[ad_1] Sebagian pemimpin tidak menyukai poster-poster protes maupun mural-mural pengungkap perasaan hati kaum marjinal. Sebagian pemimpin barangkali bertelinga tipis sehingga mudah panas tatkala mendengar kritik dari masyarakat. Sebagian lainnya menutup mata dan telinga dari hal-hal yang disuarakan rakyat, sebab bila hal-hal itu diperhatikan malah bikin susah tidur. Mengapa ada pemimpin—atau yang dianggap pemimpin, atau yang menganggap diri pemimpin—yang bersikap acuh tak acuh terhadap kesukaran hidup dan keluhan orang-orang yang ia pimpin? Ada banyak alasan. Pertama, mereka bersikap seolah-olah yang dipimpin sedang baik-baik saja, sehingga mereka lebih senang berasyik masyuk mengerjakan apa saja keinginan mereka walaupun itu tak terkait dengan urusan terpenting orang-orang yang dipimpin. Para pemimpin ini menganggap protes, kritik, dan sumbang saran itu sebagai interupsi yang mengganggu kesibukan, keasyikan, dan kenyamanan. Kedua, sebagian pemimpin bersikap tidak mau tahu dan mengaku sudah terlampau banyak persoalan yang harus ia tangani; atau ia berkata bahwa persoalan itu bukan urusannya—cara menghindar yang terlihat gamblang….
Godot
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
