Jejak Kaki

Oleh: Georgie Kumaat

Semalam aku bermimpi sedang berjalan menyisir pantai bersama Tuhan.
Di cakrawala terbentang adegan kehidupan ku.

Pada setiap adegan, aku melihat dua pasang jejak kaki di pasir,
sepasang jejak kakiku dan sepasang lagi jejak kaki Tuhan.

Setelah adegan terakhir dari kehidupan ku, terhampar di hadapanku,
aku menoleh ke belakang melihat jejak kaki di pasir.

Aku memperhatikan bahwa berkali-kali sepanjang jalan hidupku,
terutama pada saat-saat paling gawat dan mencekam,
hanya terdapat sepasang jejak kaki saja.

Hal ini benar-benar membuat aku sangat kecewa,
maka aku bertanya kepada Tuhan,
“Tuhan, di manakah Engkau?

Engkau mengatakan bila aku memutuskan untuk mengikut Engkau,
Engkau akan berjalan bersama aku sepanjang jalan hidupku.

Namun, aku memperhatikan bahwa pada saat-saat paling gawat dan
beban berat menindas hidupku,
hanya terdapat sepasang jejak kaki saja,

dan aku tidak mengerti mengapa pada waktu aku sangat membutuhkan Engkau,
justru Engkau meninggalkan aku.”

Tuhan menjawab,
“Anak-Ku, engkau sangat berharga di mata-Ku,
Aku sangat mengasihi engkau
dan Aku tidak akan meninggalkan engkau.

Pada waktu engkau dalam bahaya dan dalam penderitaan,
engkau hanya melihat sepasang jejak kaki saja,
karena pada waktu itu…
AKU MENGGENDONG KAMU.”

*******

Video di  bawah ini cerita terjemahan yang sangat menggugah kita manusia, yang kadang berpikir bahwa kita ditinggalkan oleh-Nya saat kita membutuhkan pertolonganNya, namun TUHAN tidak akan pernah meninggalkan kita, anak-anakNya. Amin

https://www.youtube.com/watch?v=5kzQFSEKGNY&t=3s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »