INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Seseorang yang sudah menempati posisi teratas dalam organisasi apakah tidak perlu membaca lagi ide-ide, gagasan, pikiran, pandangan, serta contoh-contoh kepemimpinan? Jika orang tersebut mengatakan tidak perlu, maka ia tidak layak untuk terus duduk di kursi kepemimpinan itu. Sebab, jika ia merasa sudah piawai tentang seluk beluk kepemimpinan hanya karena sudah mencapai puncak organisasi, ia akan mudah terlena dan lupa untuk apa ia menjadi pemimpin. Banyak CEO perusahaan, organisasi nirlaba, maupun kepala pemerintahan yang tetap belajar ihwal kepemimpinan dengan kerendahan hati. Posisi puncak tidak membuat mereka terlena dan merasa tidak memerlukan lagi nasihat, saran, pikiran, maupun pandangan dari orang lain—bukan hanya mengenai isu-isu yang menjadi tanggung jawab mereka, melainkan yang lebih penting ialah tentang peran mereka sebagai pemimpin. “Untuk apa saya jadi pemimpin dan bagaimana saya harus memimpin?” layak selalu jadi pengingat ketika seorang pemimpin dihadapkan pada situasi genting yang menunggu keputusannya. Ibarat suhu di dunia persilatan, semakin tinggi posisi seseorang,…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.