Tidak Sama! Ini Bedanya Blender dan Food Processor

INDONESIANTALK.COM – Blender dan food processor mempunyai peran cukup penting di dapur.  Dengan bantuan alat-alat ini pekerjaan di dapur jadi lebih mudah, hemat tenaga, dan waktu. Jadi, cocok banget untuk emak-emak apalagi yang super sibuk.

Perlu diketahui bahwa kedua alat ini memang digunakan untuk mengolah makanan tapi terdapat perbedaan pada hasil olahannya. Ingin tahu apa saja perbedaan lain antara keduanya? Yuk dapatkan jawabannya di bawah ini:

Fungsi

Blender digunakan untuk menghaluskan makanan dengan tingkat konsistensi halus, baik makanan basah maupun kering. Namun, blender paling ideal digunakan untuk:

  • Membuat smoothies
  • Menghancurkan es batu dan membuat jus
  • Membuat sup sehat.

Bagaimana dengan food processor? Alat ini memiliki fungsi lebih banyak jika dibandingkan dengan blender. Mulai dari memotong, mencacah, mengiris, memarut, mencampur bahan makanan tanpa bantuan air, seperti:

  • Mengiris buah dan sayuran, seperti tomat, singkong, kentang, bawang kol, timun, wortel, buncis, dll
  • Memarut keju, pepaya, nanas, coklat batangan, dan jahe
  • Menumbuk kacang-kacangan, biji-bijian, dan rempah-rempah
  • Mencincang daging
  • Membuat adonan roti

Ya, alat ini juga bisa digunakan untuk membuat adonan roti (pengganti mixer). Jadi, kalau pengen bikin roti tapi gak punya mixer, bisa diganti dengan alat ini. Tak perlu khawatir, adonan roti juga akan kalis jika dibuat dengan mengikuti resep yang benar.

Untuk memelajari lebih banyak baik tentang blender maupun food processor, bisa kunjungi AturRumah.com.

Cara kerja

Saat mengoperasikan blender, bahan makanan sebaiknya ditambahkan cairan agar pisau dapat berputar secara optimal, seperti air dan minyak.

Sebenarnya, blender mampu menghaluskan bahan kering tanpa cairan tetapi hal ini beresiko merusak mesin dan waktu yang dibutuhkan sampai halus juga cukup lama.

Awalnya akan baik-baik saja. Namun, jika sering dilakukan mesin bisa tersendat-sendat dan motor akan mati total.

Beda halnya dengan food processor, mesin pencacah ini tidak perlu bantuan cairan. Tinggal masukin bahan makanan terus harus ditekan makanan nya agar bisa terolah.  Bahkan, jika menambahkan air dalam wadah ketika pengoperasian, kemungkinan air akan keluar atau bocor saat digunakan.

Oya, Jangan lupa untuk menyesuaikan dengan volume dan kapasitas kedua alat ini, supaya tidak overworking.

Harga

Food processor dan blender, yang mana yang lebih mahal? Jawabannya adalah food processor lebih mahal. Harga keduanya sangat berbeda jauh.

Namun, jika dilihat dari fungsi dan peralatan lebih kompleks, wajar jika mesin serbaguna ini dijual dengan harga yang lebih tinggi, yakni sekitar 700 ribu – 2 juta. Bisa dikatakan mahal tapi worth it.

Sedangkan,  fungsi blender sendiri cukup terbatas sehingga tidak heran apabila dapat didapatkan dengan harga yang lebih terjangkau, kisarannya adalah 150 ribu – 600 ribu.

So perlu beli yang mana untuk di dapur Anda? Well keduanya sama-sama diperlukan karena fungsinya berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »