[ad_1] Adalah Mochamad Aryo Faridh Zidni, pria bersahabat dengan kacamata yang selalu melekat itu menjadi pendongeng senior di tanah air. Namanya sudah tak asing lagi di dunia perdongengan se-Nusantara bahkan hingga mancanegara. Ariyo aktif memperkenalkan dongeng kepada generasi muda, melakukan pelatihan dan mendirikan organisasi dongeng. Dari mulai skala nasional hingga internasional. 10 tahun silam, Ariyo yang sudah jatuh hati pada dunia dongeng mendirikan sebuah komunitas ‘Ayo Dongeng Indonesia’. Tujuannya mengkampanyekan kebiasaan dan melestarikan budaya mendongeng di masyarakat agar tak termakan zaman. Tak hanya itu lho, Ariyo kemudian mengajak para sahabatnya untuk ikut mendirikan komunitas dengan nama yang beragam, sesuai daerah, seperti Jogja, Bandung dan lain sebagainya. Tujuannya, agar ada semangat merawat komunitas dengan baik. Terus, ngapain aja komunitasnya? Ayo Dongeng Indonesia memiliki dua program rutin, yakni ‘Dongeng Kejutan’ yang digelar tiap bulan dan program tahunan bernama ‘Festival Dongeng Internasional’. “Untuk ‘Dongeng Kejutan’, kami bikin dongeng di public space dan gratis, jadi…
Negeri ini Butuh Negarawan, Bukan Politikus – Analisis
[ad_1] Kamis sore (23/9/2021), begitu pengemudi ojek online yang saya tumpangi menginjak pedal gas, dia langsung membuka percakapan. Setelah bertanya arah tujuan saya sesuai pesanan diaplikasi, sang pengemudi pun bicara tentang corona yang kebijakan penanganannya cukup membuat dia menderita. Di tambah biaya test corona yang mahal. Siapa yang akhirnya mengeruk keuntungan dari pandemi corona ini? Rakyat hanya jadi korban. Dan, kita bisa apa? Sungut sang pengemudi dengan bahasa tubuh yang pasrah. Belum puas mengeluarkan uneg-unegnya, dia pun melanjutkan dan bilang. Inilah akibatnya bila di negeri ini sudah tak ada lagi negarawan. Adanya politikus. Tikus kan hama, mengapa malah mereka yang menguasai negara? Maka, pantas saja semua kekayaan bangsa ini terus diambil oleh mereka dengan berbagai cara. Hama malah dipelihara, dijaga, dipuja-puja. Masih dengan antusias, sang pengemudi pun menambahkan bahwa, sekarang BPJS Kesehatan juga lagi diotak-atik lagi oleh para politikus, yang hama itu. Rakyat lagi yang akan dibikin susah, pakai iuran dibikin…
