[ad_1] Oleh: M. Nur Kholis Al Amin Keberadaan agama merupakan jalan penyucian spiritual setiap individu yang mengikuti dan mengamalkan ajaran agamanya, baik berupa perintah dan larangan, pilihan, maupun pengaturan.Oleh karena itu, substansi dari ajaran agama yang berupa panduan akhlak merupakan bentuk utama dalam pengaplikasian hidup dan kehidupan seseorang, seperti halnya untuk gemar berdzikir dalam situasi apapun dengan pasrah padaNya, atau gemar untuk menghujat dan melaknat peristiwa yang tidak diinginkannya. Sehingga, kearifan lokal masyarakat Jawapun, dalam menghadapi peristiwa yang tidak diharapkan terjadinya, memberikan suatu slogan untuk tuntunan hidup ini, biar tidak termakan nafsu ggrantes bin ngenes. “Untungnya,” katanya. Ya, usut bin usut, “untunge” tidak sekedar kata-kata sebagai teori semata, namun juga merupakan suatu energi untuk membesarkan hati dalam menghadapi kenyataan yang tidak diharapkan namun sedang menimpanya. Seperti halnya, pengalaman pagi ini sewaktu penulis berangkat kerja, motor sudah dicek surat-suratnya berikut kondisi ban, rem, dan lain-lain . Perlengkapan berkendarapun juga lengkap, helm (pastinya…
Untunge
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
