan buat Pasangan Muda yang Baru Menikah – Gaya Hidup
[ad_1] Hidup bersama setelah pernikahan itu bukan hanya menyatukan pikiran dua orang yang berbeda, melainkan juga tentang cara menyatukan pandangan dalam mengatur keuangan karena kini sudah hidup bersama. Kesamaan pandangan dalam mengatur duit (uang) itu penting karena kebutuhan setelah menikah tentu saja sudah berbeda. Sebagai pasangan tentu ada kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya milik bersama sebagai pasangan. Karena itu, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan sebagai pasangan muda yang menyandang sebutan suami-istri perlu dipersiapkan dan dibicarakan sejak dini agar ke depan tidak timbul masalah yang mengganggu keharmonisan rumah tangga. Nah, buat pasangan baru yang maish bingung mau mulai dari mana dalam mengatur keuangan keluarga, berikut ini 5 tip mulai mengatur keuangan keluarga yang bisa dipertimbangkan: 1. Terbuka dengan Kondisi Keuangan Masing-Masing Langkah awal yang paling bijak untuk mengatur keuangan keluarga yakni keterbukaan dengan kondisi keuangan masing-masing. Oleh sebab itu, keterbukaan ini tentu saja tak melulu terkait dengan besaran pendapatan masing-masing, tetapi juga menyangkut utang, tanggungan dan pengeluaran-pengeluaran…
12 Tanda Anda Memiliki Sikap Buruk dan Cara Memperbaikinya – Gaya Hidup
[ad_1] Ini masalah nyata bagi orang dengan sikap buruk karena kepahitan dan sinisme menjadi ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya. Misalnya, Hendra marah pada dunia dan merasa tidak ada yang peduli padanya karena orang-orang terus meninggalkannya. Tetapi apa yang tidak disadari Hendra adalah bahwa kemarahan dan kenegatifannya yang terus-menerus membentuk tembok yang menjauhkan orang-orang yang positif dan optimis. Orang yang sehat secara emosional dan mental tidak ingin bergaul dengan orang-orang seperti Hendra untuk waktu yang lama karena menguras emosi. Dengan demikian, Hendra akhirnya mengusir orang-orang yang benar-benar dia butuhkan untuk berada di dekatnya. Tetapi Hendra butuh bantuan. Bukankah seseorang harus membantunya? Tentu saja, dengan asumsi Hendra ingin dibantu, dengan asumsi dia akan menerima bantuan dan bekerja untuk mengubah perspektif itu. Tetapi sampai Hendra ingin membantu dirinya sendiri, tidak ada yang bisa dilakukan orang lain untuknya. Dia harus memperbaiki sikap buruknya sendiri. Tetapi bagaimana Anda tahu jika Anda memiliki sikap yang buruk? Nah,…
Kawal Siasat Transisi Energi – Gaya Hidup
[ad_1] Sulit dipungkiri, penggunaan bahan bakar fosil masih menjadi primadona bagi masyarakat. Padahal sumber energi fosil jadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar dan tentu keterbatasan dalam persediaan. Hal ini menjadi pencetus spirit global untuk bersaing mengendalikan emisi karbon dan perubahan iklim. Realisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi solusi prioritas. Berdasarkan data perhitungan cadangan migas tahun 2020 dengan asumsi tidak ditemukannya cadangan migas baru, Indonesia memiliki persediaan cadangan minyak bumi sebanyak 4,17 miliar barel namun hanya tersedia hingga 9,5 tahun mendatang. Sedangkan, cadangan gas bumi mencapai 62,4 triliun kaki kubik yang hanya tersedia hingga 19,9 tahun mendatang[1]. Ancaman krisis energi kian hari makin menghantui masyarakat Indonesia. Adanya moratorium pada kehidupan pandemi pun tak mampu menghentikan sebaran gas rumah kaca di atmosfer. Tercermin dari target Kebijakan Energi Nasional (KEN), porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional mencapai 23% tahun 2025 dan akan meningkat menjadi 31% pada tahun 2050. Perlu dukungan dan etos…
5 Alasan Milenial Masih Susah Sisihkan Duit untuk Investasi – Gaya Hidup
[ad_1] Berapa banyak sih kalangan milenial yang sudah kepikiran yang namanya investasi? Boleh dikata baru sedikit. Kata investasi masih begitu asing di kalangan milenil. Pun bagi milenial yang masih duduk di perguruan tinggi jadi mahasiswa. Investasi belum begitu menarik di kalangan milenial. Kalau pun nyantol di benak pikiran mereka, investasi masih tidak jauh-jauh dari bisnis. Investasi identik dengan bisnis kecil-kecilan hingga jual-beli online. Padahal, yang namanya investasi itu sudah sangat beragam di luar yang namanya bisnis. Investasi tak melulu di bisnis semata. Di tengah kemajuan teknologi yang sangat progresif, investasi yang membidik milenial pun bermunculan dengan modal awal yang terjangkau, seperti emas, poperti, reksa dana, saham, obligasi, Peer-to-Peer Lending (P2P Lending), deposito, Exchange Traded Fund (ETF), tabungan berjangka, equity crowdfunding, forex, koleksi benda seni hingga bitcoin. Namun toh, hanya sebagian kecil milenial yang ngeh dan tertarik dengan investasi. Berikut ini 5 alasan mengapa milenial masih sudah untuk menyisihkan sedikit keuangannya untuk…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
