Serukan Boikot YouTube Deddy Corbuzier, Legislator PPP: LGBT Sangat Dilaknat

Serukan Boikot YouTube Deddy Corbuzier, Legislator PPP: LGBT Sangat Dilaknat

[ad_1]

JAKARTA, RagamNews.com – Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PPP Illiza Sa’adudin Djamal mengkritik keras tayangan podcast Deddy Corbuzier yang mengundang pasangan gay, Ragil Mahardika dan Frederik Vollert.  Menurutnya, konten tersebut tidak layak dan tidak mendidik. 

“Konten tersebut sangat tidak layak dan tidak mendidik. Dari memberikan panggung dengan mengundang pasangan gay itu saja sudah sangat tidak mencerminkan budaya kita,” kata Illiza kepada wartawan, Senin (9/5/2022).

Illiza menambahkan, jika dibiarkan maka konten tersebut akan sangat berbahaya karena mempromosikan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). 

“Ini sangat bertentangan dengan negara kita, negara yang beragama, apalagi bagi Islam, perbuatan tersebut sangat dilaknat,” tandasnya.

Illiza meyakini semua agama di Indonesia melarang LGBT, termasuk dalam hukum Indonesia disebutkan bahwa pernikahan sesama jenis telah melanggar UU tahun 1974 tentang Perkawinan, yang menyebutkan perkawinan yang dianggap sah berdasarkan perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita.

“Islam sangat tegas, bahwa perbuatan tersebut jelas dilarang. Hal ini berdasarkan nas Alquran surah al-A’raf ayat 80-80, ‘Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka, ‘Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu? Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas,” paparnya.

Illiza pun mengecam aksi Deddy Corbuzier yang mengundang pasangan gay tersebut. Seharusnya, kata Illiza, Deddy sebagai public pigure lebih hati-hati lagi dalam membuat konten.

“Kita menentang keberadaan LGBT bukan membenci orangnya tapi prilaku penyimpangan seksual yg mereka lakukan kita meminta agar pemerintah benar benar konsen melakukan penertiban dan sebagainya,” terangnya. 

“Kita juga menyayangkan podcast yang dilakukan oleh Deddy corbuzier serta meminta agar dapat menghapus konten yang sudah di expose,” tegas Illiza. 

Illiza bahkan meminta masyarakat memboikot akun YouTube Podcast Deddy Corbuzier jika konten dengan judul ‘Tutorial jadi gay’ yang tayang pada 7 Mei 2022 itu tidak dihapus dari channel YouTube-nya. 

Lebih lanjut, ia juga meminta kepada para konten kreator di Indonesia agar lebih bisa selektif dalam membuat konten. “Kita juga mengimbau kepada para konten kreator agar bisa memilah dan memilah dan memilih serta membuat konten yang lebih edukatif,” pungkas Illiza. 

Diketahui, Dedy Corbuzier sendiri telah menghapus konten podcast yang berisikan pasangan gay di saluran YouTube miliknya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan tidak mendukung kegiatan LGBT.

“Seperti biasa ketika gaduh di sosmed.. Saya minta maaf. Kebetulan masih dalam suasana bulan Syawal,” tulis Deddy di akun Instagram-nya, Selasa (10/5/2022). 

“Sejak awal saya bilang tidak mendukung kegiatan LGBT. Saya hanya melihat mereka sebagai manusia. Hanya membuka fakta bahwa mereka ada di sekitar kita dan saya PRIBADI merasa tidak berhak men-judge mereka. Mereka menyimpang, saya paham. Dan saya tidak mendukung hal itu. Tapi fenomena itu nyata dan ada di sekitar kita. Itu yang saya bahas,” jelas Deddy.



[ad_2]

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »