INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Sebagai perusahaan yang peduli dengan karyawannya serta selalu mendukung program pemerintah, PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) juga turut memberikan vaksinasi Covid-19 kepada karyawannya yang telah dimulai sejak Mei 2021. Kabar terbaru, karyawan IMIP yang divaksin kini telah mencapai 90 persen. Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja, yang pada hari Selasa (10/10) tengah mendampingi Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Rudy Sufahriadi dalam kunjungan kerja singkat di kawasan PT IMIP, mengatakan bahwa di akhir Oktober atau selambatnya di bulan November 2021 nanti, seluruh karyawannya yang berjumlah kurang lebih 44 ribu orang akan selesai divaksin. Lebih lanjut, Direktur Operasional PT IMIP tersebut menjelaskan bahwa selama proses vaksinasi kepada semua karyawannya, perusahaan tidak memiliki masalah yang berarti. Segala kebutuhan sudah disiapkan pihak manajemen. Dari mulai tim kesehatan, alat-alat kesehatan serta kemuduhan dari para karyawan IMIP yang telah memiliki kesadaran yang tinggi dalam melindungi diri dari penyebaran virus Covid-19. Hingga kini, tercatat sudah 39.7784 karyawan…

Saat Kawasan Industri Konsisten Bantu Kabupaten Morowali Hadapi Bersama Covid-19 – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Saat Kawasan Industri Konsisten Bantu Kabupaten Morowali Hadapi Bersama Covid-19 – Peristiwa

[ad_1] Meski tengah fokus membangun klaster baterai EV (kendaraan listrik) dalam rangka mendukung industri baterai Indonesia, PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) tidak melupakan pengabdiannya pada negara yang sedang berperang Covid-19. Setelah penyerahan ratusan ton oksigen, pembagian alat pelindung diri (APD), pendistribusian masker medis, sekaligus mengedukasi pentingnya pemakaian masker kepada masyarakat, kini PT IMIP kembali mendistribusikan bantuan alat kesehatan kepada pemerintah Kabupaten Morowali pada hari Jumat, (17/9) di Bungku. Bantuan alkes yang diberikan berupa alat medis respirasi oksigen yang menjadi kebutuhan vital pasien Covid-19. Alkes yang didistribusikan yakni konsentrat oksigen 5L BF-5A, konsentrat oksigen 10L ND-ZY10QW, aksesoris pelembab pernapasan, Troli HFNC, dan oksimeter pulsa ujung jari. Bantuan alat kesehatan yang diberikan IMIP diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan  Ashar M. Ma’ruf yang mewakili pemerintah Kabupaten Morowali. Semua bantuan alkes kemudian disimpan di gudang farmasi dan alat kesehatan milik pemerintah yang berlokasi di Bungku. Kadis Kesehatan Pemkab Morowali, Ashar M. Ma’ruf menyatakan…

Memilih Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pembangkit Listrik ala Kawasan Industri Morowali – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Memilih Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pembangkit Listrik ala Kawasan Industri Morowali – Peristiwa

[ad_1] Sebagai bahan bakar utama pembangkit tenaga listrik, batu bara menjadi kebutuhan primer kawasan industri. Namun, batu bara kini dinilai sudah tidak ramah lingkungan. Butuh sebuah energi baru terbarukan sebagai solusinya. Seperti yang tengah direncanakan salah satu pelaku industri Tanah Air, Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Peduli akan keberlangsungan kehidupan dan lingkungan sekitar, tenaga surya diyakini sebagai pengganti batu bara untuk pembangkit listrik. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diketahui akan berkapasitas 150 megawatt (MW) akan secara bertahap menggantikan batu bara sebagai sumber energi utama untuk kegiatan produksi di kawasan IMIP. Diungkap oleh CEO PT IMIP, Alexander Barus, untuk pembangunan PLTS, perusahaannya telah menyediakan lahan 150 hektar (ha) guna mewujudkan penyediaan listrik dari tenaga yang lebih ramah lingkungan. IMIP harus segera berbenah persoalan pembangkit listrik. Karena maklum saja, kawasan industri ini memiliki 3 klaster utama produksi yang sangat berperan dalam memenuhi kebutuhan industri negara hingga ekspor. Cluster pertama adalah cluster…

Kenapa Pengembangan Geothermal di Kawasan Gede-Pangrango Ditolak? – Viral
INDONESIAN CHANNEL  

Kenapa Pengembangan Geothermal di Kawasan Gede-Pangrango Ditolak? – Viral

[ad_1] Seiring dengan pelaksanaan FGD (Focus Group Discusion) ke-2 yang dihadiri oleh beberapa pemegang saham (pemerintah, akademisi, komunitas, media) muncul berbagai penolakan di kalangan masyarakat cianjur sekitar Gunung Gede-Pangrango. Walaupun tahapan pengembangan geothermal di kawasan Taman Nasional Gede-Pangrango (TNGGP) ini baru memasuki tahap sosialisasi dan kajian dari Balitbang Kementrian ESDM, tetapi masyarakat sudah mulai antusias untuk membahas dampak dari pengembangan Geothermal di kawasan TNGGP ini. Mereka membahas dampak positif maupun negatif. Walaupun tidak dipungkiri dampak positif dari upaya pemerintah dalam proses transisi energi berbasis fosil ke energi terbarukan sangatlah patut mendapat dukungan, akan tetapi perlu dipertimbangkan apakah pengembangan geothermal di dalam kawasan TNGGP harus dilakukan? Apakah pengembangan geothermal ini merupakan sumber enegi yang benar-benar bersih dan aman? Harus diingat area TNGGP merupakan kawasan konservasi dengan ekosistem yang masih asli sebagai penyangga kehidupan wilayah di sekitarnya. Dan yang harus di ingat dengan potensi flora dan fauna yang cukup besar, TNGGP ditetapkan sebagai…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.