[ad_1] Mengapa kita sering menjumpai orang yang narsis dan suka memuji diri sendiri? Padahal orang yang narsis dan suka memuji diri sendiri itu, ibaratnya dapurnya sudah diketahui oleh orang lain. Dapurnya itu seperti kebiasaannya, karakternya, keadaan sosial-ekonominya, keadaan tingkat kecerdasan otak dan emosinya, hingga sampai ke bagian-bagian pribadinya. Namun, meski orang lain sudah tahu latar belakang kehidupan aslinya, si narsis dan si tukang memuji diri sendiri itu tetap sangat percaya diri dengan aksi narsis dan memuji dirinya, hingga sampai menilai orang lain seolah jauh dalam berbagai hal dibandingkan dirinya yang tersendiri dalam sikap lisan maupun tulisan. Gemes rasanya, melihat akting si narsis dan si pemuji diri sendiri, terus merasa bahwa apa yang telah diperbuatnya, bak pahlawan. Sementara orang lain hanya pecundang. Pasalnya, aksi si narsis dan si pemuji diri sendiri ini bahkan ditebar pesonakan dalam dunia maya, media sosial, hingga media massa. Mengapa narsis dan memuji diri? Mengapa ada orang yang…
Ini
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
