INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Dari sekian abad Indonesia berada dalam fase penjajahan hingga akhirnya merdeka pada 17 Agustus 1945, yang dijadikan sebagai hari memperingati para pahlawan yang gugur mati, entah bagaimana, tidak bisa dibayangkan. Yang jelas 17 Agustus adalah hari dimana Indonesia berhasil mengalahkan Belanda dan Jepang yaitu kemerdekaan untuk bangsa ini, Indonesia. Sebenarnya kemerdekaan itu tidak hanya sampai titik dari bebasnya penjajahan. akan tetapi ada di dalam kemerdekaan itu sendiri sesuatu yang begitu dalam dan luar biasa. Hari ini bangsa ini masih belum merdeka ketika sepenuhnya kesejahteraan rakyat belum terjaga, perekonomian tidak stabil, dan pendidikan masih ombang-ambing. Namun, sampai puncak kemerdekaan ketika masyarakat bangsa ini tidak saling memandang, tidak saling menghina, juga yang terpenting tetap menjaga budaya nusantara tanpa terpengaruh budaya asing, dan tidak kalah pentingnya. di bidang ekonomi dan pendidikan yang menjadi tumpuan kemajuan dan keberhasilan bangsa ini. menuju kemandirian jangka panjang di masa depan. Untuk sampai dititik kemerdekaan sejati ini adalah…

Marah – Analisis – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Marah – Analisis – www.indonesiana.id

[ad_1] MARAH Mereka curang Kami diam mereka bohong kami juga diam mereka merampok kami sabar mereka menindas kami tetap sabar Sekarang mereka mau apa lagi…? kami sudah lapar pekerjaan makin sulit penjualan sepi pembeli kebutuhan pokok mahal Tagihan membengkak Mereka bertobat atau kita bangkit melawannya! Hendi Kusuma S Soetomo Jakarta, 15 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Mantra Penguasa – Fiksi – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Mantra Penguasa – Fiksi – www.indonesiana.id

[ad_1] Mantra Penguasa Bimsalabimmmm… siapkan nasi bungkus Buat lebih banyak janji kuasai media suap kpu kardus digembok lemahkan kpk amandemen uud 45 bimsalabimm… jadi presiden wakil rakyat menteri gubernur walikota bupati bimsalabimmmm…. jadi 3 periode bimsalabimm… pengusaha kaya kantor lelah Masa bodoh orang miskin… Hendi Kusuma Jakarta, 14 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Puisiku – Fiksi – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Puisiku – Fiksi – www.indonesiana.id

[ad_1] puisiku Kata itu adalah puisitanpa diksitidak ada ritmetidak diukur Kata itu adalah puisigejolak emosiekspresi empatiluapan afeksi Kata itu adalah puisibisa distorsidapat biassanggup problematis Kata itu adalah puisiarti kebijaksanaannilai bahasaarti gaya Kata itu adalah puisisuara hati menari… Hendi Kusuma SoetomoJakarta, 15 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Kampus Merdeka? – Analisa – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Kampus Merdeka? – Analisa – www.indonesiana.id

[ad_1] Kampus merdeka, akankah jadi jargon yang berlalu tertiup angin oleh karena hanya sekedar kosmetik? Menilik diksinya, mestinya kampus merdeka itu membebaskan pikiran manusia-manusia di dalamnya untuk menemukan kebenaran secara adil. Kebenaran objektif yang se-objektif-objektif-nya niscaya sukar disepakati, tapi jika mahasiswa dan akademisi dibebaskan untuk mencari kebenaran secara adil, maka yang mendekati objektif itu berpeluang besar untuk didapat. Diperlukan kebebasan akademis untuk mencapai hal itu, bukan digiring harus melakukan ini dan itu menurut kehendak yang sedang berwenang. Walaupun tidak semenjulang gagasan Paulo Freire, dengan kredonya pendidikan yang membebaskan, setidaknya jika ingin memasang label kampus merdeka semestinya juga menghargai perbedaan pandangan. Bila kemudian kampus tidak ubahnya birokrasi, dengan rektor sebagai penguasa tertinggi yang tidak boleh digugat kebijakannya, di mana letak kemerdekaan berpikir manusia kampus? Bila akademisi tidak diperbolehkan berbicara merdeka dan jujur, bagaimana mungkin mereka akan menemukan kebenaran? Tanpa kemerdekaan berpikir, meneliti, mengkaji, dan menyampaikan pendapatnya, alih-alih menjadi suar yang menerangi masyarakatnya,…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.