INDONESIAN CHANNEL  

[ad_1] Langkah kakinya setiap pagi menyusuri sawah dan ladang untuk berkeliling ke rumah siswa satu persatu. Tak kenal lelah dan letih, ini Avan lakukan agar para siswa tercintanya mendapatkan ilmu dan pelajaran selama Covid-19 melanda negeri tercinta ini. Keterbatasan teknologi dan ekonomi, Avan door to door mendatangi siswa terkasih untuk tetap mendapatkan asupan pengetahuan yang cukup. Pak Avan mengatakan bahwa ia “belum menjadi guru yang baik” lantaran tidak mengikuti imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah. Sebagai seorang guru yang sudah berstatus pegawai negeri sipil (PNS), Pak Avan tidak mengikuti imbauan pemerintah. Ini karena murid-muridnya tidak memiliki sarana untuk belajar di rumah, seperti telepon pintar, laptop, dan kuota internet yang cukup untuk melakukan proses belar secara daring sesuai anjuran pemerintah. Pak Avan yang limbung, galau tak karuan, siswanyatak memiliki smarthphone juga laptop. Jikapun ada misalnya, dana untuk membeli kuota internet akan membebani wali murid. Avan menyadari bahwa tak semua orangtua siswa memiliki…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.