INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Warung Bu Ida memang hanya warung kecil di sekitar TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor. Menjual lontong sayur, karedok, gado-gado, gorengan, dan kopi ala kampung.  Tapi siapa sangka dengan modal usaha hanya Rp. 200.000 yang dipinjam dari Koperasi Lentera Pustaka (yang didirikan TBM Lentera Pustaka sejak April 2021 lalu), kini mampu merah omset rata-rata Rp. 250.000 per hari di akhir pekan. Bila hari kerja, omsetnya sekitar Rp. 150.000 per hari. Sebuah usaha kecil rumahan yang tergolong oke. Setelah teruji 4 bulan berjalan sejak meminjam modal  dari Koperasi Lentera, Warung Bu Ida dapat dijadikan contoh praktik baik literasi finansial yang dijalankan Taman Bacaan Masyarakat Lentera Pustaka. Apalagi diperkuat melalui program Kampung Literasi Sukaluyu yang diinisiasi oleh Direktorat PMPK Kemdikbudristek RI dan Forum TBM. Karena TBM Lentera Pustaka merupakan 1 dari 30 TBM di Indonesia yang terpilih menyelenggarakan program Kampung Literasi tahun 2021. Warung Bu Ida, boleh dibilang eksis dan…

TBM Lentera Pustaka Wakili Taman Bacaan dari Bogor Terpilih Program Kampung Literasi 2021 Kemdikbudristek RI – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

TBM Lentera Pustaka Wakili Taman Bacaan dari Bogor Terpilih Program Kampung Literasi 2021 Kemdikbudristek RI – Peristiwa

[ad_1] Siapa yang menduga, taman bacaan masyarakat (TBM) dapat berkiprah nyata untuk masyarakat. Seperti TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak, satu-satunya TBM dari Bogor yang terpilih sebagai penyelenggara program Kampung Literasi tahun 2021 dari Kemendibudristek RI dan Forum TBM. Hal ini sekaligus menjadi apresiasi terhadap aktivitas TBM Lentera Pustaka dalam mewujudkan giat membaca berbasis kawasan dan inklusi sosial di Desa Sukaluyu Kec. Tamansari Kabupaten Bogor. Terpilihnya TBM Lentera Pustaka dari Bogor ini bisa jadi momen untuk menegakkan gerakan literasi bagi masyarakat Bogor. Setelah melalui seleksi administrasi dan pembekalan, TBM Lentera Pustaka merupakan 1 dari 30 TBM di Indonesia yang terpilih dalam program “Kampung Literasi” tahun 2021. Untuk memelopori kegiatan peningkatakan kegemaran membaca dan keaksaraan secara lebih masif. Berbekal nama “Kampung Literasi Sukaluyu”, TBM Lentera Pustaka nantinya akan menjalankan kegiatan literasi seperti: 1) Pembuatan 3 Pojok Baca, 2) Lomba Literasi, 3) Launching & Bedah Buku, 4) Pentas Seni Festival Literasi Gunung…

Direktorat PMPK Kemdikbud RI Dukung Taman Bacaan Berantas Buta Aksara via Kampung Literasi – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Direktorat PMPK Kemdikbud RI Dukung Taman Bacaan Berantas Buta Aksara via Kampung Literasi – Humaniora

[ad_1] Tidak ada satupun manusia yang ingin terlahir dalam keadaan buta aksara. Tidak bisa membaca dan menulis. Maka tekad memberantas buta aksara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Tapi kontribusi masyarakat pun diperlukan. Agar kaum buta aksara yang masih tersisa, sebesar 1,78% dari jumlah penduduk Indonesia dapat dituntaskan. Atas dasar itu, program Kampung Literasi Sukaluyu tahun 2021 yang dijalankan TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung salak Bogor bertekad untuk menuntaskan berantas buta aksara di kalangan ibu-ibu. Hal ini ditegaskan Syarifudin Yunus, Kepala Program TBM Lentera Pustaka saat sosialisasi relawan peningkatan literasi baca-tulis GErakan BERantas BUta aksaRA (GEBERBURA) di Bogor (20/09/2021). Melalui program Kampung Literasi Sukaluyu yang diinisiasi Direktorat PMPK Kemdikbud RI dan Forum TBM ini dicanangkan ketuntasan melek huruf untuk satu tahun ke depan, di samping program pemberdayaan ekonomi di kalangan kaum ibu. Dalam kesempatan ini, TBM Lentera Pustaka pun memperkenalkan tiga relawan baru yang akan mengajar kaum buta aksara. Patut…

Bangkitkan Semangat Membaca, Kampung Literasi Sukaluyu Gelar Workshop Puisi Anak – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Bangkitkan Semangat Membaca, Kampung Literasi Sukaluyu Gelar Workshop Puisi Anak – Peristiwa

[ad_1] Sebagai upaya menggelorakan semangat membaca buku di kalangan anak-anak, Kampung Literasi Sukaluyu menggelar “Workshop Puisi Gerakan Literasi 2021” di TBM Lentera Pustaka Bogor (19/09.2021). Diikuti 80 anak pembaca aktif taman bacan dari 3 desa (Sukaluyu, Tamansari, Sukajaya), workshop puisi menjadi ajang pembuka lomba baca puisi bermusik anak-anak sebagai rangkaian program kampung literasi. Workhsop puisi bertujuan untuk membangun kesadaran literasi budaya kewargaan, di samping menjadi sarana ekspresi dan kreativitas seni budaya anak-anak kampung. Puisi pun dinilai mampu menjadi media pembentukan karaktera anak, baik secara religius, sosial humaniora, maupun edukatif.  Workshop disampaikan langsung oleh Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka yag sekalius pegiat literasi. Selain memberikan edukasi tentang ada dan bagaimana puisi, Syarif juga membacakan tiga buah puisi karya KH. A. Musthofa Bisri berjudul Kalau Kau Sibuk Kalau Kau Sempat, Orang kecil Orang Besar, dan Ibu. (Simak: https://www.youtube.com/watch?v=q0xYCSkX-As) Dalam penjelasannya, Syarif menyatakan semangat membaca buku dan gerakan literasi di kalangan anak-anak harus…

Bambang Irianto: Membangun Kampung, Membangun Manusia – Analisa
INDONESIAN CHANNEL  

Bambang Irianto: Membangun Kampung, Membangun Manusia – Analisa

[ad_1] Oleh: Maulana Yusuf Rabu, 15 September 2021, seperti biasa, matahari terbit tak pernah ingkar waktu. Ya, hari yang cerah di pertengahan bulan September ini saya sudah terikat janji dengan seorang yang sangat istimewa. Bambang Irianto namanya. Bagaimana tidak, saya berkesempatan mengunjungi dan berbincang langsung dengan beliau di Karawaci, Kota Tangerang, Jawa Barat. Pria kelahiran 65 tahun lalu tersebut bukan sosok sembarang, terlahir dari rahim seorang ibu asal Malang, Bambang Irianto adalah sosok pria penerima penghargaan Kalpataru. Yup, kalau boleh saya katakan, beliau adalah donatur tetap oksigen bagi masyarakat. Betul sekali, penghargaan tertinggi di Tanah Air bagi sosok ataupun kelompok yang berjasa dalam melestarikan lingkungan di Indonesia. Bagi pegiat lingkungan hidup khususnya, Bambang adalah pahlawan lingkungan. Berangkat dari Bogor, saya langsung bergegas dengan semangat 45 karena akan bertemu dengan orang istimewa. Tak lupa, saya terlebih dahulu menjemput pengabadi momen, Wawan si fotografer berbadan tambun di bilangan Gandul, Depok. Tepat pukul 11:00…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.