INDONESIAN CHANNEL  

Sejak berdiri tahun 2017, TBM Lentera Pustaka hanya punya 14 anak dengan 600 buku. Hingga akhir tahun 2020 pun bertambah jadi 60 anak pembaca aktif. Dan kini di Spetember 2021, TBM Lentera Pustaka memiliki lebih dari 16o anak pembaca aktif yang membaca buku seminggu 3 kali dan berasal dari 3 desa (Sukaluyu, Tamansari, Sukajaya). baukan kini, TBM Lentera Pustaka pun menjalankan program lainnya seperti: 1) GEBERBURA (GErakan BERantas BUta aksaRA) yang diikuti 9 warga belajar buta huruf, 2) KEPRA (Kelas PRAsekolah) yang diikuti 25 anak usia PAUD, 3) YABI (YAtim BInaan) dengan 16 anak yatim, 4) JOMBI (JOMpo BInaan) dengan 8 jompo, 5) TBM Ramah Difabel dengan 3 anak difabel, 6) KOPERASI LENTERA dengan 26 ibu-ibu sebagai koperasi simpan pinjam untuk mengatasi soal rentenir dan utang berbunga tingg, 7) DonBuk (Donasi Buku) untuk menerima dan menyalurkan buku bacaan, 8) RABU (RAjin menaBUng) semua anak punya celengan, 9) LITDIG (LITerasi DIGital) seminggu…

Tak Berkategori  

Optimalkan Publikasi Gerakan Literasi di Indonesia, TBM Lentera Pustaka Luncurkan Website Taman Bacaan – Peristiwa

[ad_1] Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor meluncurkan website sebagai upaya optimalkan taman bacaan di Indonesia. Disaksikan 160-an anak pembaca aktif dan 20 relawan, peluncuran website resmi https://tbmlenterapustaka.com/ (tbmlenterapustaka.com) dilakukan di Bogor (13/10/2021). Selain berisi profil dan program taman bacaan, website ini pun menyajikan rubrik “majalah taman baca” yang ditulis setiap hari tentang aktivitas dan opini seputar taman bacaan dan gerakan litetasi di Indonesia. “Website tbmlenterapustaka.com ini dibangun secara sukarela oleh relawan kami, Nazarkasih. Sebagai bentuk kepedulian terhadap aktivitas taman bacaan yang layak dipublikasikan. Di era digital sekarang, taman bacaan bukan hanya tempat baca buku. Tapi harus mampu menjadi menjadi inkubator gerakan literasi dan tradisi baca, termasuk praktik baik taman bacaan. Apa saja informasi ada di website kami” ujar Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka yang sekaligus kandidat Doktor Taman Bacaan dari Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Pakuan Bogor. Nazarkasih, developer sekaligus relawan TBM Lentera Pustaka membangun…

Opini Itu Bebas, Tapi Fakta Adalah Suci; Bercermin Pada Penanganan Pandemi di Indonesia – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Opini Itu Bebas, Tapi Fakta Adalah Suci; Bercermin Pada Penanganan Pandemi di Indonesia – Analisis

Opini itu bebas fakta itu suci Zaman bisa maju, zaman bisa digital. Namun sayangnya opini bertebaran dimana-mana. Pendapat itu juga menjadi sumber hoaks. Pendapat juga menegaskan subjektivitas sikap dan pandangan yang kebenarannya sangat relatif. Atas nama otak, orang yang merasa pintar bebas berpendapat. Masalahnya tidak begitu lengkap tetapi bahkan lebih sesat. Opini, seolah-olah membangun kebenaran atas dasar prasangka tanpa fakta. Begitulah cara kerja opini. Memang, pendapat itu bebas. Per 30 September 2021 lalu, Nikkei Asia merilis indeks penanganan pandemi Covid-19. Hasilnya dua jempol untuk Indonesia. Karena secara Segalanya mampu meredam laju penularan Covid-19. Ranking Indonesia berada di 54. Jauh lebih baik dari AS di ranking ke-70 dan Inggris yang berada di ranking ke-69. Malaysia berada di ranking 102, sementara Singapura berada di 70-an. Kriteria penilaian mencakup: 1) manajemen penanganan kasus yang terinfeksi, 2) pelaksanaan vaksinasi, dan 3) pengendalian mobilitas sosial masyarakat. Maka John Hopkins University menilai penanganan Covid-19 di Indonesia disebut…

Pembangunan Pendidikan dari Pedalaman untuk Kemajuan Indonesia – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Pembangunan Pendidikan dari Pedalaman untuk Kemajuan Indonesia – Humaniora

[ad_1] Dirinya menilai hak-hak masyarakat adat, antara lain tanah, hutan, dan kearifan lokal kian tergerus. Minat generasi muda juga meredup, untuk belajar adat. Realitas tersebut berpotensi membuat masyarakat tercerabut dari jati dirinya. Selain itu, aktifis sekaligus Dewan Pemuda Adat Nusantara untuk Region Kalimantan ini juga merasa miris ketika melihat para pemuda dayak satu-persatu memilih mengadu nasib ke kota, ketika bergaul mereka enggan menggunakan bahasa ibu Dayak Kanayatn, bahkan terkesan malu menggunakannya. Seolah tak mengenal adat, usai kuliah jarang yang mau pulang kampung dan memilih kerja di luar kecamatan. Pemikiran tersebut membuat Wisa, bertekad untuk terus memajukan pendidikan. Bersama empat orang rekannya, bahu membahu mengelola SAS melalui pola pembelajaran bersatu dengan alam, mulai dari mengajak anak – anak didiknya mengikuti kegiatan adat di alam, seperti turun ke sawah atau mencari bahan untuk menganyam dan memasak. Hingga saat ini, ada kurang lebih 120 anak mengikuti kegiatan belajar mengajar tersebut. Pendanaan pendidikan juga dilakukan…

Kementerian Hukum dan HAM Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Kementerian Hukum dan HAM Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional – Peristiwa

[ad_1] Kementerian Hukum dan HAM menyelenggarakan Seminar Nasional Peran Kementerian Hukum dan HAM dalam Mengakselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional” dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021. Seminar Nasional ini dilaksanakan secara hibrida, luring di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM serta daring melalui Perbesar dan Youtube mengundang seluruh elemen masyarakat agar dapat berperan aktif ikut serta membangun Indonesia yang lebih baik. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly menyampaikan bahwa Seminar Nasional ini adalah momentum dalam mensinergikan dan mengkoordinasikan peran pemerintah sebagai katalisator dan dinamisator baik kepada masyarakat maupun dunia usaha. Hasil dari seminar ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai rumusan kajian dan rekomendasi kebijakan di bidang Hukum dan HAM. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai salah satu pilar pemerintahan turut berperan mendorong pemulihan kesehatan dan peningkatan ekonomi nasional melalui revolusi digital serta mengakselerasi kebijakan dalam mendorong kemudahan berusaha (kemudahan berbisnis) melalui peran Ditjen PP dan BPHN dalam…

Tak Berkategori  

Miris, 9 dari 10 Taman Bacaan di Indonesia Tidak Punya Biaya Operasional – Analisis

[ad_1] Biaya operasional jadi isu penting di taman bacaan. Karena faktanya, 9 dari 10 taman bacaan mengalami masalah besar soal biaya operasional. Alias tidak punya kecukupan dana untuk menjalankan aktivitas giat membaca dari yang seharusnya. Miris, 90% taman bacaan hanya mampu memenuhi di bawah 50% dari biaya operasional yang diperlukan. Agak miris, mengingat perjuangan taman bacaan sebagai ujung tombak tradisi baca dan budaya literasi masyarakat. Itulah Simpulan survei Tata Kelola Taman Bacaan di Indonesia yang dilakukan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka (Juni 2019). Survei yang dilakukan TBM Lentera Pustaka ini diikuti oleh 54 pegiat literasi dari 34 daerah di Indonesia dan menyebutkan bahwa:1.      70% taman bacaan di Indonesia hanya bisa memenuhi di bawah 25% dari kebutuhan operasionalnya.2.     18% taman bacaan hanya mampu memenuhi biaya operasional antara 26%-50% dari yang diperlukan.3.     8% taman bacaan mampu memenuhi biaya operasional antara 51%-75% dari yang dibutuhkan.4.    …

Ilmuwan Muda Ini Berhasil Jalin Kerjasama dengan Jerman untuk Dunia Pendidikan Indonesia – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Ilmuwan Muda Ini Berhasil Jalin Kerjasama dengan Jerman untuk Dunia Pendidikan Indonesia – Humaniora

[ad_1] Berbekal semangat, dan keinginan yang kuat untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Pria asal Kota Gudeg ini, rela meninggalkan tanah kelahirannya untuk menuntut ilmu hingga ke Eropa. Meski sempat diremehkan, karena  keterbatasan bahasa dan dianggap tak mampu menyelesaikan berbagai temuan ilmiah, tidak membuat Ito mundur selangkahpun. Dirinya membuktikan diri dengan membuat berbagai jurnal papper yang mengantarnya mendapatkan sejumlah penghargaan, antara lain Penghargaan Poster Ilmuwan Muda Terbaik 2012 di Krakow, Polandia dari Eurosensors (sebuah komunitas sensor terbesar di Polandia), dan Penghargaan Kertas Terbaik 2013 dari IEEE Nanotechnology di Suzhou, China. Tercatat, sejak tahun 2010 hingga 2019 ia telah menerbitkan 45 jurnal ilmiah . Jerih payah Ito, terbayar setelah rampung menyelesaikan seluruh pendidikannya, ia menjalin kerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi RI dan Pendidikan Tinggi Jerman di bidang nano dan quantum dengan nama Indonesian-German Center for Nano and Quantum Technologies (IG-Nano). Dari program tersebut, ilmuwan muda ini membuka diri untuk menjembatani sebanyak-banyaknya akademisi…

Ketika Pengusaha Dijegal Penguasa, Bagaimana Ekonomi Indonesia Bisa Maju? – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Ketika Pengusaha Dijegal Penguasa, Bagaimana Ekonomi Indonesia Bisa Maju? – Analisis

[ad_1] Ilustrasi Semua Orang Sama di Mata Hukum Apa yang ada di bayangan kalian ketika mendengar kata seorang pengusaha? Hidup berkecukupan? Mempunyai kendaraan bagus? Selalu tampil modis dengan tren fesyen terkini? Kehidupan seorang pemilik usaha senyatanya tidak seindah yang tergambarkan di dalam cerita sinetron kecintaan ibu-ibu. Berangkat pagi, pergi ke kantor, lalu pertemuan, kemudian pulang. Ya, siklus makmur. Visualisasi makmur dari sinetron tersebut lantas serta-merta menjadi stigma dari kita kebanyakan. Kamu salah satunya kan? Namun, di balik hal tersebut risiko akan penjegalan kesuksesan dalam berusaha atau berbisnis akan selalu ada, tidak hanya datang dari kompetitor bisnis, bahkan dari sebuah sistem yang “disalahgunakan” oleh “oknum” di dalam suatu negara. Acapkali dan bukan hal baru, pengusaha kerap mendapatkan kesulitan ketika merintis atau sekadar menjalankan kegiatan berbisnis yang lurus-lurus saja. Indikator Politik Indonesia pernah melakukan sebuah survei. Dan, hasil survei tersebut menyatakan bahwa 44% responden yang terdiri dari pengusaha di tujuh bidang dari empat…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.