[ad_1] Bogor 15 September 2021 Ketua Komisi Perlindungan Anak Kota Bogor Dudih Syiarudin menyelenggarakan rapat koordinasi daerah (Rakorda)Kota Bogor pada Senin, 13/9/2021. Mengangkat tema Persiapan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) & Program Vaksinasi Anak Usia Belajar 12-17tahun Berbasis Sentra Sekolah, Rakor yang diselenggarakan secara daring tersebut digelar sebagai upaya sinkronisasi antar dinas dalam langkah pelaksanaan PTM. Dibuka langsung oleh Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dilanjutkan oleh Atang Trisnanto, Ketua DPRD Kota Bogor. Dalam Opening Speech, Walikota disamping membahas persiapan PTM dan menyusun strategi dengan matang antar dinas juga menganjurkan kolaborasi lembaga pendidikan dan sosial untuk membantu pemerintah kota dalam penanganan anak anak korban dari Covid 19 baik yang putus sekolah atau yang menjadi yatim akibat ditinggal mati orang tuanya karena terinfeksi virus corona. Yayasan Pendidikan Sumber Daya Manusia Unggul melalui PKBM Bakti Nusa yang kini berkantor di Mesjid Raya Bogor, institusi pendidikan pertama yang mencetuskan Program Sekolah Gratis di masa pandemi, telah…
Anak
Childfree: Ketika Tak Ada Tangis dan Tawa Anak dalam Mahligai Pernikahan – Gaya Hidup
[ad_1] Istilah bebas anak bukan kali ini saja didengarnya. Di barat pemahaman tentang bebas anak sudah sering lakukan. Pasangan menikah enggan mempunyai anak baik di pihak pria maupun wanita. Bebas dari anak dalam kehidupan rumah tangga dan bisa meraih kebahagiaan dari sumber yang lain. Mereka berdalih ada ketidaksiapan mempunyai anak baik secara lahir maupun batin. Terlebih menanggung kerepotan mengurus anak dan ketakutan terhambatnya karir. Menghitung untung rugi ketika mempunyai anak sampai melihat sudah banyak populasi manusia menjadi latar belakang para penganut bebas anak. Alasan yang paling ekstrim adalah khawatir anaknya jadi santapan para penyuka sesama jenis. Waduh!! Gagasan bebas anak ini mengemuka di kalangan milenial. Gagasan yang menginginkan pernikahan tanpa adanya anak. Menyicipi indahnya cinta dalam mahligai pernikahan tanpa kehadiran tangis dan tawa seorang anak. Memilih bebas dari anak dan lebih memilih menyantuni banyak anak terlantar di luar sana. Para menganut ekstrim bebas anak malah melihat sosok anak hanya seonggok daging…
Wujudkan Solusi Giat Baca Anak, TBM Lentera Pustaka Resmikan Cabang Balumbang Jaya Bogor – Peristiwa
[ad_1] Berkolaborasi dengan panitia SERUNI 2021 IPB dan BEM KM IPB, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka Desa Sukaluyu Bogor meresmikan peluncuran taman bacaan cabang Balumbang Jaya Bogor, Sabtu, 11/09/2021. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan solusi giat membaca buku di kalangan anak-anak di masa pandemi Covid-19. Dihadiri Ketua RW 12, Presiden KM IPB, Ketua Pelaksana Semarak Bumi Tani 2021 IPB, dan perwakilan TBM Lentera Pustaka pusat serta 50-an anak, TBM Lentera Pustaka cabang Balumbang jaya akan beroperasi seminggu 2 kali dan dikoordinir oleh BEM KM IPB. Dengan luas area 2,7 × 8 meter dan di atas bangunan wakaf milik warga, TBM Lentera Pustaka cabang Balumbang Jaya nantinya diharapkan dapat menjadi sentra pemberdayaan masyarakat khususnya dalam meningkatkan minat baca anak. Karena selama ini, anak-anak aktivitas kesehariannya lebi banyak bermain gawai, dan tiktok. “Selamat atas peluncuran TBM Lentera Pustaka cabang Balumbang Jaya Bogor. Kami akan terus mensupport buku-buku bacaan dan kurikulum taman bacaan…
Nasib Pendidikan Anak di Sekolah Kecil, Siapa Bisa Menyelematkan? – Peristiwa
[ad_1] LANGKAH mundur diambil pemerintah menyusul keluarnya Peraturan Menteri Kebudayaan (Permendikbud) 6/2021 tentang Petunjuk Teknis Dana BOS. Nasib sekolah/madrasah kecil semakin terjepit, pasca dkeluarkannya Permendukbud ini. Apa dampaknya? Dalam Permendikbud 6/2021 pasal 3 ayat (2), disebutkan bahwa bantuan BOS ditiadakan untuk satuan pendidikan dengan jumlah peserta didik kurang dari 60 siswa. Faktanya, jumlah lembaga sekolah/madrasah dengan rombel kecil tak lebih dari 60 siswa masih cukup banyak. Ini mayoritas dialami sekolah/madrasah swasta, namun ada juga sebagian sekolah negeri. Kebijakan yang dikeluarkan Mendikbud Ristek ini pun memantik protes keras dari legislatif. Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar misalnya, bahkan tegas meminta pembatalan Permendikbud 6/2021. Dalam keterangannya yang dikutip media, ia menyebut selama ini banyak sekolah di daerah miskin dan pinggiran bertahan mengandalkan sepenuhnya dana BOS. Muhaimin lalu mencontohkan, di lingkup LP Ma’arif NU, ada sekitar 20.136 sekolah juga madrasah di seluruh wilayah Indonesia. Dan, beberapa diantaranya jumlah siswanya tak mencapai 60. Dalam forum…
Nasib Pendidikan Anak di Sekolah Kecil, Siapa Bisa Menyelamatkan? – Peristiwa
[ad_1] LANGKAH mundur diambil pemerintah menyusul keluarnya Peraturan Menteri Kebudayaan (Permendikbud) 6/2021 tentang Petunjuk Teknis Dana BOS. Nasib sekolah/madrasah kecil semakin terjepit, pasca dkeluarkannya Permendukbud ini. Apa dampaknya? Dalam Permendikbud 6/2021 pasal 3 ayat (2), disebutkan bahwa bantuan BOS ditiadakan untuk satuan pendidikan dengan jumlah peserta didik kurang dari 60 siswa. Faktanya, jumlah lembaga sekolah/madrasah dengan rombel kecil tak lebih dari 60 siswa masih cukup banyak. Ini mayoritas dialami sekolah/madrasah swasta, namun ada juga sebagian sekolah negeri. Kebijakan yang dikeluarkan Mendikbud Ristek ini pun memantik protes keras dari legislatif. Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar misalnya, bahkan tegas meminta pembatalan Permendikbud 6/2021. Dalam keterangannya yang dikutip media, ia menyebut selama ini banyak sekolah di daerah miskin dan pinggiran bertahan mengandalkan sepenuhnya dana BOS. Muhaimin lalu mencontohkan, di lingkup LP Ma’arif NU, ada sekitar 20.136 sekolah juga madrasah di seluruh wilayah Indonesia. Dan, beberapa diantaranya jumlah siswanya tak mencapai 60. Dalam forum…
KKN Saat PPKM, Mahasiswa UNEJ Tingkatkan Literasi Sains Anak Melalui Eksperimen Sederhana di Rumah – Gaya Hidup
[ad_1] Penulis Indonesiana Bergabung Sejak: 25 Agustus 2021 4 jam lalu Gaya Hidup Berita Utama Seorang mahasiswa KKN Back To Village 3 Kelompok 17 Universitas Jember (UNEJ), kenalkan program optimalisasi pembelajaran dan literasi sains anak. Kegiatan tersebut dilakukan pada siswa SMP kelas 7 yang berada di Dusun Nyanyat. RT 06. RW 02. Desa Bulurejo. Kecamatan Benjeng. Kabupaten Gresik. Kegiatan bertujuan untuk membantu peningkatan keterampilan, minat dan sikap rasa ingin tahu khususnya dibidang pendidikan sains. Dengan malakukan eksperimen, memberikan pengalaman anak dalam proses pembelajaran terhadap suatu media yang digunakan dengan cara melihat, mendengar, dan mengamati sebab akibat yang ditimbulkan. Dibaca : 62 kali Gresik – Seorang mahasiswa KKN Kembali ke Desa 3 Kelompok 17 Universitas Jember (UNEJ), Binuril Ma’rifah kenalkan program optimalisasi pembelajaran dan literasi sains anak. Kegiatan tersebut dilakukan pada siswa SMP kelas 7 yang berada di Dusun Nyanyat. RT 06. RW 02. Desa Bulurejo. Kecamatan Benjeng. Kabupaten Gresik. Berdasarkan Instruksi…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
