[ad_1] Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mengalami kelainan/penyimpangan dari kondisi rata-rata anak normal baik secara fisik, mental, intelektual, sosial dan emosional. Di masa pandemi ini, anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu kelompok yang rentan tertular Covid-19. Sebagai salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19 pada anak berkebutuhan khusus, program bina diri dapat dilaksanakan untuk melatih anak merawat diri, mengurus diri, serta menolong diri agar mereka dapat secara mandiri melakukan upaya pencegahan Covid-19. Pelaksanaan program bina diri dilakukan oleh tenaga pendidik dengan kolaborasi bersama keluarga peserta didik untuk membiasakan anak melakukan kegiatan merawat diri dan menolong diri secara mandiri maupun dengan bantuan. Menurut Emil Kurniawan (2012) ruang lingkup program bina diri meliputi komponen merawat diri, mengurus diri menolong diri berkomunikasi, dan adaptasi. Komponen merawat diri meliputi kemampuan makan, minum dan kebersihan. Komponen mengurus diri meliputi kemampuan berpakaian dan berhias. Komponen menolong diri meliputi kemampuan menjaga keselamatan dan mengatasi bahaya. Komponen berkomunikasi meliputi…
Nasib Pendidikan Anak di Sekolah Kecil, Siapa Bisa Menyelematkan? – Peristiwa
[ad_1] LANGKAH mundur diambil pemerintah menyusul keluarnya Peraturan Menteri Kebudayaan (Permendikbud) 6/2021 tentang Petunjuk Teknis Dana BOS. Nasib sekolah/madrasah kecil semakin terjepit, pasca dkeluarkannya Permendukbud ini. Apa dampaknya? Dalam Permendikbud 6/2021 pasal 3 ayat (2), disebutkan bahwa bantuan BOS ditiadakan untuk satuan pendidikan dengan jumlah peserta didik kurang dari 60 siswa. Faktanya, jumlah lembaga sekolah/madrasah dengan rombel kecil tak lebih dari 60 siswa masih cukup banyak. Ini mayoritas dialami sekolah/madrasah swasta, namun ada juga sebagian sekolah negeri. Kebijakan yang dikeluarkan Mendikbud Ristek ini pun memantik protes keras dari legislatif. Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar misalnya, bahkan tegas meminta pembatalan Permendikbud 6/2021. Dalam keterangannya yang dikutip media, ia menyebut selama ini banyak sekolah di daerah miskin dan pinggiran bertahan mengandalkan sepenuhnya dana BOS. Muhaimin lalu mencontohkan, di lingkup LP Ma’arif NU, ada sekitar 20.136 sekolah juga madrasah di seluruh wilayah Indonesia. Dan, beberapa diantaranya jumlah siswanya tak mencapai 60. Dalam forum…
