Mahasiswa KKN UNEJ Dorong Usaha Jamu Konvensional Manfaatkan Digital dan Konsep Branding – Peristiwa

[ad_1]

Penulis Indonesiana

Bergabung Sejak:
23 jam lalu


27 menit lalu

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Artikel berisi program kerja yang akan dilaksanakan mahasiswa pengabdi selama KKN BTV 3 Universitas Jember

    Dibaca : 11 kali

    Universitas Jember (http://unej.ac.id) melakukan program KKN Kembali ke Desa 3 pada tanggal 11 Agustus hingga 09 Semptember 2021. Dalam KKN ini mahasiswa melakukan kegiatan secara individu dan mandiri di desa tempat mereka tinggal. KKN BTV 3 dilakukan karena masa pandemi Covid-19 dan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

    Salah satu mahasiswa, Devi Feby Susanti, melakukan KKN di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Devi merupakan anggota kelompok 07 dengan Dosen Pembimbing Lapangan Mrr Ratna Endang Widuatie, S.S., M.A. Devi memilih program tematik Program Pemberdayaan Wirausaha Masyarkat Terdampak Covid-19.

    Lokasi sasaran berada di Desa Kalibaru Wetan, Desa Kalibaru Wetan memiliki tanah yang subur sehingga berpotensi untuk menghasilkan rempah–rempah. Desa Kalibaru Wetan memiliki misi untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat dengan wirausaha. Pihak desa memberikan kesempatan kepada mahasiswa pengabdi untuk mengembangkan UMK atau usaha rumah tangga yang ada di Desa Kalibaru Wetan.

    Mahasiswa pengabdi memutuskan untuk mengembangkan usaha rumah tangga yakni usaha jamu milik Bu In. Permasalahan yang dialami oleh Bu In adalah pemasaran jamu yang konvensional dan hanya dipasarkan tingkat RW. Ketika daya beli di tingkat RW turun maka penapatan Bu In juga akan turun. Permasalahan lain adalah Bu In belum menguasai teknologi untuk pemasaran digital dan belum mengenal konsep merek usaha. Pada segi pengemasan memiliki permasalahan yakni menggunakan botol bekas minum. Usaha jamu Bu In memerlukan inovasi produk jamu agar dapat dipasarkan secara lebih luas lagi, sehingga pengabdi mencoba untuk memberikan inovasi berupa jamu simplisia kering.

    Pengabdi tertarik untuk membantu mengembangkan usaha jamu Bu In. Tujuan yang akan dicapai adalah meningkatkan pemasaran produk jamu dengan memperhatikan segi kesehatan. Program kerja yang akan dijalankan untuk mengembangkan usaha jamu Bu In adalah memberikan pelatihan terkait dengan wirausaha menggunakan digital marketing dan konsep merek produk. Program yang kedua adalah membantu pembuatan logo dan banner untuk produk jamu. Tujuan pembuatan logo dan banner adalah supaya produk jamu lebih dieknal oleh masyarakat luas. Program yang ketiga adalah pendampingan dalam pembuatan akun platform digital berupa whatsapp, facebook, dan instagram. Program yang keempat adalah inovasi produk berupa simplisia kering. Program yang terakhir adalah membantu memasarkan produk jamu Bu In dengan pemasaran digital.

    Tolak ukur keberhasilan program adalah dengan melihat peningkatan kemampuan Bu In dalam memahami dan menggunakan platform digital dan konsep merek usaha. Bu In juga mengetahui inovasi produk jamu yakni simplisia kering dan dapat diterapkan dalam jangka panjang. Program KKN BTV 3 diharapkan menjadi salah satu cara bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang ada di desa tempat mereka tinggal. Hasil program kerja diharapkan dapat memerikan manfaat bagi para pelaku usaha khususnya pelaku usaha jamu Bu In. Keberhasilan program KKN BTV 3 ini sangat membutuhkan bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan. (Devi Feby Susanti/07/R.E.W)



    [ad_2]

    Sumber Berita

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Translate »