[ad_1] Kemampuan untuk mendeteksi dan bereaksi terhadap bau ancaman potensial adalah prasyarat kelangsungan hidup mamalia kita dan lainnya. Menggunakan teknik baru, para peneliti di Institut Karolinska di Swedia telah mampu mempelajari apa yang terjadi di otak ketika sistem saraf pusat menilai bau sebagai bahaya. Studi yang dipublikasikan di PNAS, menunjukkan bahwa bau negatif yang terkait dengan ketidaknyamanan atau kegelisahan diproses lebih awal daripada bau positif dan memicu respon penghindaran fisik. “Respons penghindaran manusia terhadap bau yang tidak menyenangkan yang terkait dengan bahaya telah lama dilihat sebagai proses kognitif sadar, tetapi penelitian kami menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa itu tidak sadar dan sangat cepat,” kata peneliti pertama studi tersebut Behzad Irvani, peneliti di Departemen Ilmu Saraf Klinis, Institut Karolinska. Organ penciuman mengambil sekitar lima persen dari otak manusia dan memungkinkan kita untuk membedakan antara jutaan bau yang berbeda. Sebagian besar bau ini dikaitkan dengan ancaman bagi kesehatan dan kelangsungan hidup kita, seperti…
redaksi1807 Pos
Sang Penjagal (Bagian Dua-Habis) – Fiksi
[ad_1] Sang komisaris duduk terpekur di sebuah kursi meja kerja pada ruangan berukuran empat kali enam meter. Rasa galau masih menyaput sanubarinya. Pikirannya kacau, sedang didera misteri yang belum terkuak, tentang siapa sesungguhnya sang penjagal. Otaknya jadi mumet, belum mampu memecahkan teka teki identitas pelaku pembunuhan mutilasi, yang belakangan sudah tiga bulan menjadi incaran anak buahnya. Rasa gerah menyelimuti dada dan punggung komisaris. Suhu AC ruangan dengan temperatur enam belas derajat celcius juga tidak mampu mengusir kegerahan itu. “Tok…tok…tok.” Pintu ruang kerja komisaris diketuk tiga kali. “Silahkan masuk”, sang komisaris memberikan perintah. Seorang pelayan laki-laki berwajah dingin memasuki ruang komisaris. Postur tubuhnya tinggi kurus. Masih muda. Usianya sekitar hampir tiga puluh tahun. Ia membawa secangkir kopi panas kesukaan komisaris. Sudah jelang satu tahun, anak muda itu bekerja sebagai pelayan sekaligus seorang petugas kebersihan yang khusus untuk ruang kerja komisaris. “Taruh saja kopi itu di sudut meja,” perintah komisaris. “Baik, Tuan.” Suara…
Andai Jadi Maju Pilpres 2024: Bukti Kegigihan Prabowo? – Viral
Sebagian kader Gerindra sudah melontarkan wacana berupa permintaan dan dorongan agar Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra, mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden 2024. Pernyataan resmi partai mengenai rencana pencalonan Prabowo sejauh ini belum ada, tapi bantahan pun tidak ada. Tampaknya, pencalonan kembali Prabowo hanya perkara momen—menanti waktu yang mereka anggap tepat untuk mengumumkan sembari menjajagi calon pendampingnya. Andai Prabowo benar akan mencalonkan diri kembali, maka untuk ketiga kalinya Prabowo maju sebagai calon presiden, bahkan yang keempat bila pencalonannya sebagai wakil presiden dihitung. Pencalonan pertama terjadi pada 2014 ketika Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa, ketika itu Ketua Umum PAN. Pasangan ini kalah dari Jokowi-Jusuf Kalla. Pencalonan kedua sebagai capres pada 2019, Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno. Pasangan ini juga kalah dari pasangan Jokowi-Ma’ruf Amien. Sebelumnya, berpasangan dengan Megawati pada pilpres 2009, Prabowo menjadi calon wapres. Pasangan ini kalah dari pasangan SBY-Boediono. Bila Prabowo maju ke pilpres 2024, maka ini merupakan pencalonannya yang…
Benar dan Baik, Dua Sejoli Ketika Tanpa Bumbu. – Analisis
Oleh: MNK Al Amin “Benar dan baik”, mungkin kedua kata tersebut merupakan kata yang tak asing lagi kita dengar bahkan kita gelorakan. Mengetahui dari kedua kata ini (benar dan baik), bentuk jamak dari kita, terkadang terlalu egois, sehingga benar dan baik hanyalah slogan belaka tanpa ingin menerapkannya ke dalam bentuk perbuatan/tindakan nyata. Apalagi jika kita memiliki kepentingan untuk diri kita sendiri atau kelompok tertentu atau memiliki dan menjadi dalam suatu komunitas tertentu. Alhasil, kita pun terlena oleh bahasa lisan dan pengetahuan serta kecerdasan akal/ logika semata tanpa mau mengamalkan dalam bentuk nyata. Di sinilah, peran pesan para orang tua Jawa terdahulu dalam kalimat yang mudah dipaham agar mudah pula untuk dilaksanakannya, yakni ilmu seperti itu dengan praktik atau ilmu itu harus dengan pengamalan. Salam ini banyak kita jumpai dalam ayat-ayat Al-Qur’an di waqof (akhir ayat) dengan kalimat /kata لمون لون , (mengetahui/memahami, berakal, berdzikir, melamun) yang juga disertai dengan kalimat لون…
5 Pertanyaan Kecil yang Bisa Membangkitkan Kembali Roh Anda – Humaniora
[ad_1] Roh Anda adalah apa yang tersisa ketika Anda menanggalkan segala sesuatu yang Anda pikirkan tentang diri Anda. Ini adalah inti dari keberadaan Anda; benih dari mana Anda tumbuh; mata air dari mana Anda minum. Namun, terkadang benih ini tertidur dan musim semi ini mengering. Anda kehilangan kontak dengan bagian diri Anda yang paling nyata, paling otentik. Setiap detik kehidupan modern penuh dengan gangguan yang membuat Anda stres, cemas, dan terputus dari tujuan dan makna Anda. Di balik itu semua, roh Anda tidur nyenyak – terlalu dalam. Anda merasakannya. Saya tahu Anda melakukannya. Saya juga merasakannya. Gatal yang mengganggu yang tidak bisa digaruk; dahaga yang tidak dapat dipadamkan; kerinduan yang tidak bisa Anda ungkapkan. Ini adalah pesan-pesan yang dikirimkan kepada Anda oleh roh tidur Anda. Ini memaksa Anda untuk menjangkau ke dalam dan membangunkannya dari tidurnya. Ia ingin menunjukkan kepada Anda cara hidup yang berbeda; cara yang lebih damai yang berjalan…
Bahan Pangan di Bekasi Terkontaminasi Racun Limbah Industri – Pilihan Editor
[ad_1] Bekasi (16/10) Banyaknya pendirian industri yang bahkan hampir 6.000 pabrik yang ada di kawasan Bekasi membuat permasalahan limbah semakin krusial untuk dibahas. Dari ribuan pabrik yang ada, tidak semua mematuhi peraturan pembuangan limbah yang dibuat oleh Dinas Lingkungan Hidup. Masih banyak pabrik yang membuang limbahnya ke sungai bahkan tanpa diolah terlebih dahulu sehingga, mengakibatkan polusi air . Pencemaran yang diakibatkan oleh limbah industri menyebabkan air sungai menjadi kotor, keruh, berbau dan terkadang juga berbusa. Contohnya adalah sungai Kali Jambe, Kali Cabang, Kali CBL, Kali Cipamingkis, Kali Citarum, Kali Cilemahabang, Sungai Cikedokan, sungai Balacan dan Kali Bekasi yang bermuara di sepanjang daerah Kabupaten Bekasi hingga berakhir di Laut Jawa. Hal ini tentunya mengganggu kehidupan masyarakat yang berada di dekat sungai. Selain tidak bisa menggunakan air sungai, banyaknya ikan yang mati, masyarakat juga mulai merasakan ketidaknyamanan dan terancam penyakit berbahaya dari adanya limbah beracun yang setiap hari digelontorkan ke sungai. Menurut kesaksian…
Nela Menjaga Kelestarian Kain Tenun Sumba dengan Cinta – Analisis
[ad_1] Aroma alam begitu nyata, udaranya sangat ramah, hampir tak ada kebisingan di sini. Masyarakatnya sangat menjunjung tinggi budaya leluhur yang mulia, kaya akan warisan budaya. Wilayah yang satu ini menjadi salah satu surga wisata Indonesia. Tak hanya alamnya yang memikat untuk dilihat, keindahan alam sabana yang dimiliki juga berbanding lurus dengan kekayaan budaya yang melimpah. Benar, penulis sedang menceritakan sebagian kecil keindahan Pulau Sumba, pulau yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini memang sangat istimewa. Tak hanya keindahan alam yang ditawarkan, Sumba juga memiliki warisan budaya yang menggiurkan. Salah satu yang paling mashur adalah Kain Tenun Sumba. Ada satu sosok yang sangat menarik perhatian dalam upaya untuk melestarikan budaya. Semangatnya seperti tak pernah padam, dialah Petronela Pihu. Bersama Sanggar Paluanda Lama Hamu yang artinya “Bergandeng Tangan Menuju Arah Yang Baik”, Nela, demikian dirinya akrab disapa, memotivasi, menggerakkan para pengerajin tenun Sumba di daerahnya untuk mempertahankan pembuatan tenun dengan metode…
Merayu Warga Kaki Gunung Salak agar Gemar Membaca – Peristiwa
[ad_1] Sebuah fakta cukup memprihatinkan terjadi di Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Bogor, Jawa Barat. Pada tahun 2017, di desa tersebut terdapat fakta bahwa 81% warganya hanya lulus Sekolah Dasar (SD). Kondisi ini mengusik hati Syarifudin Yunus yang saat itu tinggal desa setempat. Ia tergerak untuk melakukan sesuatu demi membantu masyarakat sekitar agar lebih terdidik. Syarifudin Yunus akhirnya tergerak mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang ia namakan Lentera Pustaka, pada 5 November 2017. “Saya bertekad menanamkan pengertian tentang pentingnya sekolah melalui buku bacaan. Karena itu, saya jadikan rumah saya yang kebetulan kosong diubah sebagai taman bacaan,” katanya mengisahkan seperti dituturkan kepada penulis, Minggu, 10 Oktober 2021. Awalnya, hanya 14 anak yang datang ke TBM untuk membaca. Lama kelamaan, semakin banyak anak-anak yang tertarik untuk membaca di TBM. “Kini sudah mencapai 160-an anak yang berasal dari tiga desa yakni Sukaluyu, Tamansari, dan Sukajaya,” kata Syarifudin Yunus. Syarifudin Yunus mengisahkan, latar belakang TBM Lentera Pustaka…
Jadikan Taman Bacaan Tidak Sunyi Lagi – Humaniora
Orang baik, gunakan taman baca jangan diam lagi. Jadikan taman bacaan tidak sunyi lagi. Karena apapun yang terjadi dan dihadapi, taman bacaan harus tetap eksis. Alasannya bukan karena ingin dibilang baik. Apalagi keren-kerenan. Tapi untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia dari dampak negatif gawai atau gempuran era digital. Membaca bukan bermain. Hari ini, berapa banyak anak-anak yang jadi penggila tiktok atau gim online. Bahkan ber-media sosial pun salah pakai. Hanya untuk berkeluh-kesah atau ekspresi yang tidak bermanfaat. Maka taman bacaan hadir untuk “mengimbangi” aktivitas anak-anak. Agar ada kegiatan yang positif, khususnya membaca buku di taman bacaan. Orang baik, gunakan taman baca jangan diam lagi. Karena taman bacaan bukan hanya tempat membaca semata. Tapi jadi tempat yang berperan penting dalam menciptakan masyarakat literat. Sebuah tatatan masyarakat yang mampu memahami realitas dan mau menerima perbedaan. Taman bacaan tidak hanya menjadi anak-anak berwawasan ilmu pengetahuan. Tapi lebih dari itu, mereka punya sarana untuk ber-ekspresi yang mampu…
5 Cara Sangat Efektif untuk Menghadapi Orang yang Cemburu – Urban
[ad_1] Kecemburuan adalah emosi yang rumit, dan itu adalah sesuatu yang kita semua alami. Sangat mudah untuk melihat kesuksesan orang lain dan menyesali kesuksesan tersebut. Tetapi itu pandangan yang menyimpang karena kita jarang mempertimbangkan sejumlah besar pekerjaan, waktu, dan energi yang dihabiskan untuk menikmati kesuksesan tersebut. Kebanyakan hal tidak datang dengan mudah kepada orang lain, sehingga mudah putus asa atau cemburu ketika kita melihat seseorang dengan sesuatu yang kita inginkan. Penting untuk dicatat bahwa kecemburuan tidak membuat siapa pun menjadi orang jahat. Namun, apa yang dilakukan orang dengan kecemburuan itu adalah masalah lain. Terkadang mereka akan membuat komentar sinis dan memotong tentang apa yang pantas dan tidak pantas Anda dapatkan. Mereka mungkin menemukan cara untuk menghilangkan Anda dari hal yang sekarang Anda nikmati, atau setidaknya mengurangi kesenangan Anda. Di sisi lain, terkadang orang tersebut hanya perlu merasa tidak enak sebentar dan akan melepaskannya. Apa pun masalahnya, menghadapi kecemburuan orang lain yang…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
