[ad_1] Siapa yang menduga, taman bacaan masyarakat (TBM) dapat berkiprah nyata untuk masyarakat. Seperti TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak, satu-satunya TBM dari Bogor yang terpilih sebagai penyelenggara program Kampung Literasi tahun 2021 dari Kemendibudristek RI dan Forum TBM. Hal ini sekaligus menjadi apresiasi terhadap aktivitas TBM Lentera Pustaka dalam mewujudkan giat membaca berbasis kawasan dan inklusi sosial di Desa Sukaluyu Kec. Tamansari Kabupaten Bogor. Terpilihnya TBM Lentera Pustaka dari Bogor ini bisa jadi momen untuk menegakkan gerakan literasi bagi masyarakat Bogor. Setelah melalui seleksi administrasi dan pembekalan, TBM Lentera Pustaka merupakan 1 dari 30 TBM di Indonesia yang terpilih dalam program “Kampung Literasi” tahun 2021. Untuk memelopori kegiatan peningkatakan kegemaran membaca dan keaksaraan secara lebih masif. Berbekal nama “Kampung Literasi Sukaluyu”, TBM Lentera Pustaka nantinya akan menjalankan kegiatan literasi seperti: 1) Pembuatan 3 Pojok Baca, 2) Lomba Literasi, 3) Launching & Bedah Buku, 4) Pentas Seni Festival Literasi Gunung…
Literasi
Dukung Gerakan Literasi, Kaum Profesional Asuransi Jiwa Donasi ke Taman Bacaan Lentera Pustaka – Peristiwa
[ad_1] Bertajuk “Peduli Sosial dan Motivasi untuk Anak Taman Bacaan”, Komunitas Profesional Asuransi Jiwa hari ini menggelar bakti sosial di TBM Lentera Pustaka kaki Gunung Salak Bogor (21/09/2021). Komunitas profesional terdiri dari Penny Djatnika, Anny, Ina, Shinta, dan Mizardi berkunjung ke taman bacaan dan menyumbangkan 1) tas sekolah anak, 2) permainan anak, 3) buku dan alat, dan 4) donasi buku bacaan, di samping memberikan makan siang kepada 30 anak pembaca aktif. “Kegiatan ini kami lakukan sebagai kepedulian terhadap anak-anak taman bacaan. Karena hari ini sudah jarang anak yang mau membaca buku. Kami senang dapat berkunjung dan membantu TBM Lentera Pustaka. Di samping jadi bagian tanggung jawab sosial kami sebagai profesional. Semoga tas, buku dan permainan anak ini berguna untuk anak-anak di sini” ujar Penny Djatnika didampingi Anny dan Mizardi saat menyapa anak-anak di taman bacaan siang ini. Dalam diskusinya, Komunitas Profesional Asuransi Jiwa yang datang dari Jakarta ini bertekad untuk mendukung…
Direktorat PMPK Kemdikbud RI Dukung Taman Bacaan Berantas Buta Aksara via Kampung Literasi – Humaniora
[ad_1] Tidak ada satupun manusia yang ingin terlahir dalam keadaan buta aksara. Tidak bisa membaca dan menulis. Maka tekad memberantas buta aksara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Tapi kontribusi masyarakat pun diperlukan. Agar kaum buta aksara yang masih tersisa, sebesar 1,78% dari jumlah penduduk Indonesia dapat dituntaskan. Atas dasar itu, program Kampung Literasi Sukaluyu tahun 2021 yang dijalankan TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung salak Bogor bertekad untuk menuntaskan berantas buta aksara di kalangan ibu-ibu. Hal ini ditegaskan Syarifudin Yunus, Kepala Program TBM Lentera Pustaka saat sosialisasi relawan peningkatan literasi baca-tulis GErakan BERantas BUta aksaRA (GEBERBURA) di Bogor (20/09/2021). Melalui program Kampung Literasi Sukaluyu yang diinisiasi Direktorat PMPK Kemdikbud RI dan Forum TBM ini dicanangkan ketuntasan melek huruf untuk satu tahun ke depan, di samping program pemberdayaan ekonomi di kalangan kaum ibu. Dalam kesempatan ini, TBM Lentera Pustaka pun memperkenalkan tiga relawan baru yang akan mengajar kaum buta aksara. Patut…
Bangkitkan Semangat Membaca, Kampung Literasi Sukaluyu Gelar Workshop Puisi Anak – Peristiwa
[ad_1] Sebagai upaya menggelorakan semangat membaca buku di kalangan anak-anak, Kampung Literasi Sukaluyu menggelar “Workshop Puisi Gerakan Literasi 2021” di TBM Lentera Pustaka Bogor (19/09.2021). Diikuti 80 anak pembaca aktif taman bacan dari 3 desa (Sukaluyu, Tamansari, Sukajaya), workshop puisi menjadi ajang pembuka lomba baca puisi bermusik anak-anak sebagai rangkaian program kampung literasi. Workhsop puisi bertujuan untuk membangun kesadaran literasi budaya kewargaan, di samping menjadi sarana ekspresi dan kreativitas seni budaya anak-anak kampung. Puisi pun dinilai mampu menjadi media pembentukan karaktera anak, baik secara religius, sosial humaniora, maupun edukatif. Workshop disampaikan langsung oleh Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka yag sekalius pegiat literasi. Selain memberikan edukasi tentang ada dan bagaimana puisi, Syarif juga membacakan tiga buah puisi karya KH. A. Musthofa Bisri berjudul Kalau Kau Sibuk Kalau Kau Sempat, Orang kecil Orang Besar, dan Ibu. (Simak: https://www.youtube.com/watch?v=q0xYCSkX-As) Dalam penjelasannya, Syarif menyatakan semangat membaca buku dan gerakan literasi di kalangan anak-anak harus…
Sangat Langka, Penghargaan Pihak Swasta ke Pegiat Literasi Taman Bacaan – Peristiwa
[ad_1] Apresiasi dan penghargaan kepada pegiat literasi atau aktivis taman bacaan di Indonesia boleh jadi barang langka. Bahkan hamper tidak ada, selain penghargaan secara rutin yang digelar instansi pemerintah sepertii Perpusnas Ri atau Kemdikbud RI. Tapi tahun 2021 ini, angin segar pun berhembus ke taman bacaan. Alhamdulillah, ajang penghargaan “31 Guardian Wonderful People tahun 2021” dari Guardian Indonesia memilih Syarifudin Yunus, pegiat literais dan pendiri TBM Lentera Pustaka sebagai salah satu penerima dari 31 penerima Wonderful People. Selain atlet olimpiade, tenaga media,pegiat lingkungan, siswa berprestasi, animal rescuer, guru dan sebagainya. Kali ini ada kategori pegiat literasi dan pendiri taman bacaan. Sungguh patut diapresiasi. Penghargaan bertajuk “Guardian 31 Wondeful People”. Apresasi ini diberikan kepada 31 orang yang dianggap luar biasa dalam memberi inspirasi dan kontribusi nyata kepada masyarakat Indonesia. Setelah melalui seleksi dan otoritas penuh panitia, Pendiri TBM Lentera Pustaka Bogor dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan “”Guardian 31 Wonderful People” yang…
Literasi dan Taman Bacaan yang Terpinggirkan, Catatan Hari Aksara Internasional – Peristiwa
[ad_1] Katanya, orang Indonesia malas baca tapi cerewet di media sosial. Meski minat baca buku rendah tapi menurut WeareSocial (2017) mengungkap orang Indonesia mampu menatap layar gawai 9 jam sehari. Tidak heran, cerewet-nya orang Indonesia di medsos juara ke-5 di dunia. Apalagi Jakarta mampu mengalahkan Tokyo dan New York. Sementara tiap tahun, Hari Aksara Internasional pada 8 September selalu dirayakan. Tentu dengan berbagai cara. Sebagai momentum untuk mengingatkan pentingnya literasi dan memajukan agenda keaksaraan. Untuk mewujudkan masyarakat yang literat. Apa bisa? Sementara faktanya UNESCO menyebutkan Indonesia berada di uurutan kedua dari bawah soal literasi dunia. Akibat minat baca-nya sangat rendah atau sangat memprihatinkan. Hanya 0,001% atau hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang rajin membaca. Lain lagi, riset World’s Most Literate Nations Ranked (2016) menyatakan Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca, persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Sementara diskursus tentang literasi dan agendanya…
Penguatan Literasi Digital Ibu-Ibu Pengajian Ala KKN Unej – Peristiwa
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 26 Agustus 2021 1 jam lalu Peristiwa Berita Utama Mahasiswi KKN BTV 3 Universitas Jember mendampingi ibu-ibu pengajian di kampung halaman dalam penguatan literasi digital Dibaca : 17 kali Kegiatan KKN Kembali ke Desa (BTV) III Universitas Jember dilaksanakan di kampung halaman masing-masing mahasiswa karena adanya pandemi Covid-19. Pelaksanaan kegiatan KKN BTV 3 secara mandiri menuntut mahasiswa untuk mengobservasi masalah yang terjadi di lingkungannya untuk membuat program pengabdian yang dapat mengatasi masalah tersebut. Saya Meiunike Indah Mustafa selaku penulis yang merupakan salah satu mahasiswa peserta KKN BTV 3 melaksanakan kegiatan KKN di Desa Prajekan Kidul, Bondowoso. Saya tergabung dalam kelompok 14 dengan dosen pembimbing lapangan (DPL) yaitu dr. Yudha Nurdian, M.Kes. Pandemi mengakibatkan sekolah ditutup dan pembelajaran dilaksanakan dari rumah (daring). Namun masih banyak siswa yang kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran daring. Orang tua siswa pun kebingungan untuk membantu proses pembelajaran anaknya. Berdasarkan masalah tersebut, saya…
KKN Saat PPKM, Mahasiswa UNEJ Tingkatkan Literasi Sains Anak Melalui Eksperimen Sederhana di Rumah – Gaya Hidup
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 25 Agustus 2021 4 jam lalu Gaya Hidup Berita Utama Seorang mahasiswa KKN Back To Village 3 Kelompok 17 Universitas Jember (UNEJ), kenalkan program optimalisasi pembelajaran dan literasi sains anak. Kegiatan tersebut dilakukan pada siswa SMP kelas 7 yang berada di Dusun Nyanyat. RT 06. RW 02. Desa Bulurejo. Kecamatan Benjeng. Kabupaten Gresik. Kegiatan bertujuan untuk membantu peningkatan keterampilan, minat dan sikap rasa ingin tahu khususnya dibidang pendidikan sains. Dengan malakukan eksperimen, memberikan pengalaman anak dalam proses pembelajaran terhadap suatu media yang digunakan dengan cara melihat, mendengar, dan mengamati sebab akibat yang ditimbulkan. Dibaca : 62 kali Gresik – Seorang mahasiswa KKN Kembali ke Desa 3 Kelompok 17 Universitas Jember (UNEJ), Binuril Ma’rifah kenalkan program optimalisasi pembelajaran dan literasi sains anak. Kegiatan tersebut dilakukan pada siswa SMP kelas 7 yang berada di Dusun Nyanyat. RT 06. RW 02. Desa Bulurejo. Kecamatan Benjeng. Kabupaten Gresik. Berdasarkan Instruksi…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
