[ad_1] Karet alam yang berasal dari lateks tumbuhan karet (Hevea brasiliensis) dan karet buatan yang berasal dari pengolahan minyak bumi merupakan sumber daya yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Sifat karet yang elastis dan tahan banting banyak diaplikasikan dalam transportasi (misalnya ban), industri (misalnya lembaran silikon), konsumen (misalnya pakaian), dan medis (misalnya tubing dan kabel). Menurut FAO tahun 2019, Indonesia adalah negara penghasil karet terbesar kedua di dunia setelah Thailand dengan hasil produksi tahunan yang mencapai 3,4 juta ton. Sebagian besar hasil produksi karet Indonesia diekspor ke Amerika Serikat, Jepang, China, dan beberapa negara lainnya. Produksi karet yang dihasilkan Indonesia telah memenuhi sekitar 29,8% dari kebutuhan karet dunia. Oleh karena itu, karet menjadi salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia yang mempunyai peran penting dalam perekonomian. Tingginya produksi karet Indonesia didukung oleh luasnya lahan perkebunan karet. Menurut Statistik Perkebunan Karet 2019 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), luas lahan perkebunan karet Indonesia…
INDONESIAN TALK
Berita Terbaru
9 Alasan Psikologis Mengapa Beberapa Orang Begitu Menghakimi – Urban
[ad_1] Jika Anda pernah menerima penilaian atau kritik orang lain, Anda mungkin ingat betapa buruknya itu. Bahkan jika Anda tidak ingat persis apa yang mereka katakan, Anda mungkin ingat bagaimana perasaan Anda saat itu. Jadi mengapa beberapa orang menghakimi sementara yang lain toleran dan menerima? Apa yang mendorong satu orang menjadi kritis sementara yang lain mendukung? Mari kita lihat beberapa alasan psikologis mengapa seseorang mungkin menghakimi. Itu dapat membantu kita memahami dari mana orang lain berasal dengan perilakunya. 1. Mereka merasa tidak aman dan memiliki harga diri yang rendah. Sebagai aturan umum, semakin tidak aman seseorang tentang dirinya sendiri, semakin mereka akan menghakimi orang lain. Ini mungkin tentang penampilan pribadi, status sosial, prestasi, kebugaran, kesehatan, usia, atau bahkan perilaku. Mereka yang menilai orang lain cenderung mengambil dari perasaan, kegagalan, dan pengalaman pribadinya sendiri. Jika mereka dibuat merasa rendah diri, tidak dihargai, tidak diinginkan, dan tidak dihargai di masa lalu, mereka akan…
Mengenal Lebih Jauh Wisata Eduaksi Kelurahan Dadaprejo bersama Mahasiswa PMM UMM – Travel
[ad_1] Mahasiswa PMM UMM Kelompok 10 Gelombang 13 Batu, 1 Oktober 2021 – Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktimu Negeri Kelompok 10 Gelombang 13 UMM akan berakhir setelah turun gunung menyatu dengan masyarakat untuk menjalankan program kerja selama 30 hari. Pelaksanaan PMM Bhaktimu Negeri tersebut beranggotakan 5 mahasiswa, diantaranya Alfariko Apreliyan, Nadhira Pramoedya, M. Hasbi Zakiyyudin , M. Isom Ramadhan, dan Nandiroh. Program kerja dalam kegiatan PMM merupakan wujud sumbangsih mahasiswa kepada masyarakat dalam menyelesaikan masalah sosial. PMM Bhaktimu Negeri tersebut terlaksana di Kelurahan Dadaprejo, sebuah Kelurahan wisata eduaksi yang memiliki 3 sentra destinasi wisata yakni wisata budidaya tanaman Anggrek, sentra gerabah, dan sentra Dadap Batik Batu. Sebelum terjun ke masyarakat, mahasiswa melaksanakan pembukaan secara simbolis di kantor kelurahan Dadaprejo pada 6 September 2021. Program kerja yang diajukan berfokus mengenai pengembangan Kelurahan Wisata Dadaprejo melalui branding dengan platform media digital. Menariknya mahasiswa PMM tersebut banyak menemui mahasiswa UMM dari jurusan…
Cari Rezeki dengan Berwirausaha – Analisis
[ad_1] Oleh: Hasibah Ahmad Fuad* Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berdagang sepanjang hidupnya untuk mencari rezeki. Jika ditiru, orang akan mencapai kesuksesan yang besar. Lihat saja orang-orang yang masuk ke daftar orang terkaya di dunia merupakan pebisnis atau wirausahawan. Jika ingin menjadi orang sukses, cobalah untuk memupuk rasa dan insting wirausaha yang dimiliki dengan menjalankan bisnis sampingan skala kecil. Seperti yang dilakukan ibu 6 anak bernama Ibu Dede Sa’adah (48) ini memulai usahanya sejak merantau. Masa mudanya yang bebas dan isu-isu keagamaan yang umum, membuatnya mencari kebenaran tentang Islam. Ia berpindah-pindah masjid ke masjid lain untuk mengikuti berbagai macam pengajian, pernah mengikuti pengajian di organisasi Persis, HTI, bahkan LDII, dan sebagainya. Sampai suatu saat beliau mengikuti kajian dari seorang ustadzah yang bercadar bermanhaj bisa salafushsholih, sebut saja namanya Ummu Amirah. Tak panjang lebar beliau berpikir, sontak menilai ustadzah tersebut dengan kata “Berlebih-lebihan dalam beragama”. Hingga akhirnya ustadzah Ummu Amirah mengadakan suatu acara…
Yuk Kepoin! Layout untuk Dapur Minimalis – Urban
[ad_1] Bagi sebagian keluarga dapur dijadikan sebagai ruang tempat untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga tercinta. Untuk menciptakan dapur yang nyaman bunda harus memperhatikan penataan sirkulasinya dapur demi kenyamanan bunda saat memasak. Prinsip utama dalam penataan sirkulasi adalah memahami pola aktivitas pengguna yang ada di dalam ruangan. Dapur memerlukan konsep yang ideal untuk kegiatan bunda selama memasak. Layout merupakan salah satu hal yang penting untuk menentukan model dapur yang minimalis lho.. selain itu, tentunya akan membuat dapur bunda terlihat rapih. Berikut layout dapur minimalis. Yuk kepoin! Layout Dapur berbentuk U Layout dapur U Shape memiliki 3 sisi sekaligus sehingga ruang gerak lebih luas, bunda bisa menambahkan kitchen set atas dan bawah atau bisa juga menggunakan rak – rak yang berfungi untuk meletakkan peralatan masak atau makan. Layout Dapur L Tipe layout dapur ini cocok untuk dipakai di ruangan besar maupun sempit lhoo bunda.. Area sirkulasi ini dapat mendukung kelancaran aktivitas bunda. Layout…
Pancasila Sebagai Kenuranian – Analisis
[ad_1] Seiring berjalannya waktu Pancasila kian tidak dimengerti rakyat, bukan karena Pancasila hilang tapi pendidikan Pancasila yang kian melayang. Sebenarnya Pancasila adalah norma yang tidak ternilaikan yang hanya dimengerti sebagai asas peradilan bukan dijadikan dogma kenuranian. Indonesia adalah negara demokrasi yang semuanya memiliki kebebasan berpikir atau dikenal dengan istilah HAM (hak asasi manusia), walaupun begitu bukan berarti kita seenaknya dan semaunya karena ada undang-undang dasar yang membatasinya. tentunya dalam HAM yang indah harus didasari lima sila sebagai kenuranian, untuk mencapai kesejahteraan bernegara seperti sila pertama, kedua dan ketiga misalnya di mana ras satu dengan ras lain, agama satu dengan agama yang lain, atau ormas satu dengan ormas yang lain, juga kelompok satu dengan kelompok yang lain, bahkan individu satu dengan individu yang lain. dijunjung untuk mengerti perbedaan tanpa menyalah-nyalahkan agar bebas dari pertikaian. karena dalam konteks tiga sila ini adalah untuk menuju persatuan Indonesia yang damai dan sejahtera. hal ini juga…
Kampung Literasi Bikin 4 Pojok Baca Baru di Bogor, Tambah Akses Bacaan Anak-anak – Peristiwa
[ad_1] Semua orang sepakat, bahwa membaca adalah aktivitas yang penting. Tidak terkecuali anak-anak Indonesia. Tapi banyak pihak pula menuding, minat baca anak-anak Indonesia dianggap rendah. Apalagi di tengah era digital dan pengaruh gawai seperti sekarang. Padahal, minat bac aitu tergantung akses bacaannya. Bila tidak ada akses maka tidak ada minat, tidak ada perilaku membaca. Atas dasar itulah, Kampung Literasi di Bogor bernama “Kampung Literasi Sukaluyu” membukan 4 pojok baca baru. Sebagai komitmen menyediakan akses bacaan kepada anak-anak dan kaum ibu. Di samping mewejudkan kawasan giat membaca berbasis inklusi sosial. Keempat pojok baca akan dijalankan Oktober 2021 ini dan berlokasi di Kampung Jami, Kampun Tamansari, kampung Warung Loa, dan Kebun Baca Lentera. Pojok baca “Kampung Literasi Sukaluyu” akan beroperasi 2 kali seminggu, pada tiap Selasa dan Kamis sore. Dengan menyediakan 2 dus buku bacaan, 1 dus untuk anak-anak dan 1 dus untuk ibu-ibu. Dengan menggunakan tikar baca, beragam buku bacaan baru dan…
Jimat Kalimosodo – Analisis – www.indonesiana.id
[ad_1] Oleh: MNK Al Amin Perkembangan dan perubahan merupakan hal yang lumrah kita temui dalam kehidupan nyata di dunia ini. Pergantian detik, jam, hari, bulan, bahkan tahun dan masa telah berubah berkali-kali. Bahkan, bagi kita yang saat ini telah menjadi orang tua, acapkali menginginkan untuk menerapkan pola pendidikan yang pernah kita dapatkan saat kita masih kecil, seperti: kalau sudah masuk waktu sore hari harus sudah mandi segar, menyambut datangnya maghrib, tadarus dan belajar. Namun, ternyata pola pendidikan tersebut sudah tidak mudah lagi diterapkan di tengah kehidupan masyarakat yang telah mendapatkan dampak globalisasi, baik dari bidang teknologi sosmed ataupun pergaulan. Sehingga, sebagian daerah yang masih melestarikan budaya setempat untuk saat ini, menjadi suatu daerah dengan daya tarik tersendiri. Pasalnya, menjelang bulan Ramadhon (Poso), yakni di bulan Syaban (ruwah) sebagian besar daerah di bumi Nusantara ini, khususnya Jawa, masih melestarikan tradisi budaya seperti besik dheso, nyadradan dan wayangan. Dari tradisi pewayangan ini, para…
Imbas Covid, Key Williams Banting Setir Jualan Keripik – Hiburan
[ad_1] Aktor sekaligus Sastrawan Indonesia, Key Williams Bukan hanya pengusaha, bahkan artis tanah iir juga mengalami dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Salah satunya adalah aktor sekaligus sastrawan muda Indonesia, Key Williams. Dia mengaku kegiatan dan pekerjaan dibidang keartisan sangat terganggu sejak Covid-19 mulai memasuki Indonesia. “Sekarang bukan soal melawan Covid lagi, tapi juga melawan kelaparan, karena memang dalam beberapa tahun ini seakan terpaksa hidup di kondisi yang gak jelas, kerjaan juga gak jelas. Jujur gue ngerasa banyak yang hilang, karena kan biasanya setiap harinya selalu ada kegiatan yang seru”, ujar Key Williams saat dihubungi, Jumat (2/10/2021). Melihat kondisi seperti ini, pria berkaca mata tersebut mengaku tidak bisa berdiam diri tanpa melakukan hal baru yang lebih membantu. Kini Key Williams mulai memproduksi cemilan yang diberi nama Keripik Senja. “Awalnya gue kebingungan. Tapi setelah liat temen-temen setongkrongan gue pada bikin sesuatu didunia kuliner, dari situ gue mulai tertarik buat produksi keripik, ya walaupun…
Perempuan Literat yang Inspiratif dari Jakarta, Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni – Humaniora
[ad_1] Mpok Sylvi, begitulan panggilan akrabnya. Lahir di Jakarta, 11 Oktober 1958, putri dari pasangan Kol (Purn) HD. Moerdjani dan Hj. Ni’mah. Wanita pengagum warna orange ini dididik oleh orang tuanya dalam suasana disiplin dan demokratis, bersama Sembilan saudara kandungnya, ia terbiasa menggelar “meja demokrasi” di rumah, dialog bebas dan berpendapat. Saat kecil ia mempunyai cita-cita menjadi guru, lalu beranjak remaja ia ingin menjadi pramugari, profesi yang dianggap keren, bertemu banyak orang, dan bisa keliling dunia. Lalu bergeser saat dewasa, ingin menjadi diplomat. Lalu sekarang cita-citanya kembali ingin mengajar. Bahkan ketika jadi Kepala Dinas Pendidikan di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seringkali ia masuk ke kelas dan mengajar. Kepada tim Podcast IKA UNJ, Mpok Sylvi menuturkan faktor yang mendorong untuk melanjutkan kuliah ke jenjang tertinggi, yaitu: 1) motivasi dari orang tua dan 2) dorongan dari suami. Hingga suatu kali, Mpok Sylvi bertanya pada suaminya saat diangkat jadi Kepala Biro, “Pah bangga ga…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
