Inovasi di Era Digital, Apakah Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi dan Teknologi di Indonesia ? – Urban

[ad_1]

Sebuah kata yang selalu terdengar namun sulit untuk dilakukan, bila dilakukan terkadang tidak sesuai dengan konsep dan kenyataan itulah inovasi, “Inovasi bukan merupakan kegiatan satu kali pukul (one time phenomenon), melainkan suatu proses yang panjang dan kumulatif yang meliputi banyak proses pengambilan keputusan mulai penemuan gagasan sampai implementasinya di pasar,” kata Kuniyoshi Urabe.

Dengan adanya inovasi seseorang menjadi terbiasa untuk melakukan hal diluar zona nyaman, hal ini yang dituntut oleh pemerintah terhadap setiap individu untuk terbiasa melakukan inovasi melalui revolusi mental, dengan demikian setiap individu mempunyai dampak terhadap pembangunan ekonomi dan teknologi di era digital ini.

Pembangunan ekonomi dan teknologi di Indonesia saat ini sangat bergantung dengan adanya inovasi yang brilian dari anak-anak muda Indonesia yang notabene ditandai dengan kehidupan yang serba cepat dan praktis, semua hal dapat dilakukan dengan bersamaan hanya dengan melalui smartphone, entah itu untuk makanan, transpotasi, pendidikan, kesehatan, bahkan investasi, hal ini tidak luput dari inovasi-inovasi teknologi yang dilakukan oleh anak muda Indonesia.

Apabila kita melihat kebelakang. Indonesia yang disebut-sebut sebagai negara yang berlimpah sumber daya alam dan juga aspek wisata kelas dunia, walaupun dengan kekayaan yang ada Indonesia hanya memproduksi dan menjual barang mentah tanpa diproses atau diolah terlebih dahulu, dengan demikian harga yang dijual sangatlah rendah dan lebih naasnya lagi produk yang kita jual ke luar negeri, diolah disana lalu dijual kembali ke dalam negeri dengan harga berlipat-lipat ganda, hal inilah yang menyebabkan potensi Indonesia yang tidak terserap dengan baik.

Potensi Indonesia yang tidak terserap dengan baik disebabkan oleh sumber daya manusia yang rendah dan tidak merata, hal ini menjadi “PR” bagi pemerintah untuk mentuntaskan masalah ini dengan serius, karena sistem pendidikan yang terbuka dan fleksibel menjadi suatu Inovasi besar bagi pendidikan di Indonesia, dengan adanya inovasi pendidikan, melahirkan inovasi-inovasi baru yang lain, sehingga inovasi akan berkembang seiring dengan perkembangan Inovasi pendidikan di Indonesia.

Sebab itu Indonesia harus mengalokasikan APBN yang cukup untuk pendidikan, melihat sejarah Jepang secara singkat, ketika Jepang kalah di PD II, Kaisar Hirohito berkata kepada Jendralnya ” Kita telah jatuh karena kita tidak belajar. Kalau kita semua tidak belajar, Bagaimana kita akan mengejar mereka? maka kumpulkan semua guru yang tersisa. Karena sekarang sekarang pada mereka kita bertumpu, bukan pada kekutan pasukan”. Sebegitu pentingnya pendidikan bagi semua negara di dunia, oleh sebab itu guru sebagai fondasi dasar pendidikan harus dipandang sejajar dengan profesi mulia lainnya terutama di Indonesia.

Dengan adanya perkembangan sumber daya manusia saat ini  terutama generasi muda di Indonesia, Inovasi-inovasi yang dilakukan mulai mengarah digitalisasi, terutama dibidang teknologi dan Informasi, Indonesia mempunyai inovasi teknologi hampir disemua bidang, hal ini yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat dan angka pengangguran menurun

Sebagai negara ke-4 populasi dunia, Indonesia seharusnya dapat menjadi negara-negara besar seperti Tiongkok, dan USA, Inovasi yang brilian dapat dilakukan apabila Indonesia menciptakan dan mencetak Entreprenuer-entreprenuer muda untuk melakukan inovasi, dengan adanya digitalisasi diharapakan setiap individu mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi inovator-inovator hebat dibidangnya sehingga dengan demikian mencetak produk dan jasa yang siap untuk bersaing secara Global.

Maka dari itu Indonesia sebagai bangsa yang besar dan hebat, diharapkan setiap individu berkontribusi dalam pembangunan Ekonomi melalui inovasi-inovasi yang brilian, dengan adanya inovator yang hebat, Indonesia dapat menjadi pusat perekonomian Asia tenggara bahkan menjadi pusat perdagangan dunia

Untuk mewujudkan hal tersebut semua harus dicicil sejak dini, mulai dari pengelolaan SDA, SDM, Infrastruktur, dan juga Pemerintahan yang transparan demi mewujudkan cita-cita nasional Indonesia lewat Inovasi dan teknologi.



[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »