Lagi, Fenomena Kabut Putih seperti Awan Terjadi di Tangerang : e-Kompas.ID Megapolitan

[ad_1]

TANGERANG – Fenomena kabut putih menyerupai awan kembali terjadi di Kota Tangerang pada Selasa (26/7/2022). Kali ini, peristiwa itu terjadi di sekitar Terminal Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang sekitar pukul 02.00 WIB.

Kapolsek Karawaci, Kompol Hasoloan Situmorang membenarkan bahwa fenomena tersebut terjadi lagi pada dini hari. Hal itu diakibatkan adanya kebocoran gas Co2 yang dibawa oleh sebuah truk tangki.

“Benar mas, (zat) jenis Co2 non-flameable itu,” terang Hasoloan.

BACA JUGA:Antisipasi Bencana Kabut Asap, Kabupaten OKU Timur Berstatus Siaga Karhutla 

Zat Co2 diketahui merupakan bahan dasar untuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang kala itu tengah diangkut oleh truk. Berdasarkan keterangan sementara, kebocoran gas diakibatkan karena tutup tangki yang tidak kuat.

Zat putih tersebut langsung menyebar, dan terekam kamera warga lalu menjadi viral di media sosial.

“Beda perusahaan dari kasus pertama, karena kondisinya malam, pengendara bisa tetap berjalan namun memperlambat kecepatan. Keterangan yang kita dapat, penyebabnya karena menutup keran tangki dengan tidak kuat,” sambungnya.

 BACA JUGA:Rumah Kontrakan di Tangerang Terbakar, Kerugian Capai Rp270 Juta

Pihak kepolisian pun akan memberikan teguran dan imbauan ke perusahaan serupa agar tidak terulang lagi. Terlebih lagi dalam satu bulan sudah dua kali terjadi kebocoran gas Co2 di lokasi yang sama meskipun dari perusahaan yang berbeda.

“Ini perusahaan bergerak di distribusi gas Co2 dan O2, harus dilakukan pendalaman soal sanksi,” ungkapnya.

Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada Rabu, 6 Juli 2022 lalu di mana jalan Gatot Subroto, Cimone mendadak diselimuti zat keputihan seperti kabut atau awan. Zat tersebut diketahui merupakan gas Co2 yang bocor akibat kelalaian karyawan penjual gas pada sebuah lapak tabung.

Alhasil, warga pengguna jalan yang terganggu jarak pandangnya menghentikan laju kendaraan dan membuat lalu lintas jalan macet mengular.

“Itu bukan gas oksigen tapi Co2 yang diperuntukan untuk bahan APAR. Tapi bahan itu tidak mudah terbakar ya jangan keliru,” tambahnya.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »