[ad_1] Para ulama dan kiai di nusantara selalu banyak menyumbang khazanah kitab-kitab Arab. Meski bukan penutur asli bahasa Arab, karya-karya ulama Indonesia tak kalah mengagumkan dari para ulama Timur Tengah dan sekitarnya. Sebut saja KH Hasyim Asy’ari yang telah menulis sekitar 19 buku dalam hidupnya. Karya KH Hasyim telah diakui banyak orang terutama di Nusantara sendiri. Buku pertamanya, Adab Al-Alim wa Al-Muta’allim dipakai dan dipelajari di mayoritas pesantren di Indonesia. Selain itu, ada Syekh Nawawi Al-Bantani, ulama Banten yang pernah belajar di Timur Tengah, dan menjadi Imam Masjid Al-Haram. Syekh Nawawi juga banyak menulis karya. Semua itu terjadi berkat ketekunan mereka dalam mencari ilmu. Di antara pewaris ilmu-ilmu mereka, santri adalah orang yang paling dekat dengan kitab ulama Nusantara. Oleh karena itu, santri secara tidak langsung mengemban amanah agung untuk melestarikan ilmu dalam kitab-kitab mereka. Berbicara tentang karya-karya ulama Nusantara, Ada dua aplikasi yang memuat kitab-kitab ulama kita cukup lengkap. Kedua…
Pencari
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
