INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Komitmen Indonesia pada Paris Perjanjian di 2015 dinilai banyak pihak sebagai omong kosong belaka. Sebabnya, pemerintah dinilai tak Segalanya dalam mengupayakan tujuan utama dari komitmen tersebut yaitu penurunan kadar emisi. Turunan aturan dan arah kebijakan energi nasional memang sudah mengarah kepada upaya penurunan emisi. Dalam waktu dekat misalnya, pemerintah menargetkan 23% target bauran energi berasal dari energi terbarukan. Akan tetapi, aktualisasi target tersebut dinilai kejar tayang, sebab pemerintah dirasa baru melakukan ekspansi masif pada bidang energi terbarukan menjelang tenggat waktu target bauran energi pada 2023. Upaya pemerintah dinilai masih abu-abu dan tidak serius menangani pengembangan industri energi terbarukan. Padahal sektor energi merupakan sektor nomor dua terbesar yang ditargetkan cukup tinggi dalam menurunkan emisi, yaitu sebesar 11 persen. Sementara sektor utama berasal dari kehutanan dengan target penurunan emisi sebesar 17,2 persen. Tersisa 2 tahun sebelum target bauran energi jatuh tempo pada tahun 2023. Sementara, terakhir capaian bauran energi masih menyentuh angka…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.