Petaka di Desa Wonopati – Part 1: Pembunuhan – Fiksi
INDONESIAN CHANNEL  

Petaka di Desa Wonopati – Part 1: Pembunuhan – Fiksi

[ad_1] Revolusi tidak pernah tebang pilih dalam memilih korban untuk ditumpahkan darahnya. Membalas kematian dengan kematian adalah suatu hal yang wajib. Pembunuhan para petinggi militer oleh Kelompok Merah di Jakarta, ternyata membawa dampak pembalasan yang meluas di seluruh pelosok negeri, tidak terkecuali di Desa Wonopati. Setiap orang yang dianggap simpatisan atau anggota Kelompok Merah akan diburu, disiksa, lalu dibunuh. Banyak warga yang diwajibkan untuk menjadi sukarelawan dengan dalih bagian dari tugas negara dan agama. Walhasil, kekacauan terjadi di mana-mana dan tidak dapat dihindarkan. Pembantaian membabi-buta di seluruh pelosok negeri. Orang yang sudah dicap sebagai simpatisan atau anggota dari Kelompok Merah, maka sudah tamat riwayatnya. Mereka semua akan dibantai, tanpa diperiksa kebenarannya terlebih dulu. Apabila ada orang yang berusaha membela mereka yang diduga simpatisan atau anggota dari Kelompok Merah, maka itu sama saja dengan menggali liang kuburnya sendiri, sehingga banyak orang yang memilih untuk bungkam. Korban terus berjatuhan tiap malamnya. Mayat-mayat dikubur…

Mantra Penguasa – Fiksi – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Mantra Penguasa – Fiksi – www.indonesiana.id

[ad_1] Mantra Penguasa Bimsalabimmmm… siapkan nasi bungkus Buat lebih banyak janji kuasai media suap kpu kardus digembok lemahkan kpk amandemen uud 45 bimsalabimm… jadi presiden wakil rakyat menteri gubernur walikota bupati bimsalabimmmm…. jadi 3 periode bimsalabimm… pengusaha kaya kantor lelah Masa bodoh orang miskin… Hendi Kusuma Jakarta, 14 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Puisiku – Fiksi – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Puisiku – Fiksi – www.indonesiana.id

[ad_1] puisiku Kata itu adalah puisitanpa diksitidak ada ritmetidak diukur Kata itu adalah puisigejolak emosiekspresi empatiluapan afeksi Kata itu adalah puisibisa distorsidapat biassanggup problematis Kata itu adalah puisiarti kebijaksanaannilai bahasaarti gaya Kata itu adalah puisisuara hati menari… Hendi Kusuma SoetomoJakarta, 15 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Budi Pekerti yang Kurindui – Fiksi
INDONESIAN CHANNEL  

Budi Pekerti yang Kurindui – Fiksi

[ad_1] Oleh: MNK Al Amin Bersikaplah yang baik.Jangan kau tinggalkan kami.Kau mampu menyatukan beragam perbedaan.Tanpa mencela yang berbeda. Bersikaplah yang baik.Kini kau jauh karena dampak globalisasi?Ataukan “kami” yang sudah tidak mau peduli?Karena hanya mengutamakan ego dalam hati. Bersikaplah yang baik.Kini kau sangat kami rindukan.Tuk membentuk suatu peradaban.Yang selalu mengutamakan kebaikan dan keutamaan.Bukan perbedaan untuk permusuhan. Bersikaplah yang baik.Andai saja semua manusia.Entah itu kantor atau orang-orangnya.Miskin atau kaya.Publik atau ulama.Yang “mau” menginternalisasikan”mu” dalam diri pribadi mereka.Ku yakin, hidup ini akan penuh dengan doa dan kasih sayang. Cinta untuk orang lain.Pada manusia.Alam, hewan dan tumbuhan.Terjadilah siklus keseimbangan dalam kehidupan.Dan damailah hidup untuk menuju Tuhan. #Moderasi beragama itu penting. #saling memahami dan mau mengerti, itu juga penting. #dan merealisasikannya dalam sikap, itu buah manisnya beragama. [ad_2] Sumber Berita

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.