IndonesianTalk.com – What should have been a strategic leadership transition inside Indonesia’s Young Entrepreneurs Association (HIPMI) is now turning into a tense internal battle over fairness, neutrality, and organizational trust. Just weeks before the 18th National Congress (Munas XVIII), three candidates for the chairmanship of HIPMI’s Central Executive Board are openly demanding that the congress be moved out of Lampung. The candidates — Reynaldo Bryan, Afie Kalla, and Anthony Leong — argue that the province can no longer be viewed as a neutral host after the circulation of a controversial video allegedly showing public political support from local authorities toward one of the candidates, Ade Jona Prasetyo. The controversy erupted after Instagram account @Bocoraluspengusaha uploaded a digital investigation on May 14, 2026. The video, which quickly spread across internal HIPMI groups and social media circles, allegedly shows Lampung Governor Rahmat Mirzani Djausal alongside Lampung Regional House Speaker Ahmad Giri openly backing Ade…
Yusril Siap Menjadi Konsultan dan Lawyer Pemerintah Menghadapi Berbagai Gugatan di Luar Negeri
Indonesiantalk.com — Yusril Siap Menjadi Konsultan dan Lawyer Pemerintah Menghadapi Berbagai Gugatan di Luar Negeri Mantan Menteri Hukum dan HAM dan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra menyatakan kesiapan dirinya kapan saja jika Pemerintah memintanya menjadi konsultan dalam pembuatan setiap perjanjian internasional. Hal itu dimaksudkan agar RI tidak kecolongan dan menjadi bahan permainan negara-negara lain karena lemahnya posisi kita dalam perjanjian internasional yang kita terlibat sebagai pihak di dalamnya. Yusril bahkan mengatakan dia siap menjadi lawyer Pemerintah RI jika ada sengketa di badan-badan arbitarse dan gugatan di berbagai lembaga peradilan atau quasi peradilan di negara lain, termasuk pula pengadilan internasional. BACA JUGA: Tanggapan Yusril Ihza Mahendra Atas Pidato Presiden Jokowi Hal itu dinyatakan Yusril menjawab pertanyaan wartawan sehubungan dengan tanggapannya atas pidato Presiden Jokowi di hadapan relawan di Jakarta, Sabtu 13 Mei 2013. Dalam pidato itu, Jokowi menyinggung seringnya RI kalah menghadapi gugatan negara-negara lain di berbagai forum dan badan-badan peradilan internasional. Karena…
