Meraih Berkah Rezeki di Kala Pandemi – Humaniora
INDONESIAN CHANNEL  

Meraih Berkah Rezeki di Kala Pandemi – Humaniora

[ad_1] “Semangat itu seperti tim yang berkumpul dalam serikat pekerja. Yang saling mengenal di antara mereka akan mudah saling tertaut. Yang saling merasa asing di antara mereka akan mudah saling berselisih” (Hadits diriwayatkan oleh: Muslim) Imam An-Nawawi -Rahimahullah- dalam khotbahnya ia menulis, “Roh-roh itu saling mengenal karena sesuatu yang Tuhan ciptakan untuk mereka. Karena isi dunia ini hanyalah iman atau kekufuran; mereka yang taat kepada Tuhan Subhanahu Wa Ta’ala akan mudah dihubungkan dengan sesama hamba yang taat, dan dipisahkan dari yang memberontak”. Setiap orang akan cinta pada orang yang semisal dengan sifatnya. Kalau generasi millenial sih bilangnya “sefrekuensi”. Ada orang yang baru kenal dan berjumpa beberapa detik yang lalu, tapi mereka seolah-olah pernah bertemu sebelumnya, bahkan seolah sudah berinteraksi sejak lama. Maka hal ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin adanya, bahkan Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah menyampaikan hal ini 14 abad yang lalu, dalam haditsnya yang mulia. Seketika…

Tidakkah Indonesia Terlalu Terburu-buru dengan Kebijakan Ekspor Ini? – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Tidakkah Indonesia Terlalu Terburu-buru dengan Kebijakan Ekspor Ini? – Analisis

[ad_1] Indonesia yang kaya dengan sumber daya alam termasuk nikel, sedang bersiap menjadi rantai pasokan global kebutuhan kendaraan listrik (Kendaraan listrik) dunia. Namun, untuk mencapai posisi tersebut diperlukan bantuan terutama pengetahuan mengolah nikel menjadi barang setengah jadi bahkan ke barang jadi yang sempurna. Di sinilah peran investor dibutuhakn. Misalnya saja, kabar bahwa Tesla akan berinvestasi mengenai pembuatan mobil listrik di Indonesia sudah berhembus sejak awal tahun. Namun tidak hanya Tesla yang mengincar ‘harta karun’ RI sebagai bahan baku baterai EV, banyak negara-negara lain yang tertarik untuk mengembangkan industri baterai listrik di Tanah Air. Mengapa para investor ini tertarik? Karena Indonesia dikatakan hanya perlu 5 tahun untuk mencapai mata rantai industri baterai lithium, sedangkan negara seperti Tiongkok memelrukan waktu hingga 20 tahun. Hal ini diungkap salah satu investor kawasan industri IMIP kala berbincang dengan 3 Menteri RI mengenai masa depan mobil listrik Indonesia, Juli silam. Namun, ketika Indonesia sudah mulai menjajaki kesempatan…

Gejala Apatisme Intelektual, Apa Kabar Para Cendekiawan? (Bagian 2) – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Gejala Apatisme Intelektual, Apa Kabar Para Cendekiawan? (Bagian 2) – Analisis

[ad_1] I.2 Tujuan Penulisan Ada 2 tujuan penulis memposting artikel bersambung ini (direncanakan lebih dari 30 judul artikel), yakni: a. Meluruskan peran kaum intelektual bangsa dalam menunaikan tugas keintelektualitasannya agar kembali pada kodrat sejatinya dalam mewujudkan cita-cita proklamasi. Kehendak ini sesuai dengan titah sejarah peradaban. Yakni, bertanggung jawab menangani segala isu keintelektualitasan peradaban/bangsa, baik berkenaan dengan isu fundamental maupun isu teknikal. Menurut penulis, kesan segregasi tanggung jawab kedua isu intelektualitas itu semakin nyata dan tajam belakangan ini, seolah-olah kaum intelektual hanya boleh bicara soal isu teknikal saja. Sedangkan isu fundamental merupakan kewenangan pemerintah atau politisi. Kesan itu terlihat pada rangkaian program perayaan 100 tahun Perguruan Tinggi Teknik Indonesia oleh ITB, subjek artikel LIPI maupun kerangka berpikir penyusunan Visi Indonesia 2045 oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Ketiga lembaga itu di-back-up oleh unsur-unsur profesional/intelektual dengan kualifikasi dan atribut akademis tertinggi di tanah air. Apakah memang logika berpikir seperti inikah yang ingin dibangun pihak-pihak…

Konco – Fiksi – www.indonesiana.id
INDONESIAN CHANNEL  

Konco – Fiksi – www.indonesiana.id

[ad_1] KONCO Kabar minggu kemarinPPKM akan diperpanjangtetap jaga protokol kesehatanselalu gunakan masker serta tetap jaga jarak Kabar minggu iniPPKM kembali diperpanjangtetap jaga protokol kesehatanselalu gunakan masker serta tetap jaga jarak Kabar minggu depanPPKM terpaksa diperpanjangtetap jaga protokol kesehatanselalu gunakan masker serta tetap jaga jarak Kabar bulan nanti?Kabar tahun mendatang? Waduh! sudah hampir 2 tahun lo pakde “Ya ndak tau kok tanya saya?” Hendi Kusuma S SoetomoJakarta, 16 September 2021 [ad_2] Sumber Berita

Bangkitkan Semangat Membaca, Kampung Literasi Sukaluyu Gelar Workshop Puisi Anak – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Bangkitkan Semangat Membaca, Kampung Literasi Sukaluyu Gelar Workshop Puisi Anak – Peristiwa

[ad_1] Sebagai upaya menggelorakan semangat membaca buku di kalangan anak-anak, Kampung Literasi Sukaluyu menggelar “Workshop Puisi Gerakan Literasi 2021” di TBM Lentera Pustaka Bogor (19/09.2021). Diikuti 80 anak pembaca aktif taman bacan dari 3 desa (Sukaluyu, Tamansari, Sukajaya), workshop puisi menjadi ajang pembuka lomba baca puisi bermusik anak-anak sebagai rangkaian program kampung literasi. Workhsop puisi bertujuan untuk membangun kesadaran literasi budaya kewargaan, di samping menjadi sarana ekspresi dan kreativitas seni budaya anak-anak kampung. Puisi pun dinilai mampu menjadi media pembentukan karaktera anak, baik secara religius, sosial humaniora, maupun edukatif.  Workshop disampaikan langsung oleh Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka yag sekalius pegiat literasi. Selain memberikan edukasi tentang ada dan bagaimana puisi, Syarif juga membacakan tiga buah puisi karya KH. A. Musthofa Bisri berjudul Kalau Kau Sibuk Kalau Kau Sempat, Orang kecil Orang Besar, dan Ibu. (Simak: https://www.youtube.com/watch?v=q0xYCSkX-As) Dalam penjelasannya, Syarif menyatakan semangat membaca buku dan gerakan literasi di kalangan anak-anak harus…

INDONESIAN CHANNEL  

Mengingat Kembali Kasus Sarang Burung Walet di Bengkulu – Analisis

[ad_1] Kasus penganiayaan Muhammad Kece yang diduga dilakukan oleh terpidana kasus Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte membuka luka lama tentang kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Novel Baswedan ketika menjabat sebagai Kasat Reskrim Polda Bengkulu pada tahun 2004 silam. Kasus ini bermula dari penangkapan enam pencuri sarang burung wallet di Kota Bengkulu, kemudian Novel Baswedan yang baru saja menjabat sebagai kasat reskrim pada saat itu, membawa keenam terduga pencuri ini ke suatu tempat untuk mengembangkan kasus. Tempat itulah adalah Pantai Panjang yang berada di tepi Laut Lepas. Novel menembak kaki Irwansyah Siregar dan Nuryadi. Sementara, empat pelaku lain diurus oleh anak-anak buahnya. Nahasnya, salah satu korban yang bernama Mulyan Johani meninggal dunia saat hendak perjalanan ke RSUD Bengkulu. Meskipun begitu, kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dan Novel hanya dikenakan sanksi administratif berupa teguran keras dan pembinaan. Haris Azhar, sebagai pengacara Novel menegaskan Novel tidak terlibat dari kasus ini. “Dari temuan kami,…

Tak Berkategori  

Sinopsis KDrama Squid Game, Darah dan Pertaruhan Nyawa – Hiburan

[ad_1] Pernahkah mendengar atau bahan memainkan permaianan yang harus mempertaruhkan nyawa hanya demi uang semata? Permainan Cumi, salah satu drama Korea yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial ini telah menyita perhatian para penggemar KDrama. Bagaimana tidak? Hanya demi uang, nyawa dipertaruhkan. Tidak tua tidak muda, semua yang memang tengah membutuhkan uang, tergoda dengan permainan yang tidak detail cara memainkannya ini. Ki Hoon (Lee Jung Jae) menjadi salah satu peserta dari permainan yang akan menghadiahi 45,6 miliar won bagi pemenang yang beruntung. Sebelumnya, Ki Hoon memiliki kehidupan yang sangat nelangsa semenjak ia belia. Ibunya hanya seorang pedagang di pasar yang serba kekurangan. Ki Hoon yang kehilangan pekerjaan, semakin menjadi-jadi untuk meminta uang kepada sang ibu. Bahkan, rumah tangganya pun harus berakhir di meja pengadilan. Putri semata wayangnya dibawa oleh sang mantan istri yang telah memiliki suami baru. Tak sampai di situ saja, kehidupan Ki Hoon yang menyedihkan pun semakin parah ketika…

Belajar dari Drucker: Pemimpin Tidak Patut Berdalih – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Belajar dari Drucker: Pemimpin Tidak Patut Berdalih – Analisis

[ad_1] Seseorang yang sudah menempati posisi teratas dalam organisasi apakah tidak perlu membaca lagi ide-ide, gagasan, pikiran, pandangan, serta contoh-contoh kepemimpinan? Jika orang tersebut mengatakan tidak perlu, maka ia tidak layak untuk terus duduk di kursi kepemimpinan itu. Sebab, jika ia merasa sudah piawai tentang seluk beluk kepemimpinan hanya karena sudah mencapai puncak organisasi, ia akan mudah terlena dan lupa untuk apa ia menjadi pemimpin. Banyak CEO perusahaan, organisasi nirlaba, maupun kepala pemerintahan yang tetap belajar ihwal kepemimpinan dengan kerendahan hati. Posisi puncak tidak membuat mereka terlena dan merasa tidak memerlukan lagi nasihat, saran, pikiran, maupun pandangan dari orang lain—bukan hanya mengenai isu-isu yang menjadi tanggung jawab mereka, melainkan yang lebih penting ialah tentang peran mereka sebagai pemimpin. “Untuk apa saya jadi pemimpin dan bagaimana saya harus memimpin?” layak selalu jadi pengingat ketika seorang pemimpin dihadapkan pada situasi genting yang menunggu keputusannya. Ibarat suhu di dunia persilatan, semakin tinggi posisi seseorang,…

Terima Kasih Kader, Rakyat Jadi Tahu Uang Miliaran itu – Peristiwa
INDONESIAN CHANNEL  

Terima Kasih Kader, Rakyat Jadi Tahu Uang Miliaran itu – Peristiwa

[ad_1] Sekarang semakin benderang bahwa selama ini, rakyat dan suaranya hanya dimanfaatkan untuk meraih kursi, kemudian setelahnya mengeruk uang rakyat, dengan kerja yang banyak disebut berbagai pihak dengan ongkang-ongkang kaki. Sebab setiap bulan mereka dapat uang puluhan juta, dalam setahun uang pun bertambah miliaran, tapi kerja yang katanya untuk rakyat boleh disebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sejatinya, tanpa harus dibongkar oleh salah seorang anggotanya, berbagai pihak pun tahu menyoal gaji, tunjangan, dan uang kemewahan yang diterima anggota dewan yang terhormat itu, hasil kongkalikong antara siapa, kalau bukan akal-akalan para partai politik yang mengusungnya. Menjadi anggota dewan pun tetap masih ada tanggungjawab setor ke partai, karenanya, selain bicara uang gaji, tunjangan, dan uang kemewahan, mereka pun masih mengincar celah-celah lahan yang dapat dikorupsi, hingga duet mereka dengan pemerintah yang juga kepanjangan tangan dari partai politik, juga bahu-membahu melemahkan KPK dengan produk dan kebijakan Undang-Undang untuk melindungi diri mereka sendiri. Luar biasa. Bersikap setelah…

Undang-Undang Pers Belum Sempurna Mengatasi Kriminalitas Terhadap Pers – Analisis
INDONESIAN CHANNEL  

Undang-Undang Pers Belum Sempurna Mengatasi Kriminalitas Terhadap Pers – Analisis

[ad_1] Kemerdekaan pers adalah salah satu bagian dari hak warga negara untuk berekspresi, berpendapat, dan menerima segala informasi. Tidak hanya dilihat sebagai sebuah hak, kemerdekaan pers menjadi sebuah bentuk kebutuhan untuk mewujudkan kepentingan pers dan kepentingan publik. Sudah terjamin dalam Undang-undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers bahwa para pekerja pers atau wartawan akan terlindungi dan terjamin haknya oleh UU tersebut. Namun, menurut wartawan senior, Ridlo Eisy, Undang-undang Pers saat ini tidak Lex Spesialis. Dalam video wawancara yang di unggah pada kanal youtube Inspirasi Untuk Bangsa (18/12/20), Ridlo Eisy mengatakan saat ini UU Pers belum sepenuhnya memenuhi harapan dalam memperjuangkan kemerdekaan pers. Apalagi terkait kasus-kasus kriminalitas terhadap pers. Lebih lanjut ia menjelaskan, Ketika wartawan membuat kesalahan atau pelanggaran terhadap Undang-undang hukum yang lain, maka UU tersebutlah yang akan bergerak, dan untuk melindungi kriminalitas terhadap pers, saat ini Dewan Pers telah melakukan kerjasama dengan beberapa instansi. Diantaranya ada dengan pihak kepolisian, jika…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.