[ad_1] Roh Anda adalah apa yang tersisa ketika Anda menanggalkan segala sesuatu yang Anda pikirkan tentang diri Anda. Ini adalah inti dari keberadaan Anda; benih dari mana Anda tumbuh; mata air dari mana Anda minum. Namun, terkadang benih ini tertidur dan musim semi ini mengering. Anda kehilangan kontak dengan bagian diri Anda yang paling nyata, paling otentik. Setiap detik kehidupan modern penuh dengan gangguan yang membuat Anda stres, cemas, dan terputus dari tujuan dan makna Anda. Di balik itu semua, roh Anda tidur nyenyak – terlalu dalam. Anda merasakannya. Saya tahu Anda melakukannya. Saya juga merasakannya. Gatal yang mengganggu yang tidak bisa digaruk; dahaga yang tidak dapat dipadamkan; kerinduan yang tidak bisa Anda ungkapkan. Ini adalah pesan-pesan yang dikirimkan kepada Anda oleh roh tidur Anda. Ini memaksa Anda untuk menjangkau ke dalam dan membangunkannya dari tidurnya. Ia ingin menunjukkan kepada Anda cara hidup yang berbeda; cara yang lebih damai yang berjalan…
Suami Wafat, Ustadzah Lil Berharap Bisa Wujudkan Cita-cita Anaknya – Humaniora
[ad_1] Cita-cita mulia lahir dari Rumah Tahfidz Amanah, Kraksaan Probolinggo, yakni Ustadzah Irham Fidrotur Rahmah dan Ustadz Su’udi. Pasangan suami istri itu telah mengajar di Rumah Tahfidz tersebut selama 6 tahun. Impian mereka adalah mendidik anak-anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an. Namun, pada Juli lalu, Ustadz Su’udi wafat karena terdampak Covid-19. Hal tersebut membuat Ustadzah Iil sapaan akrab Ustadzah Irham Fidrotur Rahmah harus membesarkan ketiga anak-anaknya yang masih kecil seorang diri. Duka yang menyelimuti Ustadzah Iil mendapat dukungan dari kedua orang tuanya. Sementara ini Ustadzah Iil tinggal bersama orang tuanya di Desa Karang Duwe, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Rumah sederhana yang masih beralaskan tanah dan dinding kayu itu sempat membuat anaknya tidak betah dan ingin kembali ke Rumah Tahfidz. “Sementara saya tinggal bersama orang tua karena masih masa iddah, insyaAllah setelah lahiran mau mengajar lagi di Rumah Tahfidz,” tutur Ustadzah Iil tersenyum. Sejak kecil anak-anak Ustadzah Iil sudah diajarkan Al-Quran. Fardan (12) kelas…
