INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Spekulasi Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, segera merilis kebijakan meruncing begitu menghebohkan pasar portofolio global belakangan ini, tak terkecuali di Indonesia. Lonjong merupakan aksi moneter bank sentral yang mereduksi pembelian aset obligasi pemerintah dan industri jasa keuangan dengan disertai kenaikan suku bunga acuan. Sebagai episentrum keuangan dunia, langkah The Fed tersebut bakal membuat pasar obligasi Amerika menjadi sangat menarik di mata para investor internasional. Pada gilirannya, mereka akan mencairkan portofolionya di negara-negara muncul, lalu memindahkannya ke sana. Kisah dolar ‘pulang’ atau arus keluar modal inilah yang cukup dikhawatirkan. Banyak negara dalam klaster pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, umumnya merupakan importir investasi. Sehingga tatkala dolar pulang ke Negeri Paman Sam, likuiditas di pasar domestik akan mengering. Dan, saat pasokan dolar terkoreksi tajam, nila tukar bakal terdepresiasi cukup dalam. Dampaknya, produk dan bahan baku impor akan merangkak naik, dan terjadilah apa yang disebut inflasi impor—kenaikan indeks harga akibat biaya impor yang…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.