Bulan Oktober dikenal sebagai Bulan Bahasa. Terjadinya peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi tonggak untuk menjunjung bahasa persatuannya, yakni bahasa Indonesia. Akan tetapi, saat ini bahasa Indonesia mulai tergeser oleh pengaruh bahasa asing, salah satunya bahasa Inggris. Lalu, bagaimana eksistensi bahasa Indonesia pada era global saat ini? Sayangnya, sebagian dari kekayaan bahasa etnik Indonesia kini telah punah dan sebagian lagi terancam punah. Hilang atau punahnya bahasa memiliki makna bahwa hilang pula kebudayaan negara. Kita dapat memandang kebudayaan sebagai sudut pandang untuk melihat dunia. Saat satu bahasa etnik punah, maka hilang pula satu sudut pandang dalam memandang dunia, alam, dan seisinya. Hilangnya bahasa juga menyebabkan hilangnya pengetahuan prasejarah serta pengetahuan ekologi tradisional Suatu bahasa sangatlah penting untuk menjaga kultur dan juga bangsa. Tanpa bahasa, kultur akan menghilang seiring dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, beberapa peraturan telah dibentuk untuk melindunginya. Salah satunya UUD 1945 Pasal 32 Ayat 2 (hasil amandemen…
Global
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
