INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Sekarang semakin benderang bahwa selama ini, rakyat dan suaranya hanya dimanfaatkan untuk meraih kursi, kemudian setelahnya mengeruk uang rakyat, dengan kerja yang banyak disebut berbagai pihak dengan ongkang-ongkang kaki. Sebab setiap bulan mereka dapat uang puluhan juta, dalam setahun uang pun bertambah miliaran, tapi kerja yang katanya untuk rakyat boleh disebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sejatinya, tanpa harus dibongkar oleh salah seorang anggotanya, berbagai pihak pun tahu menyoal gaji, tunjangan, dan uang kemewahan yang diterima anggota dewan yang terhormat itu, hasil kongkalikong antara siapa, kalau bukan akal-akalan para partai politik yang mengusungnya. Menjadi anggota dewan pun tetap masih ada tanggungjawab setor ke partai, karenanya, selain bicara uang gaji, tunjangan, dan uang kemewahan, mereka pun masih mengincar celah-celah lahan yang dapat dikorupsi, hingga duet mereka dengan pemerintah yang juga kepanjangan tangan dari partai politik, juga bahu-membahu melemahkan KPK dengan produk dan kebijakan Undang-Undang untuk melindungi diri mereka sendiri. Luar biasa. Bersikap setelah…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.