Bangkitkan Semangat Membaca, Kampung Literasi Sukaluyu Gelar Workshop Puisi Anak – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Bangkitkan Semangat Membaca, Kampung Literasi Sukaluyu Gelar Workshop Puisi Anak – Peristiwa

[ad_1] Sebagai upaya menggelorakan semangat membaca buku di kalangan anak-anak, Kampung Literasi Sukaluyu menggelar “Workshop Puisi Gerakan Literasi 2021” di TBM Lentera Pustaka Bogor (19/09.2021). Diikuti 80 anak pembaca aktif taman bacan dari 3 desa (Sukaluyu, Tamansari, Sukajaya), workshop puisi menjadi ajang pembuka lomba baca puisi bermusik anak-anak sebagai rangkaian program kampung literasi. Workhsop puisi bertujuan untuk membangun kesadaran literasi budaya kewargaan, di samping menjadi sarana ekspresi dan kreativitas seni budaya anak-anak kampung. Puisi pun dinilai mampu menjadi media pembentukan karaktera anak, baik secara religius, sosial humaniora, maupun edukatif.  Workshop disampaikan langsung oleh Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka yag sekalius pegiat literasi. Selain memberikan edukasi tentang ada dan bagaimana puisi, Syarif juga membacakan tiga buah puisi karya KH. A. Musthofa Bisri berjudul Kalau Kau Sibuk Kalau Kau Sempat, Orang kecil Orang Besar, dan Ibu. (Simak: https://www.youtube.com/watch?v=q0xYCSkX-As) Dalam penjelasannya, Syarif menyatakan semangat membaca buku dan gerakan literasi di kalangan anak-anak harus…

INDONESIAN CHANNEL  

Mengingat Kembali Kasus Sarang Burung Walet di Bengkulu – Analisis

[ad_1] Kasus penganiayaan Muhammad Kece yang diduga dilakukan oleh terpidana kasus Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte membuka luka lama tentang kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Novel Baswedan ketika menjabat sebagai Kasat Reskrim Polda Bengkulu pada tahun 2004 silam. Kasus ini bermula dari penangkapan enam pencuri sarang burung wallet di Kota Bengkulu, kemudian Novel Baswedan yang baru saja menjabat sebagai kasat reskrim pada saat itu, membawa keenam terduga pencuri ini ke suatu tempat untuk mengembangkan kasus. Tempat itulah adalah Pantai Panjang yang berada di tepi Laut Lepas. Novel menembak kaki Irwansyah Siregar dan Nuryadi. Sementara, empat pelaku lain diurus oleh anak-anak buahnya. Nahasnya, salah satu korban yang bernama Mulyan Johani meninggal dunia saat hendak perjalanan ke RSUD Bengkulu. Meskipun begitu, kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dan Novel hanya dikenakan sanksi administratif berupa teguran keras dan pembinaan. Haris Azhar, sebagai pengacara Novel menegaskan Novel tidak terlibat dari kasus ini. “Dari temuan kami,…

Tak Berkategori  

Sinopsis KDrama Squid Game, Darah dan Pertaruhan Nyawa – Hiburan

[ad_1] Pernahkah mendengar atau bahan memainkan permaianan yang harus mempertaruhkan nyawa hanya demi uang semata? Permainan Cumi, salah satu drama Korea yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial ini telah menyita perhatian para penggemar KDrama. Bagaimana tidak? Hanya demi uang, nyawa dipertaruhkan. Tidak tua tidak muda, semua yang memang tengah membutuhkan uang, tergoda dengan permainan yang tidak detail cara memainkannya ini. Ki Hoon (Lee Jung Jae) menjadi salah satu peserta dari permainan yang akan menghadiahi 45,6 miliar won bagi pemenang yang beruntung. Sebelumnya, Ki Hoon memiliki kehidupan yang sangat nelangsa semenjak ia belia. Ibunya hanya seorang pedagang di pasar yang serba kekurangan. Ki Hoon yang kehilangan pekerjaan, semakin menjadi-jadi untuk meminta uang kepada sang ibu. Bahkan, rumah tangganya pun harus berakhir di meja pengadilan. Putri semata wayangnya dibawa oleh sang mantan istri yang telah memiliki suami baru. Tak sampai di situ saja, kehidupan Ki Hoon yang menyedihkan pun semakin parah ketika…

Belajar dari Drucker: Pemimpin Tidak Patut Berdalih – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Belajar dari Drucker: Pemimpin Tidak Patut Berdalih – Analisis

[ad_1] Seseorang yang sudah menempati posisi teratas dalam organisasi apakah tidak perlu membaca lagi ide-ide, gagasan, pikiran, pandangan, serta contoh-contoh kepemimpinan? Jika orang tersebut mengatakan tidak perlu, maka ia tidak layak untuk terus duduk di kursi kepemimpinan itu. Sebab, jika ia merasa sudah piawai tentang seluk beluk kepemimpinan hanya karena sudah mencapai puncak organisasi, ia akan mudah terlena dan lupa untuk apa ia menjadi pemimpin. Banyak CEO perusahaan, organisasi nirlaba, maupun kepala pemerintahan yang tetap belajar ihwal kepemimpinan dengan kerendahan hati. Posisi puncak tidak membuat mereka terlena dan merasa tidak memerlukan lagi nasihat, saran, pikiran, maupun pandangan dari orang lain—bukan hanya mengenai isu-isu yang menjadi tanggung jawab mereka, melainkan yang lebih penting ialah tentang peran mereka sebagai pemimpin. “Untuk apa saya jadi pemimpin dan bagaimana saya harus memimpin?” layak selalu jadi pengingat ketika seorang pemimpin dihadapkan pada situasi genting yang menunggu keputusannya. Ibarat suhu di dunia persilatan, semakin tinggi posisi seseorang,…

Terima Kasih Kader, Rakyat Jadi Tahu Uang Miliaran itu – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Terima Kasih Kader, Rakyat Jadi Tahu Uang Miliaran itu – Peristiwa

[ad_1] Sekarang semakin benderang bahwa selama ini, rakyat dan suaranya hanya dimanfaatkan untuk meraih kursi, kemudian setelahnya mengeruk uang rakyat, dengan kerja yang banyak disebut berbagai pihak dengan ongkang-ongkang kaki. Sebab setiap bulan mereka dapat uang puluhan juta, dalam setahun uang pun bertambah miliaran, tapi kerja yang katanya untuk rakyat boleh disebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sejatinya, tanpa harus dibongkar oleh salah seorang anggotanya, berbagai pihak pun tahu menyoal gaji, tunjangan, dan uang kemewahan yang diterima anggota dewan yang terhormat itu, hasil kongkalikong antara siapa, kalau bukan akal-akalan para partai politik yang mengusungnya. Menjadi anggota dewan pun tetap masih ada tanggungjawab setor ke partai, karenanya, selain bicara uang gaji, tunjangan, dan uang kemewahan, mereka pun masih mengincar celah-celah lahan yang dapat dikorupsi, hingga duet mereka dengan pemerintah yang juga kepanjangan tangan dari partai politik, juga bahu-membahu melemahkan KPK dengan produk dan kebijakan Undang-Undang untuk melindungi diri mereka sendiri. Luar biasa. Bersikap setelah…

Undang-Undang Pers Belum Sempurna Mengatasi Kriminalitas Terhadap Pers – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Undang-Undang Pers Belum Sempurna Mengatasi Kriminalitas Terhadap Pers – Analisis

[ad_1] Kemerdekaan pers adalah salah satu bagian dari hak warga negara untuk berekspresi, berpendapat, dan menerima segala informasi. Tidak hanya dilihat sebagai sebuah hak, kemerdekaan pers menjadi sebuah bentuk kebutuhan untuk mewujudkan kepentingan pers dan kepentingan publik. Sudah terjamin dalam Undang-undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers bahwa para pekerja pers atau wartawan akan terlindungi dan terjamin haknya oleh UU tersebut. Namun, menurut wartawan senior, Ridlo Eisy, Undang-undang Pers saat ini tidak Lex Spesialis. Dalam video wawancara yang di unggah pada kanal youtube Inspirasi Untuk Bangsa (18/12/20), Ridlo Eisy mengatakan saat ini UU Pers belum sepenuhnya memenuhi harapan dalam memperjuangkan kemerdekaan pers. Apalagi terkait kasus-kasus kriminalitas terhadap pers. Lebih lanjut ia menjelaskan, Ketika wartawan membuat kesalahan atau pelanggaran terhadap Undang-undang hukum yang lain, maka UU tersebutlah yang akan bergerak, dan untuk melindungi kriminalitas terhadap pers, saat ini Dewan Pers telah melakukan kerjasama dengan beberapa instansi. Diantaranya ada dengan pihak kepolisian, jika…

Storytelling dalam Membangun Awareness Aksi Kampanye dan Aktivisme – Urban
INDONESIAN CHANNEL  

Storytelling dalam Membangun Awareness Aksi Kampanye dan Aktivisme – Urban

[ad_1] Pernahkah Anda merasa bosan melihat slogan-slogan kampanye yang begitu-begitu saja? Atau mungkin Anda pernah mengalami kejadian di mana orang-orang tidak memedulikan pesan penting yang Anda unggah di media sosial? Beriringan dengan kemajuan teknologi informasi, semakin banyak dan semakin mudah pesan dan informasi kita peroleh. Mau tidak mau, kini manusia diterpa banyak informasi dari berbagai penjuru. Dan, itulah yang membuat kita semakin selektif dalam memilih informasi. Kita bisa saja mengabaikan pesan atau informasi yang kita anggap tidak penting, misalnya iklan yang bertebaran di media sosial, atau mungkin unggahan teman yang tidak menarik bagi kita. Jika Anda seorang pengaruh atau aktivis, tentu masalah ini menjadi penting. Mengingat, Anda membutuhkan audiens untuk bekerja. Lalu, bagaimana caranya agar pesan atau informasi itu menjadi menarik bagi audiens kita? Salah satu caranya adalah dengan mendongeng. Bercerita menjadi salah satu teknik penyampaian informasi yang mampu mempengaruhi publik. Brownyn Fryer dalam artikelnya yang berjudul, Mendongeng yang menggerakkan orang…

Jangan Tutupi Bumi yang Luas dengan Daun yang Kecil, Jadilah Manusia Literat – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Jangan Tutupi Bumi yang Luas dengan Daun yang Kecil, Jadilah Manusia Literat – Humaniora

[ad_1] Jangan tutupi bumi yang luas dengan daun yang kecil.  Seperti kasus korupsi yang menjerat Bupati Probolinggo dan suaminya. Ada lagi Bupati Banjarnegara, Mantan Mensos yang korupsi bansos, dan baru-baru ini Pak Alex Noerdin saat dinyatakan sebagai tersangka kemarin. Sebelumnya, entah sudah berapa banyak pejabat atau politisi yang dibekuk OTT KPK. Kenapa mereka korupsi, apa mereka tidak punya cukup uang? Itulah yang disebut “daun yang kecil menutupi bumi yang luas”. Kurang bersyukur atas nikmat karunia dan anugerah yang Allah SWT berikan. Terlalu nafsu atas kekuasaan. Terjebak pada gaya hidup dan nafsu kesenangan sesaat di dunia. Salah menggunakan amanah rakyat. Bukan menyejahterakan malah menyesatkan. Manusia yang lupa bersyukur dan lupa arti hidup di duia untuk ke akhirat. Bumi yang luas ditutup daun yang kecil. Manusia sering lupa. Bahwa bumi itu luas, daun itu kecil. Anugerah Allah itu tidak terbatas. Rezeki Allah pasti ada untuk setiap hamba-Nya.  Setiap makhluk sudah punya jatah masing-masing….

Petaka di Desa Wonopati – Part 1: Pembunuhan – Fiksi
INDONESIAN CHANNEL  

Petaka di Desa Wonopati – Part 1: Pembunuhan – Fiksi

[ad_1] Revolusi tidak pernah tebang pilih dalam memilih korban untuk ditumpahkan darahnya. Membalas kematian dengan kematian adalah suatu hal yang wajib. Pembunuhan para petinggi militer oleh Kelompok Merah di Jakarta, ternyata membawa dampak pembalasan yang meluas di seluruh pelosok negeri, tidak terkecuali di Desa Wonopati. Setiap orang yang dianggap simpatisan atau anggota Kelompok Merah akan diburu, disiksa, lalu dibunuh. Banyak warga yang diwajibkan untuk menjadi sukarelawan dengan dalih bagian dari tugas negara dan agama. Walhasil, kekacauan terjadi di mana-mana dan tidak dapat dihindarkan. Pembantaian membabi-buta di seluruh pelosok negeri. Orang yang sudah dicap sebagai simpatisan atau anggota dari Kelompok Merah, maka sudah tamat riwayatnya. Mereka semua akan dibantai, tanpa diperiksa kebenarannya terlebih dulu. Apabila ada orang yang berusaha membela mereka yang diduga simpatisan atau anggota dari Kelompok Merah, maka itu sama saja dengan menggali liang kuburnya sendiri, sehingga banyak orang yang memilih untuk bungkam. Korban terus berjatuhan tiap malamnya. Mayat-mayat dikubur…

Ngaji dan Kaji dalam Kajian Budaya Jawa – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Ngaji dan Kaji dalam Kajian Budaya Jawa – Analisis

[ad_1] Oleh: M. Nur Kholis Al Amin Entah mengapa, terlahir sebagai orang Jawa, bagiku begitu mengasikkan. Ya, walaupun tidak seutuhnya mengerti dan paham akan sejuta khazanah kekayaan budaya yang telah ada dan berkembang. Dan bisa dibilang, sebagian banyak khazanah budaya tersebut semakin menghilang karena terkikis arus perkembangan zaman serta antusiasme sebagian masyarakat yang progresif untuk berubah ke arah yang –kata orang– lebih modern dan gaul. Bagaimana tidak, budaya mengatakan Halo dengan Barat, turun dari sepeda ketika dihadapkan dengan orang-orang yang sepuh saat di jalan sempit, budaya “piring terbang” saat acara jamuan (yang di dalamnya penuh dengan makna; sopan santun, pengertian, ngajeni), kini telah hampir punah.Budaya-budaya yang lainnya pun, yang mengajarkan tepo seliro–ya, meski tidak disebutkan dalam kitab suci-belum, tidak terlepas dari nilai-nilai dasar Islam, bahkan Islam, buaangetzzz.Kok bisa? Ya bisa lah, kan Islam itu nilai utamanya di tauhid (monoteisme), keadilan, persamaan dan Moral kan? Bahkan dalam suatu redaksi hadis (kalau gak…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.