Jika Kata Ini Dipisah, Artinya pun Akan Berubah – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Jika Kata Ini Dipisah, Artinya pun Akan Berubah – Analisis

[ad_1] Pernahkah Anda membaca suatu berita, tetapi Anda tidak bisa mendapat poinnya? Atau membaca berita berjudul aneh dan tidak logis? Atau membaca sebuah berita berulang-ulang agar tidak salah paham dengan isi tersebut? Pusing dan bingungnya Anda dalam membaca sebuah berita atau karya jurnalisme bukan karena Anda tidak mampu memahaminya. Hal itu mungkin karena penulis tidak memakai kalimat yang efektif. Memang soal bahasa ini terkesan sepele karena Anda pun sudah mulai belajar hal ini sejak kelas tiga atau mungkin empat SD. Namun, apakah Anda sudah mengimplementasikannya ketika Anda menulis atau membuat sebuah karya jurnalisme? Ada banyak komponen penting dalam kalimat efektif, antara lain penggunaan tanda baca, penulisan kalimat sesuai kaidah, penulisan kalimat yang logis, hemat, dan koheren, serta masih banyak lagi. Tentunya, hal ini tidak bisa dipahami jika Anda hanya mengenalinya saja. Anda harus mempraktikkan dan melatih keterampilan ini. Salah satu dari sekian banyak komponen penting dalam kalimat efektif adalah penggunaan prefiks…

Marah – Analisis – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Marah – Analisis – www.indonesiana.id

[ad_1] MARAH Mereka curang Kami diam mereka bohong kami juga diam mereka merampok kami sabar mereka menindas kami tetap sabar Sekarang mereka mau apa lagi…? kami sudah lapar pekerjaan makin sulit penjualan sepi pembeli kebutuhan pokok mahal Tagihan membengkak Mereka bertobat atau kita bangkit melawannya! Hendi Kusuma S Soetomo Jakarta, 15 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Mantra Penguasa – Fiksi – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Mantra Penguasa – Fiksi – www.indonesiana.id

[ad_1] Mantra Penguasa Bimsalabimmmm… siapkan nasi bungkus Buat lebih banyak janji kuasai media suap kpu kardus digembok lemahkan kpk amandemen uud 45 bimsalabimm… jadi presiden wakil rakyat menteri gubernur walikota bupati bimsalabimmmm…. jadi 3 periode bimsalabimm… pengusaha kaya kantor lelah Masa bodoh orang miskin… Hendi Kusuma Jakarta, 14 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Puisiku – Fiksi – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Puisiku – Fiksi – www.indonesiana.id

[ad_1] puisiku Kata itu adalah puisitanpa diksitidak ada ritmetidak diukur Kata itu adalah puisigejolak emosiekspresi empatiluapan afeksi Kata itu adalah puisibisa distorsidapat biassanggup problematis Kata itu adalah puisiarti kebijaksanaannilai bahasaarti gaya Kata itu adalah puisisuara hati menari… Hendi Kusuma SoetomoJakarta, 15 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Budi Pekerti yang Kurindui – Fiksi
INDONESIAN CHANNEL  

Budi Pekerti yang Kurindui – Fiksi

[ad_1] Oleh: MNK Al Amin Bersikaplah yang baik.Jangan kau tinggalkan kami.Kau mampu menyatukan beragam perbedaan.Tanpa mencela yang berbeda. Bersikaplah yang baik.Kini kau jauh karena dampak globalisasi?Ataukan “kami” yang sudah tidak mau peduli?Karena hanya mengutamakan ego dalam hati. Bersikaplah yang baik.Kini kau sangat kami rindukan.Tuk membentuk suatu peradaban.Yang selalu mengutamakan kebaikan dan keutamaan.Bukan perbedaan untuk permusuhan. Bersikaplah yang baik.Andai saja semua manusia.Entah itu kantor atau orang-orangnya.Miskin atau kaya.Publik atau ulama.Yang “mau” menginternalisasikan”mu” dalam diri pribadi mereka.Ku yakin, hidup ini akan penuh dengan doa dan kasih sayang. Cinta untuk orang lain.Pada manusia.Alam, hewan dan tumbuhan.Terjadilah siklus keseimbangan dalam kehidupan.Dan damailah hidup untuk menuju Tuhan. #Moderasi beragama itu penting. #saling memahami dan mau mengerti, itu juga penting. #dan merealisasikannya dalam sikap, itu buah manisnya beragama. [ad_2] Sumber Berita

Senja di Taman Baca, Geliat Energi Anak-anak yang Membaca – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Senja di Taman Baca, Geliat Energi Anak-anak yang Membaca – Humaniora

[ad_1] Banyak orang melewati senja tanpa makna. Saling melihat tapi tak saling terikat. Saling menatap namun tak saling menetap. Senja yang sebatas senja. Senja yang berlalu melepas siang. Lalu memasuki gelapnya malam. Senja orang-orang biasa. Tapi senja jadi begitu berbeda. Saat anak-anak berlarian dari rumah menuju taman bacaan. Senja yang menemani mereka untuk membaca buku. Sekalipun di bawah sengatan matahari.  Senja yang sudi berbagi cerita. Tentang anak-anak kampung di kaki Gunung Salak. Selalu membaca ditemani senja. Senja di taman baca. Senja di taman baca. Senja yang dilalui namun selalu membawa anak-anak kembali ke dunianya. Bermain sambil membaca buku. Bercerita tentang isi bacaan. Senja yang menemani para ibu mengantar dan menunggui anak-anaknya di taman baca. Senja dan taman baca, seperti tidak lagi berjarak. Energi giat membaca ada di senja hari. Di taman bacaan masyarakat Lentera Pustaka. Semangat membaca yang tidak pernah pudar. Tiap Rabu, Jumat dan Minggu, 150-an anak-anak berlalu-lalang di sekitar…

Wendy Hartono: Pemerintah Diminta Kaji Ulang Rencana Pembangunan Proyek Geotermal di Gunung Gede-Pangrango – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Wendy Hartono: Pemerintah Diminta Kaji Ulang Rencana Pembangunan Proyek Geotermal di Gunung Gede-Pangrango – Peristiwa

[ad_1] Jakarta, Indonesiana.id| Ketua Wilayah Serikat Tani Nelayan Provinsi Jawa Barat (PW STN) Wendy Hartono mendesak Pemerintah Pusat untuk mengkaji ulang pembangunan proyek energi panas bumi atau Geothermal dikawasan Taman Nasional Gunung Gede – Pangrango (TNGGP). Seperti diketahui, kawasan tersebut merupakan kawasan Konservasi, jadi mesti dikaji ulang secara serius karena memiliki dampak negatif sangat besar bagi keseimbangan alam dan kelangsungan hidup masyarakat sekitar kawasan TNGGP yang rata – rata adalah petani penggarap, khususnya di kecamatan Cipanas dan Pacet, Kabupaten Cianjur, ujar Wendy Hartono kepada media ini. Hal ini perlu dipertimbangkan mengingat dampak negatif dari pengeboran atau eksplorasi lingkungan jika proyek tersebut direalisasikan oleh Pemerintah Pusat, bahkan akan menjadi efek domino bagi masyarakat sekitar. Bahkan dapat menyebabkan bencana alam dan alih fungsi lahan, mengingat keberadaan Gunung Gede Pangrango sebagai salah satu hutan penyangga sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat dan Ibukota Jakarta dan memiliki sejarah penting dalam peranan konservasi di Indonesia, yang…

Saat Kawasan Industri Konsisten Bantu Kabupaten Morowali Hadapi Bersama Covid-19 – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Saat Kawasan Industri Konsisten Bantu Kabupaten Morowali Hadapi Bersama Covid-19 – Peristiwa

[ad_1] Meski tengah fokus membangun klaster baterai EV (kendaraan listrik) dalam rangka mendukung industri baterai Indonesia, PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) tidak melupakan pengabdiannya pada negara yang sedang berperang Covid-19. Setelah penyerahan ratusan ton oksigen, pembagian alat pelindung diri (APD), pendistribusian masker medis, sekaligus mengedukasi pentingnya pemakaian masker kepada masyarakat, kini PT IMIP kembali mendistribusikan bantuan alat kesehatan kepada pemerintah Kabupaten Morowali pada hari Jumat, (17/9) di Bungku. Bantuan alkes yang diberikan berupa alat medis respirasi oksigen yang menjadi kebutuhan vital pasien Covid-19. Alkes yang didistribusikan yakni konsentrat oksigen 5L BF-5A, konsentrat oksigen 10L ND-ZY10QW, aksesoris pelembab pernapasan, Troli HFNC, dan oksimeter pulsa ujung jari. Bantuan alat kesehatan yang diberikan IMIP diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan  Ashar M. Ma’ruf yang mewakili pemerintah Kabupaten Morowali. Semua bantuan alkes kemudian disimpan di gudang farmasi dan alat kesehatan milik pemerintah yang berlokasi di Bungku. Kadis Kesehatan Pemkab Morowali, Ashar M. Ma’ruf menyatakan…

Memilih Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pembangkit Listrik ala Kawasan Industri Morowali – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Memilih Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pembangkit Listrik ala Kawasan Industri Morowali – Peristiwa

[ad_1] Sebagai bahan bakar utama pembangkit tenaga listrik, batu bara menjadi kebutuhan primer kawasan industri. Namun, batu bara kini dinilai sudah tidak ramah lingkungan. Butuh sebuah energi baru terbarukan sebagai solusinya. Seperti yang tengah direncanakan salah satu pelaku industri Tanah Air, Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Peduli akan keberlangsungan kehidupan dan lingkungan sekitar, tenaga surya diyakini sebagai pengganti batu bara untuk pembangkit listrik. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diketahui akan berkapasitas 150 megawatt (MW) akan secara bertahap menggantikan batu bara sebagai sumber energi utama untuk kegiatan produksi di kawasan IMIP. Diungkap oleh CEO PT IMIP, Alexander Barus, untuk pembangunan PLTS, perusahaannya telah menyediakan lahan 150 hektar (ha) guna mewujudkan penyediaan listrik dari tenaga yang lebih ramah lingkungan. IMIP harus segera berbenah persoalan pembangkit listrik. Karena maklum saja, kawasan industri ini memiliki 3 klaster utama produksi yang sangat berperan dalam memenuhi kebutuhan industri negara hingga ekspor. Cluster pertama adalah cluster…

Cara Bijak Bermedia Sosial di Tengah Pandemi – Urban
INDONESIAN CHANNEL  

Cara Bijak Bermedia Sosial di Tengah Pandemi – Urban

[ad_1] Pandemi membuat manusia lebih banyak berinteraksi lewat daring. Dan, media sosial menjadi salah satu teknologi yang memfasilitasi aktivitas itu. Dilansir dari laman Databoks, data yang diperoleh dari App Annie menunjukkan bahwa durasi mengakses media sosial di tahun 2020 semakin meningkat. WhatsApp menduduki peringkat pertama dengan rata-rata 30.8 jam akses sebulan, disusul Facebook dan Instagram dengan durasi akses 17 jam. Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah durasi bermain media sosial, maka semakin banyak pula informasi yang diperoleh. Entah itu informasi penting, ataupun tidak. Semakin menumpuknya informasi di media sosial, membuat sebagian informasi dikategorikan sebagai sampah, atau disebut sampah informasi. Ditambah lagi dengan interaksi para penggunanya yang membuat media sosial menjadi kian ramai dan sesak. Terlebih saat pandemi. Selain informasi yang beragam, para penghuni media sosial atau netizen, juga sangat beragam. Mereka bebas mengekspresikan diri, beropini, mengajukan kritik dan berbagai kegiatan lainnya. Aktivitas netizen di media sosial ini memunculkan budaya baru dalam berkomentar….

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.