Kasal Luncurkan Korvet Bung Karno Di Batam
Kabar Istana  

Kasal Luncurkan Korvet Bung Karno Di Batam

[ad_1] MATRANEWS.id — Jalesveva Jayamahe — Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali meluncurkan Kapal Korvet terbaru TNI Angkatan Laut. Momen berlangsung di galangan PT. Karimun Anugrah Sejati, Batam, Rabu (19/04). Nantinya Kapal tersebut akan diberinama  Bung Karno dengan nomor lambung “369”. “Baru saja kita menyaksikan peluncuran Korvet Bung Karno, dan kita menguji kekedapannya yang menjadi salah satu proses dalam pembangunan Kapal. Nanti bulan Juni akan dilaksanakan deliveri kapal tersebut, kemungkinan pelaksanaannya di Jakarta”. Masih dalam penjelasan Kasal, penamaan “Bung Karno” dilatarbelakangi karena perjuangan, tekad dan filosofinya dengan harapan dapat meneladani kebulatan tekat dan kegigihan Bung Karno. Ya, dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, maupun menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta perdamaian dunia. Kapal ini merupakan hasil karya anak bangsa yang telah menjadi komitmen TNI AL dalam Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), guna mewujudkan kemandirian dalam pembangunan kekuatan pertahanan matra laut. Selain berorientasi kepada kemampuan sebagai kapal kelas…

U19 Australia Versus U19 Kamboja Mirip Emak Sama Anak Anak
Kabar Istana  

U19 Australia Versus U19 Kamboja Mirip Emak Sama Anak Anak

[ad_1] MATRANEWS.id — Foto pemain sepakbola U19 Australia Versus U19 Kamboja Mirip Emak Sama Anak Anak menjadi viral. Yang pemain berbaju hitam tinggi langsing laiknya model, sementara pemain dari kamboja sesuai tinggi rata-rata seusia orang Asia, ya segitu. Kocak. Lucu. Simak Ya Australia melanjutkan tren kemenangan usai mengalahkan Myanmar 3-0 pada laga kedua penyisihan Grup B Piala AFF U-19 di Vietnam Youth Football Training Centre, Hanoi, Rabu (14/9/2016) sore waktu setempat. Kemenangan Australia tercipta berkat gol yang diceploskan Dejan Pandurevic pada menit ke-18 dan ke-28 serta gol dari John Scott (85′), merupakan yang kedua di penyisihan Grup B. Sebelumnya, anak asuh Ufuk Talay mengalahkan Kamboja 2-0 pada 12 September. Hasil maksimal kontra Myanmar membuat Australia kokoh di puncak klasemen sementara dengan mengoleksi 6 poin dari 2 pertandingan. Australia unggul tiga poin dari Kamboja yang menempati posisi kedua klasemen sementara. “Anak-anak bermain baik meskipun permukaan lapangan yang kurang bagus membuat kami kesulitan…

1 Syawal 1444 H Di Berbagai Negara Islam Lain Di Dunia
Kabar Istana  

1 Syawal 1444 H Di Berbagai Negara Islam Lain Di Dunia

[ad_1] MATRANEWS.id — Silakan milih kapan Lebarannya, yang penting tetap Rukun Berikut daftar lengkap perkiraan 1 Syawal 1444 H di berbagai negera Islam lain di dunia yang dirangkum dari berbagai sumber: Arab Saudi: 21 April 2023 Maroko: 22 April 2023 Tunisia: 21 2023 Aljazair: 21 2023 Mesir: 21 April 2023 Oman: 21 April 2023 Qatar: 21 April 2023 Kuwait: 21 April 2023 Suriah: 22 April 2023 Lebanon: 21 April 2023 Iraq: 21 April 2023 Iran: 21 April 2023 Yaman: 21 April 2023 Bahrain: 21 April 2023 Palestina: 20 April 2023 Turki: 21 April 2023 Indonesia: 22 April 2023 Hasil Sidang Isbat kapan Lebaran Idul Fitri 2023 akan disiarkan secara langsung oleh seluruh stasiun TV dan media lainnya. Kementerian Agama juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatul hilal di berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Kementerian Agama akan menurunkan tim ke 123 titik lokasi untuk memantau hilal pada hari itu, apakah terlihat atau…

Can You Have An Extremely Open Mind?
Kabar Istana  

Can You Have An Extremely Open Mind?

[ad_1] MATRANEWS.id — Can you have an extremely open mind? Sejarah menunjukkan kepada kita situasi dimana sesuatu yang dianggap tidak terpikirkan kemudian menjadi fakta. Secara teori, kita menyadari pentingnya keterbukaan pikiran dalam berbagai aspek khususnya aspek bisnis. Namun, dalam prakteknya, kita bisa menjadi begitu kuat berkomitmen pada satu teori atau gagasan sehingga kita tidak mampu melampaui apa yang kita ketahui. Akibatnya kita terbatas pada pemikiran kita sendiri, kita hidup dalam kotak kecil kita. Terkadang ketika kita tumbuh diantara mereka, kita pindah ke kotak yang lebih besar dan mengatur diri kita kembali dengan keyakinan kita. Terkadang sulit bagi kita untuk mengubah cara berpikir kita tentang cara berkomunikasi dengan rekan kerja, apalagi mengubah cara berpikir kita tentang cara menjalankan bisnis. Keterbukaan kita berakhir tepat dimana lawan bicara memiliki pendapat yang sangat berbeda. Waspadalah dengan keyakinan kita yang berpotensi menjadi pembunuh kreativitas dan keterbukaan. Ketika kita mendengar sesuatu yang tidak kita setujui, kita sering…

Kenapa Ya Cuaca Jakarta Termasuk Tangerang Demikian Panas?
Kabar Istana  

Kenapa Ya Cuaca Jakarta Termasuk Tangerang Demikian Panas?

[ad_1] MATRANEWS.id –– Kenapa Ya Cuaca Jakarta termasuk Tangerang Demikian Panas? Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tangerang Suwardi menjelaskan soal fenomena awan pendek dan tipis yang terjadi. Dan ini, menyebabkan suhu panas. Adapun suhu panas terjadi membuat sinar matahari terasa panas karena tidak ada awan tebal yang menghalangi. “(Suhu panas) dipengaruhi oleh adanya awan pendek, tapi tipis. Penyinaran itu betul-betul sempurna sampai ke bawah, tidak ada halangan. Jadi menyebabkan panas yang luar biasa di sekitaran Tangerang,” tutur Suwardi. Fenomena awan pendek dan tipis itu tak hanya terjadi di Kota Tangerang belakangan ini. Di sejumlah wilayah lain, di Jakarta juga terjadi. Posisi matahari yang berada di utara ekuator (khatulistiwa), menyebabkan terik matahari begitu menyengat, berkisar di antara 31-33 derajat celsius. Bahwa panasnya Tangerang, Jakarta dan sekitarnya diakibatkan oleh peralihan dari pancaroba menuju musim kemarau. [ad_2]

Memuji Itu Manusiawi, Kata Siapa Klik Ini Biar Jelas
Kabar Istana  

Memuji Itu Manusiawi, Kata Siapa Klik Ini Biar Jelas

[ad_1] MATRANEWS.id — Sebagian besar dari kita menyukai tepukan sesekali di bahu. Jika kita meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan, mendapatkan promosi bisnis, atau terpilih menjadi pejabat, kita ingin pengakuan atas pencapaian tersebut. Itu wajar manusiawi. Jika Anda disebut sebagai pebisnis terkemuka di perusahaan Anda, tidakkah Anda senang ketika kolega Anda datang dan memberi selamat kepada Anda? Tidakkah Anda menikmati tatapan kagum dari pasangan, orang tua, teman dekat atau anak-anak Anda? Lagi pula, apa gunanya prestasi jika tidak ada orang yang mengenalinya? Tetapi pernahkah terpikir oleh Anda bahwa orang lain mungkin menyukai perlakuan yang sama. Pernahkah Anda berpikir untuk memberi pujian alih-alih menerima? Ada banyak kesempatan bagi seorang sales-person untuk memberikan pujian. Dari saat mereka meninggalkan rumah di pagi hari hingga tiba kembali di malam hari, ada banyak waktu ketika mereka dapat membuat hari seseorang lebih baik dengan melengkapi mereka. Jika pramuniaga di toko melayani Anda dengan baik, mengapa tidak memberi tahu…

Ada Apa Separatis Papua Tidak Kunjung Tuntas Sejak 1965
Kabar Istana  

Ada Apa Separatis Papua Tidak Kunjung Tuntas Sejak 1965

[ad_1]   MATRANEWS.id — ADA APA SEPARATIS PAPUA TIDAK KUNJUNG TUNTAS SEJAK 1965 Papua kembali membara, sejumlah prajurit TNI Tim Gabungan Satgas Yonif R 321/GT yang sedang melaksanakan pencarian pilot Maskapai Susi Air di wilayah Nduga, ditembaki oleh kelompok separatis dan teroris (KST)/Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Sabtu (15/4/2023). Mabes TNI telah mengkonfirmasi kejadian tersebut. Diklarifikasi bahwa secara cek fisik korban tewas dari pihak TNI hanya satu orang, dan bukan enam orang seperti yang sebelumnya ramai diberitakan. Kejadian tersebut menambah rentetan masalah kekerasan di Papua yang melibatkan aparat keamanan dan KST/OPM Papua. Permasalahan KST/OPM yang sudah ada sejak tahun 1965 tampaknya tak kunjung selesai. Meskipun pemerintahan berganti pun dengan cara dan pendekatan berbeda. Masalah Papua tetap tak selesai. Menurut laporan riset Gugus Tugas Papua Universitas Gadjah Mada (UGM), selama periode 2010 sampai Maret 2022 ada 348 kasus kekerasan yang terjadi di Provinsi Papua dan Papua Barat. Dari seluruh kasus tersebut ada…

Separatis Papua Tidak Kunjung Tuntas Sejak 1965, Ada Apa?
Kabar Istana  

Separatis Papua Tidak Kunjung Tuntas Sejak 1965, Ada Apa?

[ad_1]   MATRANEWS.id — ADA APA SEPARATIS PAPUA TIDAK KUNJUNG TUNTAS SEJAK 1965 Papua kembali membara, sejumlah prajurit TNI Tim Gabungan Satgas Yonif R 321/GT yang sedang melaksanakan pencarian pilot Maskapai Susi Air di wilayah Nduga, ditembaki oleh kelompok separatis dan teroris (KST)/Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Sabtu (15/4/2023). Mabes TNI telah mengkonfirmasi kejadian tersebut. Diklarifikasi bahwa secara cek fisik korban tewas dari pihak TNI hanya satu orang, dan bukan enam orang seperti yang sebelumnya ramai diberitakan. Kejadian tersebut menambah rentetan masalah kekerasan di Papua yang melibatkan aparat keamanan dan KST/OPM Papua. Permasalahan KST/OPM yang sudah ada sejak tahun 1965 tampaknya tak kunjung selesai. Meskipun pemerintahan berganti pun dengan cara dan pendekatan berbeda. Masalah Papua tetap tak selesai. Menurut laporan riset Gugus Tugas Papua Universitas Gadjah Mada (UGM), selama periode 2010 sampai Maret 2022 ada 348 kasus kekerasan yang terjadi di Provinsi Papua dan Papua Barat. Dari seluruh kasus tersebut ada…

Sudut Pandang: Kerja Itu Ibadah
Kabar Istana  

Sudut Pandang: Kerja Itu Ibadah

[ad_1] MATRANEWS.id — Beberapa tahun silam, di kota Monza, Italy, ada larangan memelihara ikan mas didalam kaca bulat. Alasannya adalah karena ini dianggap sebuah kekejaman: sang ikan akan memandang dunia luar dengan padangan yang salah, karena semua akan nampak lebih besar dari realitas. Di jaman dulu, pada tahun 150 (hampir 2000 tahun silam), semua orang percaya pemahaman The Ptolemaic Universe, bumi adalah pusat alam semesta, dan matahari rembulan mengelilingi bumi ini. Pemahaman ini dianut sampai tahun 1543, ketika Copernicus menerbitkan teori bahwa mataharilah yang diam dan bumi serta yang lain mengelilinginya. Pada tahun 1633 Galileo dihukum oleh Gereja karena dianggap melawan ajaran kitab suci, dan mendukung ajaran Copernicus yang menyebutkan bumi itu mengitari matahari. (Buku Copernicus baru diterbitkan setelah dia meninggal dunia, untuk menghidari tuntutan Gereja). Galileo dihukum tahanan rumah seumur hidupnya, yang katanya saat menjelang matinya masih saja bergumam “Tapi bumi itu berputar”. Hanya setelah pada tahun 1992 lah Gereja…

Nilai Tukar Rupiah Menguat Melawan Dolar Amerika Serikat, Kenapa?
Kabar Istana  

Nilai Tukar Rupiah Menguat Melawan Dolar Amerika Serikat, Kenapa?

[ad_1] MATRANEWS.id —  Nilai tukar rupiah kembali menguat melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (14/4/2023). Dengan demikian, rupiah mencatat pekan sempurna, alias selalu menguat di pekan ini. Tidak hanya itu, rupiah juga membukukan penguatan lima pekan beruntun. Tadinya, terjadi pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) di mana nilai Rupiah mencapai Rp15.000,- per Dollar AS. Setahun ini memang pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami guncangan, baik dari sisi internal maupun dari sisi eksternal. Pelemahan Rupiah tidak bisa dilepaskan dari kondisi ekonomi yang terjadi di luar Indonesia. Pelemahan nilai Rupiah dianggap menjadi penyebab meningkatnya harga barang-barang kebutuhan yang tidak diimbangi dengan adanya kenaikan gaji dari pemerintah. Pelemahan nilai tukar Rupiah juga secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap strategi investasi yang dilakukan oleh masyarakat karena beberapa instrument investasi sangat ditentukan oleh kurs Rupiah. Sebenarnya, faktor apa saja sih yang menjadi penyebab melemahnya kurs Rupiah? 1. Perekonomian Amerika Serikat yang meningkat Setelah…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.