Mekanisme Cleansing dalam Investasi Reksa Dana Syariah – Urban
INDONESIAN CHANNEL  

Mekanisme Cleansing dalam Investasi Reksa Dana Syariah – Urban

[ad_1] Dalam investasi reksa dana syariah ada istilah cleansing atau pembersihan. Mekanisme cleansing inilah yang membedakan reksa dana syariah dengan reksa dana konvensional atau reksa dana pada umumnya. Istilah cleansing tentu saja terkait dengan istilah syariah yang melekat padanya. Cleansing tersebut tentu saja pembersihan dari pendapatan yang sifatnya tidak sesuai dengan prinsip syariah. Sebagai produk keuangan, kemungkinan masuknya pendapatan yang tidak syariah ke reksa dana yang notabene berlabel syariah tetap terbuka. Oleh sebab itu, cleansing ini benar-benar sangat dibutuhkan. Lantas apa saja yang harus dibersihkan supaya investasi reksa dana syariah itu benar-benar syariah? 1. Bunga Mengendap Saat investor membeli reksa dana, dana yang disetor ditampung di rekening Bank Kustodian karena belum ada bank syariah yang menjadi Bank Kustodian. Ini artinya karena dana yang disetor investor itu tidak ditarik langsung dan dipindahkan ke rekening utama alias dibiarkan mengendap untuk beberapa waktu hingga jumlahnya signifikan maka potensi bunga itu ada meskipun hanya kecil….

Penerapan Nilai-nilai Pancasila dalam Usaha Pertambangan – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Penerapan Nilai-nilai Pancasila dalam Usaha Pertambangan – Analisis

Judul tulisan ini memang mirip judul makalah serius untuk ujian akhir atau presentasi di penataran. Mungkin ada yang bertanya-tanya: apa hubungan nilai-nilai Pancasila dengan usaha pertambangan? Jauh amat?! Judul seperti makalah ini muncul karena dipantik oleh berita utama Koran Tempo edisi Selasa, 21 September 2021, ‘Tambang Ilegal di Sana-Sini’. Dari berita tajuk utama itu, yang terbayang adalah kegembiraan sebagian orang karena sukses mengeksploitasi lahan-lahan yang luas, mengirim batubara dengan puluhan truk dan rangkaian kereta ke kapal-kapal angkut, hingga rasa girang melihat cuan yang berderet-deret antri memasuki rekening. Terbayanglah pertanyaan: bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila ke dalam usaha pertambangan untuk meraih kesuksesan seperti itu? Apakah kegembiraan dan kegirangan serta kesejahteraan itu ikut dinikmati rakyat banyak sebagai manifestasi nilai-nilai kelima sila itu? Topik ini lebih membingungkan daripada, misalnya, memberi hormat pada bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan — yang pasti akan dilakukan oleh semua warga negara tanpa pertanyaan lebih lanjut. Pertanyaannya pasti berkembang, misalnya bagaimana…

Soal Pengorbanan dan Pengabdian dalam Film There Was A Father – Hiburan
INDONESIAN CHANNEL  

Soal Pengorbanan dan Pengabdian dalam Film There Was A Father – Hiburan

[ad_1] Ada Ayah menceritakan sebuah keluarga kecil tentang Shuhe Horikawa seorang ayah yang berjuangG untuk memberikan pendidikan terbaik untuk putranya yang bernama Ryohei. Shuhei ialah seorang guru matematika di Sekolah Menengah dan paling dihormati oleh semua muridnya. Kisah ini bermula ketika Shuhei mengajak para muridnya melakukan perjalanan sekolah ke beberapa tempat, ketika sedang beristirahat di sebuah rumah istirahat beberapa murid terlihat kabur pergi ke danau untuk menaiki perahu, padahal sebelumnya Shuhei sudah memberikan peringatan pada muridnya untuk tidak pergi ke danau. Hal yang tak diinginkanpun terjadi, salah satu murid yang menaiki perahu tenggelam dan sudah tak bisa diselamatkan. Shuhei menyalahkan dirinya sendiri atas kecelakaan tersebut dan merasa bersalah karena tidak bisa menjaga muridnya dengan baik, atas penyesalannya Shuhei berhenti dari pekerjaannya sebagai seorang guru. Ada Ayah merupakan salah satu film yang diproduksi ketika masa Perang Dunia II. Yasujiro Ozu penulis sekaligus suradara dalam film ini menulis naskah pertama kali pada tahun…

Tiga Hal Menarik dalam PPKM yang Diperpanjang – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Tiga Hal Menarik dalam PPKM yang Diperpanjang – Peristiwa

[ad_1] Pengumuman PPKM hari ini sudah selesai disampaikan oleh pemerintah. Ada beberapa kabar dan informasi terbaru untuk masyarakat. Pengumuman PPKM hari Senin (20/9/2021) disampaikan melalui konferensi pers secara virtual yang dihadiri Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Menkes Budi Gunadi Sadikin. Pemerintah mengungkapkan bahwa PPKM Jawa Bali diperpanjang sampai dua minggu kedepan. Luhut menyampaikan kabar baik terkait pandemi Corona di Indonesia. Angka reproduksi corona terus menunjukan penurunan. Hal ini bisa diartikan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah terkendali.  Luhut menyampaikan bahwa perubahan level PPKM menjadi 2 pekan sekali. Tetapi evaluasi PPKM tetap dilakukan setiap pekan. Pemerintah minta masyarakat tetap disiplin dalam menaati protokol kesehatan. “Dalam arahan yang diberikan Presiden dalam ratas hari ini diputuskan bahwa dengan melihat perkembangan yang ada maka perubahan PPKM level diberlakukan selama 2 minggu untuk Jawa-Bali namun evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat,” ucap Luhut Senin (20/9/2021) Berikut…

Storytelling dalam Membangun Awareness Aksi Kampanye dan Aktivisme – Urban
INDONESIAN CHANNEL  

Storytelling dalam Membangun Awareness Aksi Kampanye dan Aktivisme – Urban

[ad_1] Pernahkah Anda merasa bosan melihat slogan-slogan kampanye yang begitu-begitu saja? Atau mungkin Anda pernah mengalami kejadian di mana orang-orang tidak memedulikan pesan penting yang Anda unggah di media sosial? Beriringan dengan kemajuan teknologi informasi, semakin banyak dan semakin mudah pesan dan informasi kita peroleh. Mau tidak mau, kini manusia diterpa banyak informasi dari berbagai penjuru. Dan, itulah yang membuat kita semakin selektif dalam memilih informasi. Kita bisa saja mengabaikan pesan atau informasi yang kita anggap tidak penting, misalnya iklan yang bertebaran di media sosial, atau mungkin unggahan teman yang tidak menarik bagi kita. Jika Anda seorang pengaruh atau aktivis, tentu masalah ini menjadi penting. Mengingat, Anda membutuhkan audiens untuk bekerja. Lalu, bagaimana caranya agar pesan atau informasi itu menjadi menarik bagi audiens kita? Salah satu caranya adalah dengan mendongeng. Bercerita menjadi salah satu teknik penyampaian informasi yang mampu mempengaruhi publik. Brownyn Fryer dalam artikelnya yang berjudul, Mendongeng yang menggerakkan orang…

Ngaji dan Kaji dalam Kajian Budaya Jawa – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Ngaji dan Kaji dalam Kajian Budaya Jawa – Analisis

[ad_1] Oleh: M. Nur Kholis Al Amin Entah mengapa, terlahir sebagai orang Jawa, bagiku begitu mengasikkan. Ya, walaupun tidak seutuhnya mengerti dan paham akan sejuta khazanah kekayaan budaya yang telah ada dan berkembang. Dan bisa dibilang, sebagian banyak khazanah budaya tersebut semakin menghilang karena terkikis arus perkembangan zaman serta antusiasme sebagian masyarakat yang progresif untuk berubah ke arah yang –kata orang– lebih modern dan gaul. Bagaimana tidak, budaya mengatakan Halo dengan Barat, turun dari sepeda ketika dihadapkan dengan orang-orang yang sepuh saat di jalan sempit, budaya “piring terbang” saat acara jamuan (yang di dalamnya penuh dengan makna; sopan santun, pengertian, ngajeni), kini telah hampir punah.Budaya-budaya yang lainnya pun, yang mengajarkan tepo seliro–ya, meski tidak disebutkan dalam kitab suci-belum, tidak terlepas dari nilai-nilai dasar Islam, bahkan Islam, buaangetzzz.Kok bisa? Ya bisa lah, kan Islam itu nilai utamanya di tauhid (monoteisme), keadilan, persamaan dan Moral kan? Bahkan dalam suatu redaksi hadis (kalau gak…

Pers yang Masih Bebas “Bersyarat” dalam Republik yang Merdeka – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Pers yang Masih Bebas “Bersyarat” dalam Republik yang Merdeka – Analisis

[ad_1] Indonesia baru saja selesai merayakan HUT ke-76 tahun ini. Walaupun pandemi sedang melanda, rakyat Indonesia berusaha tetap merayakannya dengan berbagai kreativitas. Begitu juga dengan pers yang selalu menjadi pilar keempat demokrasi di Indonesia. Mereka selalu berusaha untuk menjadi pemberi “kabar” yang dibutuhkan masyarakat Indonesia di tengah pandemi ini. Sudah lebih tujuh dekade, Indonesia merayakan kemerdekaannya. Namun, pers di Indonesia masih belum “merdeka” sepenuhnya, seperti yang dijamin dalam UU No. 40 tahun 1999. Data dari AJI memberikan fakta buruk bahwa per Agustus 2021, kekerasan yang terjadi pada wartawan sebanyak 23 kasus kekerasan selama tahun ini. Salah satu kasus kekerasan pada tahun ini adalah kekerasan yang dialami Nurhadi ketika ingin mengonfirmasi sebuah informasi kepada Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji. Dilansir dari Tempo.co, saat mencoba mendatangi narasumber di pesta pernikahan anak narasumber, Nurhadi mendapatkan beberapa penganiayaan dari petugas keamanan di sana. Selain Nurhadi, setiap tahun ada saja kasus…

Tak Berkategori  

Peran Penting Wartawan dalam Citizen Journalism – Analisis

[ad_1] Dunia media dan informasi sudah mulai proses digitalisasi. Semua pengguna, seperti praktisi dan pelaku media sudah memakai teknologi informasi yang mutakhir. Begitu juga dalam dunia jurnalisme saat ini. Banyak bidang jurnalisme yang muncul seiring berkembangnya kemajuan. Salah satu yang muncul dan berkembang adalah jurnalisme warga. Menurut Nuruddin (dalam Sukartik, 2016), jurnalisme warga adalah kegiatan terlibatnya masyarakat awam yang memiliki akses ke sebuah media untuk memberitakan suatu hal, seperti peristiwa atau tragedi. Jurnalisme warga ini dapat dilakukan oleh masyarakat di mana pun dan kapan pun. Jurnalisme warga ini juga merupakan salah satu hal yang terlibat juga dalam jurnalisme digital saat ini. Dalam praktiknya, jurnalisme warga sudah sering dilakukan dan dipakai oleh wartawan untuk melihat sebuah kejadian secara aktual dan faktual. Namun, jurnalisme warga ini menjadi salah satu dilema bagi wartawan yang terikat dengan kode etik dan regulasi dalam undang-undang. Jurnalisme warga ini menjadi salah satu alat seperti pisau yang bisa digunakan untuk mendukung…

Membaca Praktik Ekslusivisme dalam Bernegara – Gaya Hidup
INDONESIAN CHANNEL  

Membaca Praktik Ekslusivisme dalam Bernegara – Gaya Hidup

[ad_1] Judul: Praktik Kewarganegaraan Di Indonesia Penulis: Bambang Purwanto Tahun Publikasi: 2019 Penerbit: Penerbit Gelombang Ketebalan: xii + 108 ISBN: 978-602-258-525-1 Ketika Sukarno – Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 memproklamirkan Indonesia sebagai negara merdeka, beliau berdua menyatakan bahwa proklamasi tersebut adalah atas nama bangsa Indonesia. Siapakah yang dimaksud dengan bangsa Indonesia oleh Sang Proklamator tersebut? Apakah mereka semua orang eks kawula Pemerintah Hindia Belanda? Apakah mereka hanya terbatas para bumiputera? Bagaimana dengan kedudukan golongan timur asing (keturunan Arab, India dan Cina) yang sudah ada sejak jaman Hindia Belanda di wilayah yang dinyatakan merdeka tersebut? Mengapa dalam diskusi-diskusi awal muncul istilah “Indonesia asli” dan bukan asli; bumiputera Islam dan bumiputera kolonial/non-Islam; pribumi dan non-pribumi? Sederet pertanyaan tentang bangsa dan praktik kewarganegaraan mengemuka dalam diskusi-diskusi di persiapan kemerdekaan dan selama perjalaman bangsa Indonesia sejak menyatakan merdeka hingga kini. Bahkan topik ini juga mewarnai perjalanan UUD 1945 dari mulai diundangkan sampai dengan amandemen…

Membaca Praktik Eksklusivisme dalam Bernegara – Pilihan
INDONESIAN CHANNEL  

Membaca Praktik Eksklusivisme dalam Bernegara – Pilihan

[ad_1] Praktik Kewarganegaraan Di Indonesia Judul: Praktik Kewarganegaraan Di Indonesia Penulis: Bambang Purwanto Tahun Publikasi: 2019 Penerbit: Penerbit Gelombang Ketebalan: xii + 108 ISBN: 978-602-258-525-1 Ketika Sukarno – Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 memproklamirkan Indonesia sebagai negara merdeka, beliau berdua menyatakan bahwa proklamasi tersebut adalah atas nama bangsa Indonesia. Siapakah yang dimaksud dengan bangsa Indonesia oleh Sang Proklamator tersebut? Apakah mereka semua orang eks kawula Pemerintah Hindia Belanda? Apakah mereka hanya terbatas para bumiputera? Bagaimana dengan kedudukan golongan timur asing (keturunan Arab, India dan Cina) yang sudah ada sejak jaman Hindia Belanda di wilayah yang dinyatakan merdeka tersebut? Mengapa dalam diskusi-diskusi awal muncul istilah “Indonesia asli” dan bukan asli; bumiputera Islam dan bumiputera kolonial/non-Islam; pribumi dan non-pribumi? Sederet pertanyaan tentang bangsa dan praktik kewarganegaraan mengemuka dalam diskusi-diskusi di persiapan kemerdekaan dan selama perjalaman bangsa Indonesia sejak menyatakan merdeka hingga kini. Bahkan topik ini juga mewarnai perjalanan UUD 1945 dari mulai…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.