9 Cara Mengatasi Anak yang Dipanggil Tidak Menoleh, Sudah Coba? – HEALTHNEWS MAGAZINE

[ad_1]

Dalam membesarkan anak, ada banyak tantangan yang harus dihadapi orang tua. Salah satu tantangan tersebut adalah sulitnya membuat anak merespons saat dipanggil. Karena itu, bagaimana cara mengatasi anak yang dipanggil tidak menoleh? Simak ulasannya di sini. 

Penyebab Anak Tidak Menoleh Saat Dipanggil

Masalah ini disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari autisme, gangguan pendengaran, hingga gangguan perkembangan lainnya. Hal ini bisa menjadi situasi yang sangat menegangkan bagi orang tua dan pengasuh, tetapi untungnya ada beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk membantu anak merespons.

Untuk mengatasinya, Parents harus memahami terlebih dahulu apa penyebabnya, sehingga bisa diatasi dengan solusi yang tepat. 

Cara Mengatasi Anak yang Dipanggil Tidak Menoleh

Sebagai orangtua, Parents harus memahami berbagai faktor yang berpengaruh sehingga Anda strategi yang dapat Anda gunakan untuk membantu anak merespons saat dipanggil.

1. Ulangi Panggilan Sampai Anak Merespons

Saat mencoba menghadapi anak yang tidak merespon saat dipanggil, salah satu pendekatan yang paling efektif adalah mengulangi panggilan sampai anak merespon. Hal ini efektif ketika kesulitan anak merespons disebabkan karena gangguan perkembangan, seperti autisme, gangguan pendengaran, atau gangguan lainnya. Oleh karena itu, penting untuk terus mengulangi panggilan tersebut demi menarik perhatian anak. 

2. Hindari Berteriak Saat Memanggil Anak

Salah satu cara mengatasi anak yang tidak menoleh saat dipanggil adalah dengan tidak berteriak. Berteriak dapat membuat anak tidak senang dan dapat menyebabkan hasil negatif, seperti ketakutan, kecemasan, dan perilaku yang mengganggu. Sebaliknya, disarankan untuk terus mengulang nama dengan cara yang lembut, tidak mengancam, dan berpotensi mengubah intonasi.

3. Gunakan Sentuhan Fisik untuk Menarik Perhatian Anak

Salah satu cara untuk menarik perhatian anak adalah melalui sentuhan fisik. Hal ini dapat dilakukan dengan menepuk-nepuk anak dengan lembut, karena kemungkinan akan menarik perhatian anak dan mengajak mereka untuk melihat ke sumber arah suara.

4. Ubah Intonasi Saat Memanggilnya

Salah satu cara untuk membantu mengatasi anak yang tidak menoleh saat dipanggil adalah dengan mengubah intonasi saat memanggil. Teknik ini menggunakan konsep bahwa perhatian anak dapat dirangsang oleh perubahan volume, nada, dan infleksi.

Dengan memvariasikan intonasi panggilan, anak mungkin menjadi lebih waspada dan lebih cenderung merespons. Mengubah intonasi harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan tidak konfrontatif, bukan dengan cara yang keras atau menuntut, dan tidak dengan teriakan. Teknik ini dapat diterapkan dalam kombinasi dengan pendekatan lain seperti mengulang panggilan dan menggunakan sentuhan fisik, yang selanjutnya dapat meningkatkan kemungkinan anak merespons.

Artikel terkait: Mencari Alternatif Kata “Jangan” saat memberitahu si kecil

5. Berikan Isyarat Visual untuk Menarik Perhatian Anak

Beri isyarat visual untuk menarik perhatian anak. Strategi ini bekerja dengan baik, terutama jika anak merespons isyarat fisik. Isyarat visual ini dapat berkisar dari menunjuk ke sesuatu yang menarik hingga menggunakan alat peraga. Menggunakan isyarat atau penyangga sederhana dapat menjadi cara yang efektif untuk menarik perhatian anak dan memastikan bahwa mereka memerhatikan saat dipanggil.

6. Sesuaikan Nada Suara dengan Kebutuhan Anak

Salah satu cara mengatasi anak tidak menoleh saat dipanggil adalah dengan menyesuaikan nada suara dengan kebutuhan anak. Ini melibatkan memahami kemampuan anak dan mengakomodasi mereka dengan nada yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Misalnya, anak autis mungkin mendapat manfaat dari nada yang lebih lembut dan lebih lambat, sementara anak dengan gangguan pendengaran mungkin membutuhkan lebih tinggi volume dan kejelasan. Mengubah intonasi saat memanggil juga penting, tetapi penting untuk tidak berteriak. 

7. Fokus pada Minat Anak Saat Memanggil

Salah satu cara menghadapi anak yang tidak menoleh saat dipanggil adalah dengan fokus pada minatnya. Dengan mengambil keuntungan dari kepentingan anak, mereka mungkin akan lebih merespons.

Misalnya, jika anak memiliki ketertarikan khusus pada buku atau binatang, memanggil mereka dengan nada cerita yang menarik atau suara binatang bisa menjadi lebih menarik.  

8. Gunakan Pujian Verbal atau Nonverbal untuk Memberi Penghargaan 

Salah satu cara yang paling efektif untuk menghadapi anak yang tidak merespon saat dipanggil adalah dengan menggunakan pujian verbal atau nonverbal untuk menunjukkan penghargaan atas kehadiran mereka. Pujian bisa berupa pujian verbal, seperti mengatakan “Good job!” atau “Pintarnya!”, atau gerakan nonverbal, seperti pelukan atau acungan jempol.

Pujian dapat membantu membangun rasa percaya diri dan mendorong anak untuk lebih terlibat dengan lingkungan. Selain itu, hal ini dapat membantu anak untuk menyadari bahwa mereka berharga dan layak diperhatikan, yang dapat membantu meningkatkan daya tanggap mereka saat dipanggil.

9. Tetap Sabar dan Positif Saat Menyapa Anak

Ketika mencoba untuk terlibat dengan seorang anak yang tidak menoleh saat dipanggil, penting untuk menjaga kesabaran dan pikiran positif. Untuk beberapa anak, autisme, gangguan pendengaran, atau gangguan perkembangan lainnya dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk merespons isyarat verbal. Untuk mengatasi hal ini, penting untuk tetap sabar dalam melatih anak agar ia merespons saat dipanggil. 

Artikel terkait: Bunda, begini 5 tips mengajarkan anak sabar menunggu giliran

Kesimpulannya, ketika seorang anak mengalami kesulitan merespons panggilan, ada banyak kemungkinan penyebabnya, mulai dari gangguan autisme, gangguan pendengaran hingga keterlambatan perkembangan lainnya.

Ada beberapa cara untuk mengatasi kesulitan tersebut, seperti mengulang dan mengubah intonasi saat memanggil, menggunakan sentuhan fisik, dan memanggil anak dengan cara khusus. Dengan memahami akar penyebab kesulitan dan menggunakan teknik ini, orang tua dapat membantu anak mereka merespons saat dipanggil.

 

Baca juga: 

id.theasianparent.com/cara-mengajarkan-etika-bertamu

id.theasianparent.com/mengajarkan-kebaikan-pada-anak

id.theasianparent.com/hidup-sederhana

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

[ad_2]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »