Taman Bacaan Bermasalah, Begini 4 Cara Mengatasinya – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Taman Bacaan Bermasalah, Begini 4 Cara Mengatasinya – Peristiwa

[ad_1] Alhamdulillah ya Allah, Kok semuanya jadi begitu mudah. Gampang dan selalu saja banyak yang bantu. Saya dan TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor sangat pantas bersyukur. Taman bacaan ini, jujur saja, lokasinya tergolong jauh dari Jakarta. Minimal 75km atau butuh waktu 2 jam perjalanan. Selain macet dan melelahkan, terus apa yang mau diharapkan di taman bacaan ini? Rasa lapar, keluar biaya bahkan capek. Tidak ada untungnya ke taman bacaan ini, begitu mungkin kata sebagian orang. Memang begitu faktanya. Tapi memang sudah jalannya. Apapun dan siapapun itu sudah ada jalannya. Mau sekuat tenaga berjuang pun, bila sudah semsetinya ya pasti berjalan. Seperti di TBM Lentera Pustaka. Biar jauh dan sepi dari keramaian ocehan orang, selalu saja ada orang-orang baik yang datang dan berkunjung ke taman bacaan. Entah berakti sosial, berdonasi buku, bikin CSR atau jadi relawan. Tiap hari Minggu misalnya, pasti saja ada tamu, ada relawan yang membantu atau…

Dukung Gerakan Literasi, Kaum Profesional Asuransi Jiwa Donasi ke Taman Bacaan Lentera Pustaka – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Dukung Gerakan Literasi, Kaum Profesional Asuransi Jiwa Donasi ke Taman Bacaan Lentera Pustaka – Peristiwa

[ad_1] Bertajuk “Peduli Sosial dan Motivasi untuk Anak Taman Bacaan”, Komunitas Profesional Asuransi Jiwa hari ini menggelar bakti sosial di TBM Lentera Pustaka kaki Gunung Salak Bogor (21/09/2021). Komunitas profesional terdiri dari Penny Djatnika, Anny, Ina, Shinta, dan Mizardi berkunjung ke taman bacaan dan menyumbangkan 1) tas sekolah anak, 2) permainan anak, 3) buku dan alat, dan 4) donasi buku bacaan, di samping memberikan makan siang kepada 30 anak pembaca aktif. “Kegiatan ini kami lakukan sebagai kepedulian terhadap anak-anak taman bacaan. Karena hari ini sudah jarang anak yang mau membaca buku. Kami senang dapat berkunjung dan membantu TBM Lentera Pustaka. Di samping jadi bagian tanggung jawab sosial kami sebagai profesional. Semoga tas, buku dan permainan anak ini berguna untuk anak-anak di sini” ujar Penny Djatnika didampingi Anny dan Mizardi saat menyapa anak-anak di taman bacaan siang ini. Dalam diskusinya, Komunitas Profesional Asuransi Jiwa yang datang dari Jakarta ini bertekad untuk mendukung…

Direktorat PMPK Kemdikbud RI Dukung Taman Bacaan Berantas Buta Aksara via Kampung Literasi – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Direktorat PMPK Kemdikbud RI Dukung Taman Bacaan Berantas Buta Aksara via Kampung Literasi – Humaniora

[ad_1] Tidak ada satupun manusia yang ingin terlahir dalam keadaan buta aksara. Tidak bisa membaca dan menulis. Maka tekad memberantas buta aksara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Tapi kontribusi masyarakat pun diperlukan. Agar kaum buta aksara yang masih tersisa, sebesar 1,78% dari jumlah penduduk Indonesia dapat dituntaskan. Atas dasar itu, program Kampung Literasi Sukaluyu tahun 2021 yang dijalankan TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung salak Bogor bertekad untuk menuntaskan berantas buta aksara di kalangan ibu-ibu. Hal ini ditegaskan Syarifudin Yunus, Kepala Program TBM Lentera Pustaka saat sosialisasi relawan peningkatan literasi baca-tulis GErakan BERantas BUta aksaRA (GEBERBURA) di Bogor (20/09/2021). Melalui program Kampung Literasi Sukaluyu yang diinisiasi Direktorat PMPK Kemdikbud RI dan Forum TBM ini dicanangkan ketuntasan melek huruf untuk satu tahun ke depan, di samping program pemberdayaan ekonomi di kalangan kaum ibu. Dalam kesempatan ini, TBM Lentera Pustaka pun memperkenalkan tiga relawan baru yang akan mengajar kaum buta aksara. Patut…

Saat Gaya Hidup Jadi Pilihan Banyak Orang, Taman Bacaan Justru Jadi Jalan Hidup – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Saat Gaya Hidup Jadi Pilihan Banyak Orang, Taman Bacaan Justru Jadi Jalan Hidup – Humaniora

[ad_1] Faktanya hari ini, banyak orang berlomba dalam gaya hidup. Tapi di saat yang lama, mereka merupakan jalan hidup. Memilih gaya hidup lalu melupakan jaan hidup. Bergaya dalam hidup bukan berjalan untuk hidup. Mungkin banyak yang lupa. Gaya hidup itu pola seseorang dalam mengekspresikan hidup sehari-hari. Bisa berupa aktivitas, minat, dan opininya. Semua gaya hidup itu tentang soal mengelola waktu dan uang. Hingga berujung pada perilaku dan pola konsumsi seseorang. Siapa pun yang memburu dunia semata, di situlah ada gaya hidup. Waktu dari pagi-pagi buta hingga larut malam hanya untuk mengejar uang. Bahkan mengejar pangkat jabatan, popularitas, status, dan kesenangan. Berkobar deras untuk diri sendiri. Berbeda dengan jalan hidup. Karena jalan hidup soal menentukan sikap dalam kehidupan. Soal keberpihakan terhadap jalan kehidupan. Mau jalan yang benar atau yang salah, Jalan hidup kebaikan atau keburukan. Menjadikan hidup yang bermanfaat atau tidak bermanfaat. Waktu dan uang yang dipakai untuk apa? Maslahat atau mudarat….

Senja di Taman Baca, Geliat Energi Anak-anak yang Membaca – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Senja di Taman Baca, Geliat Energi Anak-anak yang Membaca – Humaniora

[ad_1] Banyak orang melewati senja tanpa makna. Saling melihat tapi tak saling terikat. Saling menatap namun tak saling menetap. Senja yang sebatas senja. Senja yang berlalu melepas siang. Lalu memasuki gelapnya malam. Senja orang-orang biasa. Tapi senja jadi begitu berbeda. Saat anak-anak berlarian dari rumah menuju taman bacaan. Senja yang menemani mereka untuk membaca buku. Sekalipun di bawah sengatan matahari.  Senja yang sudi berbagi cerita. Tentang anak-anak kampung di kaki Gunung Salak. Selalu membaca ditemani senja. Senja di taman baca. Senja di taman baca. Senja yang dilalui namun selalu membawa anak-anak kembali ke dunianya. Bermain sambil membaca buku. Bercerita tentang isi bacaan. Senja yang menemani para ibu mengantar dan menunggui anak-anaknya di taman baca. Senja dan taman baca, seperti tidak lagi berjarak. Energi giat membaca ada di senja hari. Di taman bacaan masyarakat Lentera Pustaka. Semangat membaca yang tidak pernah pudar. Tiap Rabu, Jumat dan Minggu, 150-an anak-anak berlalu-lalang di sekitar…

Tak Berkategori  

Sangat Langka, Penghargaan Pihak Swasta ke Pegiat Literasi Taman Bacaan – Peristiwa

[ad_1] Apresiasi dan penghargaan kepada pegiat literasi atau aktivis taman bacaan di Indonesia boleh jadi barang langka. Bahkan hamper tidak ada, selain penghargaan secara rutin yang digelar instansi pemerintah sepertii Perpusnas Ri atau Kemdikbud RI. Tapi tahun 2021 ini, angin segar pun berhembus ke taman bacaan. Alhamdulillah, ajang penghargaan “31 Guardian Wonderful People tahun 2021” dari Guardian Indonesia memilih Syarifudin Yunus, pegiat literais dan pendiri TBM Lentera Pustaka sebagai salah satu penerima dari 31 penerima Wonderful People. Selain atlet olimpiade, tenaga media,pegiat lingkungan, siswa berprestasi, animal rescuer, guru dan sebagainya. Kali ini ada kategori pegiat literasi dan pendiri taman bacaan. Sungguh patut diapresiasi. Penghargaan bertajuk “Guardian 31 Wondeful People”. Apresasi ini diberikan kepada 31 orang yang dianggap luar biasa dalam memberi inspirasi dan kontribusi nyata kepada masyarakat Indonesia. Setelah melalui seleksi dan otoritas penuh panitia, Pendiri TBM Lentera Pustaka Bogor dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan “”Guardian 31 Wonderful People” yang…

Praktik Baik, Spirit yang Diusung Taman Bacaan di Indonesia – Analisa
INDONESIAN CHANNEL  

Praktik Baik, Spirit yang Diusung Taman Bacaan di Indonesia – Analisa

[ad_1] Ada satu hal yang banyak orang tidak tahu, bahwa di taman bacaan, di mana pun, isinya adalah praktik baik. Bukan omongan baik apalagi niat baik. Itu berarti, taman bacaan isinya perbuatan baik. Bukan teori baik yang tidak diimplementasikan. Membaca itu praktik baik. Menyediakan akses buku bacaan di daerah yang angka putus sekolahnya tinggi pun praktik baik. Bahkan memberantas kaum buta huruf di taman bacaan juga praktik baik. Di masa pandemi Covid-19. Hanya praktik baik yan bisa jadi solusi. Belajar daring atau luring tidak akan berarti tanpa praktik baik. Karena belajar bukan terori melulu. Apalagi hanya ceramah tanpa contoh yang bisa diteladani. Taman bacaan dan belajar di sekolah seharusnya berbasis “praktik baik”. Karena praktik baik terbukti efektif untuk mengubah cara berpikir dan perilaku seseorang. Saat saya ditanya, apa itu literasi? Maka saya menjawab, literasi adalah praktik baik. Sebuah ikhtiar untuk memahami realitas kehidupan. Orang yang literat itu mampu bersahabat dengan realitas….

Kiprah Bripka Sugeng Menggerakkan Taman Bacaan di Surabaya – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Kiprah Bripka Sugeng Menggerakkan Taman Bacaan di Surabaya – Peristiwa

[ad_1] Gemuruh suara anak-anak terdengar ramai sore hari di Gang Tembok Lor III, Kampung Tembok, Kelurahan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur. Riuh suara anak-anak itu bukan sedang berada di wahana bermain atau mall mewah. Mereka di Taman Baca Tembok Lor III. Di Taman Baca Tembok Lor III, canda anak-anak itu tetap membuncah. Ada yang saling sembunyikan buku kawannya, yang usil ketika sahabatnya serius membaca, yang bermain tebak-tebakan pengetahuan dan lainnya. Sore hari itu menjadi kemilau cahaya melihat semangat anak-anak membaca serta bermain. Taman Baca Tembok Lor III seperti istana megah sebab tak menjadi ruang hampa Taman Baca Tembok Lor III jadi arena yang mengasyikkan. Buku-buku yang terlonggok di taman baca menjadi sahabat anak-anak di sana. Bergeliatanya suasana edukasi di Taman Baca Tembok Lor III tecipta berkat kerja tulus Bripka Sugeng, seorang Abdi Bhayangkara yang bertugas di Polsek Bubutan. Ia yang menginisiasi terwujudnya Taman Baca Tembok Lor III. Niat tulus Pak Sugeng ingin…

Filosofi Mendoan di Taman Bacaan, Jangan Pintar Menghakimi Orang Lain Tapi Bodoh Menilai Diri Sendiri – Analisa
INDONESIAN CHANNEL  

Filosofi Mendoan di Taman Bacaan, Jangan Pintar Menghakimi Orang Lain Tapi Bodoh Menilai Diri Sendiri – Analisa

[ad_1] Siapa yang tidak kenal tempe mendoan? Ada yang doyan banget. Mungkin ada pula yang tidak doyan. Mendoan, panganan khas dari Purwokerto dan sekitarnya. Terbuat dari tempe dan paling pas untuk menemani kopi atau teh. Apalagi ditambah obrolan ringan tentang taman bacaan. Nikmatnya boleh dibilang tiada tara. Makin ciamik saat tempe mendoan dikunyah bareng sambal kecap atau cabe rawit.   Dari prosesnya, mendoan berarti tempe yang dimasak dengan tepung dalam keadaan setengah matang. Apalagi baru digoreng, makannya pun terasa panas-panas sedap. Kenapa setengah matang? Sederhananya, dapat diartikan “selalu berjiwa muda”. Setengah matang kan berarti “siap untuk matang”. Sebagai sinyal, akan pentingnya selalu bersemangat dalam melakukan apapun. Selalu bergairah dan penuh energi dalam melakukan pekerjaan. Sehingga nantinya, dapat memberikan manfaat untuk orang lain. Karya yang dapat dinikmati untuk diri sendiri maupun orang lain.   Dari struktur kata ‘mendho,’ adalah ungkapan yang berarti “di antara kata mendhak (ke bawah) dan mendhuwur (ke atas)”….

Mengukir Prestasi di Taman Bacaan, Kenapa Tidak? – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Mengukir Prestasi di Taman Bacaan, Kenapa Tidak? – Peristiwa

[ad_1] Prestasi apapun selalu jadi dambaan banyak orang. Bila mau jujur, dari semua yang dilakukan manusia, intinya berujung pada prestasi. Tercapainya hasil yang diinginkan atas ikhtiar atau usaha yang dilakukan seseorang. Prestasi adalah penghargaan atas apa yang telah dikerjakan. Sebagai contoh, saat saya masih jadi karyawan. Momen pertama kali saya bisa meraih prestasi berskala Asia. Sebagai Bintang Keunggulan tahun 2003, sebuah perusahaan asuransi jiwa internasional, 18 tahun lalu. Sekaligus jadi pengalaman ke luar negeri kali ke-2. Semuanya gratis, diberi jalan-jalan, menginap di hotel berbintang 5 di Hongkong. Prestasi bagi siapa pun, bukanlah hal yang kebetulan. Bukan pula impian yang tida pernah jadi kenyataan. Maka apapun prestasi yang ingin diraih, pasti butuh kerja keras dan diapresiasi orang lain. Bukan diri sendiri yang bilang bagus atau baik. Dan prestasi, pasti dimulai dari satu gagasan kecil dan dirasakan hasilnya untuk kemajuan atau kebaikan lingkungannya. Jalan suatu prestasi itu dimulai dari keputusan untuk mencoba dan…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.