[ad_1] Maulid Barzanji yang berisi sejarah Nabi Muhammad tidak bisa dipisahkan dari kegiatan mingguan saya sebagai santri. Hari pembacaan Maulid Barzanji selalu dinanti para santri karena aktivitas Mudzakarah (belajar mandiri) dan halaqah (belajar dengan ustaz) akan libur sementara. Malam itu angkatan saya kebagian giliran memimpin pembacaan maulid. Teman-teman yang suaranya bagus memegang mikrofon agar pembacaan makin khusyuk. Namun, ada satu fenomena yang selalu terjadi tiap malam Jum’at. Sebagian naskah Barzanji menghilang entah ke mana. Padahal, penanggung jawab selalu memfotokopikan naskah sejumlah santri yang ada. Tak heran jika malam Jum’at selalu jadi ajang rebutan naskah Barzanji. Siapa cepat, dia dapat. Saya hampir tak pernah kebagian. Akhirnya, agar tetap bisa ikut menyenandungkan maulid, kami mulai beralih ke naskah digital di smartphone. Sayangnya, teks Barzanji terdaftar di berbagai situs web ada berbagai versi, yang sering membuat kami kesulitan. Saya pun berselancar mencari teks maulid di aplikasi playstore, lalu saya menemukan KESAN. Alhamdulillah, di KESAN…
Menemukan
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
