[ad_1] Kita sering banget ngikutin “perang” di media sosial seperti Twitter. Biasanya dua kubu yang sedang berargumen saling melemparkan opini atau pendapat dan penafsiran (interpretasi) terhadap suatu masalah. Sering juga kita mengiyakan atau membenarkan, bahkan kagum, dengan opini yang dibangun oleh salah satu pihak yang sedang berperang tersebut. Sayangnya, banyak opini buruk yang disebabkan oleh tidak relevannya opini tersebut dengan topik yang sedang dibahas. Kalau orang bilang, “Jaka Sembung bawa parang, tolong jangan nyambung.” Banyak pendapat yang gak nyambung dengan masalah yang sedang dibahas. Masalahnya, kita sering enggak sadar kalau opini yang diajukan itu gak nyambung. Agar kita tidak terbawa oleh pendapat tersebut gak nyambung tadi, kita bisa mengujinya dengan melihat apakah opini atau argumen itu masuk dalam kesalahan herring merah. Apa itu kesalahan herring merah? Apa itu kesalahan herring merah? Nama teori ini diambil dari kegemaran para bangsawan Inggris berburu. Dalam berburu, mereka biasanya menggunakan anjing untuk mengendus dan melacak…
Jaka
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
